Home » » ADVERTORIAL : Sektor Perikanan Budidaya Jadi Prioritas Pengembangan Ekonomi Kerakyatan

ADVERTORIAL : Sektor Perikanan Budidaya Jadi Prioritas Pengembangan Ekonomi Kerakyatan

Written By Fokus Batulicin on Kamis, 06 Juni 2013 | 14.28

BATULICIN – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu (Pemkab Tanbu) melalui Dinas Kelautan dan Perikanan Tanah Bumbu (DKP Tanbu) menjadikan sektor perikanan budidaya sebagai salah satu prioritas pengembangan ekonomi kerakyatan di Bumi Bersujud.
"Potensi sektor perikanan budidaya di Tanah Bumbu sangat menjanjikan. Dimana sentra-sentra pengembangan sektor itu sejauh ini mampu memberikan kontribusi yang cukup signifikan dalam mendorong dan menggerakkan ekonomi kerakyatan khususnya bagi masyarakat setempat sebagai penggerak potensi tersebut", sebut Bupati Tanbu Mardani H. Maming dalam satu kesempatan pada rapat pembahasan strategi pembangunan unggulan daerah berbasis ekonomi kerakyatan yang berpotensi untuk dikembangkan, beberapa waktu yang lalu.
Dipaparkannya, sektor perikanan dari semua model pengembangan sejauh ini sudah menjadi salah satu sektor unggulan bagi Tanah Bumbu. Karenanya tambah Mardani, untuk tahun 2013 ini pemerintah daerah akan menaikkan target produksi sebesar 42.000 ton. Target tersebut lebih tinggi dari tahun 2012 yang hanya 25.212 ton.
Dari data yang ada pada DPK, pada tahun 2012 yang lalu, produksi perikanan Tanbu sebesar 38,099,12 ton atau melebihi dari target yang dipatok sebesar 25.212 ton.
Terkait target yang dipatok pemerintah daerah itu, Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Tanbu Abdul Karim menyebutkan, didasarkan pada capaian realisasi produksi 2012 sebesar 38,099,12 ton, dengan estimasi produksi produksi perairan laut sebesar 32.180,40 ton, perairan umum/perikanan tangkap 3.357,40 ton, perikanan budidaya/tambak 1.544,92 ton, kolam 807,73 ton, keramba 12,23 ton, jaring apung 194,44 ton.
Dari capaian produksi pada tahun 2012 lalu itu, kata Abdul Karim, pihaknya optimis proyeksi target produksi tahun 2013 tersebut dapat terealisasi. Apalagi saat ini beber dia lagi, pihaknya tengah pula merancang dan merealisasikan program stimulus pendukung berupa pemberdayaan sebanyak 1.436 rumah tangga nelayan perikanan budidaya serta mengucurkan dana bantuan PUMP (Pengembangan Usaha Mina Pedesaan) dari APBN pada tahun 2013 sebesar Rp. 1.905.000.000 kepada 7 kelompok perikanan budidaya, 12 kelompok perikanan tangkap, 5 kelompok pengolahan dan pemasaran hasil perikanan.
"Selanjutnya, agar program unggulan daerah bidang perikanan tersebut dapat berhasil secara maksimal, tahun ini juga kami akan menyalurkan bantuan stimulan bibit benih udang windu, benih ikan bandeng, dan benih ikan air tawar dengan total bantuan sebanyak 3.400.000 ekor untuk pembudidaya", sebut Karim saat menyampaikan sambutannya pada acara Syukuran dan Panen Raya Budidaya Perikanan Air Tawar di Desa Sungai Dua Kecamatan Simpang Empat, Selasa (4/6) lalu.
Diungkapkannya, langkah taktis yang dilakukan pemerintah daerah melalui pihaknya tak hanya menyentuh program bantuan stimulan pendamping lainnya berupa pengadaan kapal 10 GT sebanyak 4 unit beserta dengan alat tangkap sebanyak 4 paket yang berasal dari dana APBD Tanah Bumbu, pengadaan kapal 5 GT sebanyak 4 unit dari dana APBD, pengadaan kapal 5 GT sebanyak 5 unit dari dana DAK (Dana Alokasi Khusus) dari pemerintah pusat, pengadaan kapal 10 GT sebanyak 1 unit dan kapal 30 GT sebanyak 2 unit yang bersumber dari dana APBD Provinsi Kalsel.
Sementara itu, terkait acara syukuran dan panen raya perikanan air tawar di Desa Sungai Dua Kecamatan Simpang Empat, menurut Abdul Karim, acara yang digelar pihaknya tersebut sebagai perwujudan rasa syukur atas keberhasilan para pembudidaya perikanan dengan sentra pengembangan di Desa Sungai Dua Kwcamatan Simpang Empat.
Melalui kegiatan tersebut, Karim berharap agar dunia usaha di Bumi Bersujud/perusahaan dan pengusaha yang beroperasi di wilayah Kabupaten Tanah Bumbu khususnya diwilayah kawasan budidaya perikanan air tawar Desa Sungai Dua berminat untuk menyalurkan dana CSRnya untuk mendukung pengembangan budidaya perikanan dan juga menjadi konsumen dari hasil budidaya perikanan air tawar tersebut.
Menurut Karim, budidaya perikanan Desa Sungai Dua mampu memproduksi sekitar 500 kg ikan/hari dengan luasan kolam yang dikelola sebesar 20 Ha. Dari luasan yang dikelola di Desa Sungai Dua, masih terdapat potensi lahan yang belum tergarap dengan luasan lahan sebesar 55 Ha.
Untuk diketahui pula, potensi luas tambak di Kabupaten Tanah Bumbu sebesar 13.098 Ha dengan luasan yang sudah tergarap hanya 2.140 Ha yang tersebar di sembilan Kecamatan yaitu Kecamatan Kusan Hilir, Kecamatan Sungai Loban, Kecamatan Satui, Kecamatan Kusan Hulu, Kecamatan Batulicin, Kecamatan Simpang Empat, Kecamatan Karang Bintang, Kecamatan Mantewe, dan Kecamatan Angsana. (Adv/relhum)

Powered by Telkomsel BlackBerry®









Share this article :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | PT. MEDIA FOKUS BATULICIN | TANAH BUMBU
Copyright © 2011. FOKUS BATULICIN - All Rights Reserved