Home » » Pemkab Dorong Warga Kembangkan Budidaya Jamur

Pemkab Dorong Warga Kembangkan Budidaya Jamur

Written By Fokus Batulicin on Jumat, 14 Juni 2013 | 16.04

ADVERTORIAL



BATULICIN -  Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu (Pemkab Tanbu) terus mendorong warga Bumi Bersujud untuk mengembangkan berbagai jenis usaha baru sebagai penopang dan pendukung perekonomian masyarakat khususnya yang ada di perdesaan. Untuk mengoptimalkan out put dari pengembangan objek-objek usaha ekonomi kerakyatan itu sendiri pemerintah daerah dan masyarakat mengintegrasikannya dengan potensi yang dimiliki desa. Salah satu program pengembangan ekonomi kerakyatan yang berpotensi menjadi pendorong pertumbuhan perekonomian masyarakat perdesaan itu yakni pengembangan budidaya jamur merang dan jamur tiram
 Menurut Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop dan UKM) Tanbu, Nooryakin, saat ini budidaya jamur di Tanah Bumbu belum berkembang pesat di masyarakat. Hanya sejumlah kecil warga saja yang sudah mengembangkan sektor tersebut, itupun masih dalam skala kecil.Padahal jika diukur dari sektor pembangunan yang terus berkembang di Bumi Bersujud pengembangan budidaya jamur termasuk potensi ekonomi yang berpeluang sangat menjanjikan.
“Warga Tanbu sudah ada yang coba membudidayakan jamur, namun belum secara maksimal pengelolaannya,” ujar Nooryakin, Jumat (14/6) di Batulicin. Untuk pangsa pasarnya, ujar Nooryakin, para pembudidaya bisa menjual jamur ke Hotel atau rumah makan yang ada di Tanbu. Di Kabupaten Tanah Bumbu sendiri ada banyak hotel yang menyediakan menu  kuliner berbahan jamur. Selain itu, rumah makan pun sekarang juga menyediakan menu serupa.
“Pangsa jualnya bisa ke Hotel-hotel dan rumah makan. Saat ini, pembudidaya kita sudah mendapat tawaran dari pembeli di Surabaya. Namun pembudidaya jamur kita terkendala tingginya permintaan, sementara produksi mereka sangat terbatas,” Ujar Nooryakin. Salah satu upaya dari pemerintah daerah untuk mendorong warga dalam mengembangkan budidaya jamur tersebut, beber Nooryakin, pihaknya telah menyalurkan sebanyak dua alat pengolah jamur. Dua alat tersebut diserahkan untuk kelompok pembudidaya yang ada di Kecamatan Sungai Loban dan Kecamatan Kusan Hilir.
Sementara itu, untuk satu alat pengolah jamur masih disimpan di Disperindagkop untuk pelatihan bagi calon pembudidaya jamur. Terkait pelatihan budidaya jamur, Disperindagkop dan UKM Tanbu belum lama tadi melatih sebanyak 40 orang dari Desa Damar Indah Kecamatan Sungai Loban dan 40 orang dari Desa Muara Tengah Pagatan Kecamatan Kusan Hilir untuk dilatih cara membudidayakan jamur.
"Untuk narasumber didatangkan dari Banjarmasin dan juga dari warga Tanah Bumbu sendiri  yang
berhasil dalam membudidayakan jamur", ungkap Nooryakin.Untuk bahan baku bagi pengembangan pembudidayaan jamur itu sendiri tambahnya, tersedia dan sangat mudah untuk didapatkan di Tanbu, termasuk tempat sebagai media pengembangan budidayanya, karena  tidak memerlukan ruang yang luas atau cukup menggunakan media yang tak terlalu luas. (Adv/Relhum)
Share this article :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | PT. MEDIA FOKUS BATULICIN | TANAH BUMBU
Copyright © 2011. FOKUS BATULICIN - All Rights Reserved