Home » » TK Satu Atap, lepas 94 Siswa Tahun 2012-2013

TK Satu Atap, lepas 94 Siswa Tahun 2012-2013

Written By Fokus Batulicin on Kamis, 20 Juni 2013 | 16.36

Sebanyak 94 siswi siswa sekolah Taman Kanak Kanak Negeri Satu Atap SDN 8 Kampung Baru Simpang Empat, jalan raya pelajau Sampoerna Kec. Simpang Empat Tanah Bumbu berbaur bersama orang tua mereka, untuk menghadiri acara silaturrahmi perpisahan untuk tahun ajaran 2012-2013, (20/6) kemarin.
Suasana meriah pelepasan tergambar dari wajah anak didik, saat menyaksikan sejumlah keterampilan yang disajikan oleh teman teman mereka, dari sajian Tari, baik dari tarian kupu-kupu, tarian cicit cuit, tarian mbok jamu, penampilan doa harian, fokal group dan puisi. Belum lagi, sesuatu yang sangat mencengangkan, di tengah acara laporan paniti pelaksana justru dibacakan langsung oleh salah seorang siswa yang bakal lulus (Salwa), dengan fasih. Begitu juga untuk MC (Farilla), bukan di lakukan oleh guru atau orang dewasa, melainkan anak didik TK Satu Atap Yang terlihat piawai membaca satu persatu point demi poin rangkaian acara.
Ditempat yang sama, kepala sekolah TK Satu Atap, HJ Hairiyah mengatakan, keberhasilan siswa siswi TK Satu Atap yg pada hari ini akan meninggalkan bangku sekolah merupakan siswa didik terbaik, sehingga diharapkan mampu terus berprestasi mengembangkan dan menimba ilmu yang bermanfaat di jenjang selanjutnya. Meski, usia mereka rata rata lulus minimal mencapai 6,5 tahun, namun kemampuan mereka luar biasa. Saat ini, program sekolah dasar atau yg dikenal Wajib Belajar 6 Tahun, harus berusia rata rata 7 tahun, dan dengan pengecualian 6,5 tahun.
"Syarat mutlak anak bisa keluar harus minimal berusia 6 tahun, dan untuk bisa melanjutkan ke SDN 8 Kampung baru minimal berusia 6 tahun 6 bulan. Namun dengan keterbatasan ruang kelas belajar di SDN 8 Kampung Baru, kiranya bisa dimaklumi jika tidak semua murid TK Satu Atap bisa diterima di SDN 8 tersebut", ujar Hj. Hairiyah.
Sementara Ketua Komite TK Satu Atap, Satif (48) menjelaskan jika tidak semua siswa TK bisa diterima di SDN 8 jangan berkecil hati, karena kini, di Sampoerna juga kini telah didirikan sekolah Madrasah Iptidaiyah yang tidak jauh dari lokasi SDN 8, dan diyakini bisa menampung siswa siswi lulusan Satu Atap. Dengan kualitas pendidikan yang juga tidak kalah lebih bagus.
Terkait keterbatasan ruang belajar di SDN 8 kampung baru ini juga diakui oleh kepala Sekolah SDN8 Kampung baru... Dimana dirinya juga mengharapkan jika sebelumnya semua siswa bisa diterima di sekolah yang ia bina, namun karena keterbatasan infrastruktur, terpaksa harus di persiapkan untuk bisa disekolahkan ke SD yang lainnya, namun cukup dekat dengan TK Satu Atap.
"Insya Allah, semua anak didik yang telah memenuhi syarat akan mampu melanjutkan sekolah ke SD, hanya saja, kalau tidak bisa diterima di satu atap, silahkan mendaftar di sekolah lain, peluang selalu ada" ujarnya. (Ley)
Powered by Telkomsel BlackBerry®




Share this article :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | PT. MEDIA FOKUS BATULICIN | TANAH BUMBU
Copyright © 2011. FOKUS BATULICIN - All Rights Reserved