Home » » KTNA, HKTI, dan Petani Keluhkan Kinerja Penyuluh Pertanian

KTNA, HKTI, dan Petani Keluhkan Kinerja Penyuluh Pertanian

Written By Fokus Batulicin on Rabu, 17 Juli 2013 | 12.06

Batulicin / fokusbatulicin.com - Sejumlah pengurus Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Abdul Gaffar, Johani Himpunan Kerukunan Tani Indonesia) HKTI, dan Tokoh Petani, Abd Muniin, datangi Bupati Tanah Bumbu (17/7), Mereka mengeluhkan kinerja penyuluh lapangan pertanian yang belakangan ini malas turun ke lapangan. Bahkan, saat petani mengalami kesusahan terkena hama dan mendapatkan permasalahan di atas lahan sawah, penyuluh tidak pernah kelihatan batang hidungnya. Menurut Ketua HKTI, para penyuluh itu, baru datang, jika ada proyek saja yang turun.
"Sekarang di Desa Api Api, ada 10 hektar, kena penyakit, bahkan padi berwarna merah semua, akarnya rusak, tidak ada yang di datang ke lapangan" ujar Johani, Ketua HTI Tanah Bumbu.

Abdul Muniin Tokoh Petani, menambahkan Tahun 2012 sukses lalu, pertanian di Kota Pagatan sempat mendapatkan penghargaan oleh Presiden RI berkat produksi pertaniannya yang meningkat. Bahkan kalau berkaca di Tahun 2004 lalu, Pagatan juga pernah mendapat predikat ke 4 terbaik tingkat Nasional. Namun saat ini, itu hanya tinggal kenangan. Menurut Muniin, selain faktor menurunnya kinerja para penyuluh pertanian ini berimbas pada sejumlah kegiatan petani seperti adanya forum komunikasi (seresehan) antar kelompok tani tidak dibangun lagi, biasanya dalam forum seperti itu, petani banyak mendapatkan masukan masukan dari penyuluh, bahkan mampu dijadikan sumber informasi dalam upaya peningkatan produksi dan peningkatan kesejahteraan.

"Permasalahannya, saat ini meski tingkat produksi pertanian bisa dibilang cukup berhasil, akan tetapi kesejahteraan petani masih sangat terpuruk, belum lagi generasi petani sekarang ini, yang muda tidak ada lagi yang mau menjadi petani. Petani yang ada, hanya yang sudah tua tua, rata rata diatas 40 tahun," beber Abdul Muniin.

Bupati Tanah Bumbu, Mardani H Maming begitu mendengarkan keluhan perwakilan pengurus KTNA, HKTI, dan Petani Kelurahan Kusan Hilir ini, segera memanggil dan mengumpulkan para penyuluh dan Petinggi Petingginya untuk dipertemukan dengan mereka. Diharapkan dalam waktu dekat ini ditemukan solusinya. "Kita akan panggil dan kita pertemukan mereka, agar permasalahan ini bisa cepat diselesaikan" ujar Mardani H. Maming. (Ley)

Powered byEdha Kencana Corp®



Share this article :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | PT. MEDIA FOKUS BATULICIN | TANAH BUMBU
Copyright © 2011. FOKUS BATULICIN - All Rights Reserved