Home » » BBM Bersubsidi Perlu dilakukan Pengawasan Ketat, Pol PP dan Linmas Sambangi SPBU

BBM Bersubsidi Perlu dilakukan Pengawasan Ketat, Pol PP dan Linmas Sambangi SPBU

Written By Fokus Batulicin on Kamis, 11 Juli 2013 | 12.33

fokusbatulicin.com -  Agar penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi tepat sasaran, Kantor Perlindungan Masyarakat dan Satuan Polisi Pamong Praja (Linmas dan Pol PP) Kabupaten Tanah Bumbu (Kab. Tanbu) melakukan monitoring distribusi dan penyaluran BBM bersubsidi di Bumi Bersujud Kabupaten Tanah Bumbu Kalimantan Selatan.

Kasi Operasional dan Penindakan pada Kantor Linmas dan Satpol PP Tanbu, Muhammad Rusli, S.Sos mengatakan sebanyak 24 orang anggota Satpol PP diturunkan untuk melakukan monitoring distribusi dan penyaluran BBM di Tanah Bumbu. Ke 24 anggota itu akan mobail dari satu SPBU ke SPBU lainnya selama kegiatan monitoring berlangsung, tepatnya dilakukan pada 12 SPBU yang terdapat di Kecamatan, Satui, Angsana, Kusan Hilir dan Kecamatan Simpang Empat Kabupaten Tanah Bumbu.

"Selama tiga hari kami akan melakukan monitoring di 12 Stasiun Pengisian Bahan bakar Umum (SPBU) di Tanbu" Ujar Muhammad Rusli, kepada fokusbatulicin.com belum lama tadi  di Gunung Tinggi, Batulicin.
Adapun maksud dan tujuan dari monitoring ini, dikatakannya yaitu agar dalam penyaluran BBM bersubsidi tersebut dapat tepat sasaran.  Selain itu pula melalui monitoring ini dapat diketahui kelancaran distribusi dan ketersediaan BBM di suatu wilayah, baik di tingkat Kecamatan maupun Kabupaten. Mengingat, selama ini banyak isyu dan informasi yang mengabarkan, kalau selama ini sebagian besar BBM Subsidi terutama untuk jenis Solar dilarikan ke sejumlah lokasi perusahaan pertambangan.

Badan Perlindungan Masyarakat dan Satuan Polisi Pamong Praja Tanah Bumbu merupakan salah satu bagian dari Satuan Tugas Pengawasan dan Pengendalian Distribusi dan Penyaluran BBM Bersubsidi Kabupaten Tanah Bumbu serta Tim Pengawasan dan Pengendalian Distribusi  dan Penyaluran BBM Bersubsidi. Selain Badan Linmas dan Pol PP Tanbu, instansi yang termasuk kedalam Satgas dan Tim Monitoring tersebut yaitu Polres Tanbu, Kodim KTB/TNB, Kejaksaan Negeri Batulicin, Dishubkominfo Tanbu, Distamben Tanbu, Disperindagkop dan UKM Tanbu, serta Bagian Perekonomian Setda Tanbu.
Salah seorang warga Desa Kampung Baru, Hali (43) menyambut baik adanya pengawasan yang dilakukan Satpol PP dan Linmas untuk disitribusi BBM Bersubsidi tersebut. Agar, kedepan kebutuhan BBM kategori ini dapat disalurkan sesuai dengan tujuan dan fungsinya. Bukan hanya slogan saja bahwa BBM bersubsidi murni untuk masyarakat tidak mampu, tapi faktanya nasih banyak disalahfungsikan.

"Saya kira jangan hanya Linmas dan Satpol PP saja yang ikut melakukan pengawasan. Namun yang terpenting adalah, tindakan tegas dari aparat penegak hukum. Apa dan bagaimana hukuman bagi pelanggar atau pelaku penyalahgunaan BBM subsidi tersebut, dari pengumpul, trransportirnya, bahkan bila perlu sampai pada penggunanya. Kalau hanya pelangsir yang ditangkap, tapi pengepul dan penggunanya tidak turut diamankan, saya rasa percuma, toh besok besok para pelangsir solar bersubsidi akan tetap menjamur" kata Hali. (Team)

Powered by fokusbatulicin.com®




Share this article :

+ komentar + 1 komentar

11 Juli 2013 12.52

menyelesaikan masalah, seperti mengobati jamur dikulit, kalau mau sembuh total, harus di obati sampai ke akarnya. pelangsir akan selalu ada, kalau pengepul ada.
tolong realisasinya,jangan cuma rencana.

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | PT. MEDIA FOKUS BATULICIN | TANAH BUMBU
Copyright © 2011. FOKUS BATULICIN - All Rights Reserved