Home » » Bentara Bagang KSI Tanbu Lahir, Mardani Sumbang Puisi

Bentara Bagang KSI Tanbu Lahir, Mardani Sumbang Puisi

Written By Fokus Batulicin on Jumat, 12 Juli 2013 | 20.17

fokusbatulicin.com – Setelah cukup lama tertunda, akhirnya buku antologi puisi bersama penyair Tanah Bumbu (Tanbu) Bentara Bagang terbit juga. Sebanyak 152 puisi yang ditulis 18 penyair yang besar di Bumi Bersujud akhirnya bisa terangkum dalam buku antologi puisi yang diberi judul Bentara Bagang. Konon kabarnya buku antologi dibawah "pecutan" A. Karim selaku dedengkot Komunitas Sastra Indonesia (KSI) Tanah Bumbu itu mampu terbit atas kerja sama Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Tanah Bumbu, KSI Tanah Bumbu, Radio Nirwana Batulicin dan Tinta Hitam Mata Hari.

Ada yang menarik dari penerbitan buku antologi puisi penyair Tanbu kali ini. Didalam buku, selain terdapat nama-nama penyair Tanbu yang sudah dikenal seperti Andi Jamaludin AR AK, Abdul Karim, Tato A. Setyawan, Johansyah, Arif Rachman, Uwiks Tutupang, Puja Mandela dan Selo Surahman, juga memuat puisi karya orang nomor satu dan nomor dua di Kabupaten Tanbu yakni Bupati Mardani H. Maming dan Wabup Difriadi Darjat. Mereka berdua masing-masing menyumbangkan enam puisi dalam buku antalogi puisi yang juga merangkum puisi-puisi karya pelajar Tanbu yang jadi binaan KSI Tanbu.

Pada buku antologi puisi penyair Tanbu tersebut dibuka dengan karya puisi Mardani H. Maming dengan judul Jejak Dharma Bhaktiku Pada Bumi Bersujud. Selanjutnya Tanah Bumbu Harapan Masa Depan, Tenun Pagatan, Do'a Restu Kedua Orang Tuaku, Dibawah Langit Kami Bersujud PadaMu, dan Jangan Berpangku Tangan, Bangunlah. Sedangkan Difriadi dengan puisi Cahayaku Dalam GenggamanMu, Aku Anak Meratus, Bianglala, Jerit Keadilan, Menjaga Hati, Diri dan Jiwa, Batulicin, serta Simpang Empat, Tanah Bumbu.
Menurut Ketua KSI Tanbu Abdul Karim, keikutsertaan bupati dan wabup menyumbangkan karya puisi mereka dalam buku Antologi Puisi Penyair Tanbu Bentara Bagang tak lain sebagai wujud mulai munculnya dukungan nyata dari pimpinan daerah terhadap dinamika dunia sastra di Bumi Bersujud. Pasalnya, dengan adanya partisipasi karya dari bupati danwabup Tanbu itu diharapkan akan melahirkan energi baru bagi pergerakan sastra yang ada di Tanbu khususnya karya puisi.

"Ini menjadi semacam motivasi bagi kami semua khususnya generasi muda yang mempunyai bakat, atau berminat untuk mencintai dan menulis puisi. Dan kami pikir, di Tanah Bumbu sangat banyak generasi-generasi muda yang mempunyai bakat dalam menulis puisi", kata Karim.

Senada dengan Abdul Karim, Humas KSI Tanbu Tato A. Setyawan mengatakan, meskipun pada buku Antologi Puisi Penyair Tanah Bumbu Bentara Bagang tersebut terdapat banyak kekurangan, dengan terdapatnya karya bupati dan wabup Tanbu itu pihaknya berharap akan memberikan stimulan baru bagi
perkembangan karya sastra berupa puisi di Tanbu agar bisa lebih berkembang lagi. "Kami mengakui pada edisi cetakan pertama ini banyak terdapat kekurangan, misal terdapatnya kesalahan ketik, terdapatnya puisi yang sama dalam halaman yang berbeda, tata letak yang kurang sempurna serta sejumlah kekurangan lainnya", papar Tato.

Karenanya jika tak ada aral, pihaknya imbuh Tato, untuk memperbaiki kekurangan-kekurangan tersebut akan kembali mencetak buku Antalogi Puisi Penyair Tanah Bumbu Bentara Bagang sebagai edisi revisi sekaligus edisi cetakan kedua. Nantinya sambung dia, dengan edisi revisi itu pihaknya
akan membagikan buku antologi puisi Bentara Bagang kesejumlah sekolah di Tanbu sebagai referensi
baru dari sastra daerah yang harus diketahui peserta didik di Bumi Bersujud.
(Dd/ Hms)

Powered by fokusbatulicin.com®




Share this article :

+ komentar + 1 komentar

12 Juli 2013 21.25

Salut bwt Bupati % Wakilnya yg mw perduli dngn sastra dan puisi....

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | PT. MEDIA FOKUS BATULICIN | TANAH BUMBU
Copyright © 2011. FOKUS BATULICIN - All Rights Reserved