Home » » Lagi, Polres Tanbu Amankan 48 Batang Petasan Seprius

Lagi, Polres Tanbu Amankan 48 Batang Petasan Seprius

Written By Fokus Batulicin on Selasa, 23 Juli 2013 | 15.31

Simpang Empat/ fokusbatulicin.com - Giat Operasi Sikat Intan 2013 yang dilaksanakan Unit Sabahara Polres Tanbu pada hari sabtu hingga Selasa (23/7) hari ini, yang lebih fokus mengedepankan penertiban laduman, (Petasan Sepritus) di tiga Kecamatan, Kecamatan Kusan Hilir, Batulicin dan Simpang Empat, sebanyak 48 batang laduman ini berhasil disita petugas.

Menurut pemaparan Kapolres Tanah Bumbu AKBP Asep Taufik melalui Kasat Sabhara AKP Riswiadi, setiap giat ops Sikat Intan dengan cara mobail, bergerak dari poros jalan jalan raya terutama di sekitar lokasi tempat tempat ibadah di kecamatan kecamatan tersebut. Jika menemukan pelaku membunyikan laduman, petugas kemudian langsung mengamankan, sementara anak anak pelaku, di bebaskan dengan cara sebelumnya diberi petunjuk atau nasehat yang menjelaskan bahwa membunyikan laduman itu sangat mengganggu ketertiban umum, terutama bagi umat muslim yang sedang menjalankan ibadah shalat terawih dan sahalat isya.

" Sasarannya, selain penertiban laduman ini, dalam kegiatan Ops Sikat Intan 2013 ini juga bertujuan menekan angka kejahatan akibat premanisme, judi, narkoba, sajam, pelanggaran lalulintas, balap liar, miras, prostitusi, dan beragam penyakit masyarakat, yang tentunya berdampak buruk terhadap keamanan, ketertiban, ketentraman serta kedamaian di sekitar lingkungan" ujar Kasat Sabhara, Riswiadi kepada fokusbatulicin.com

Saat ditanya apa alasan dan dasar hukum penertiban laduman itu, dijelaskan Riswiadi, membunyikan laduman ditempat umum dinilai mengganggu ketertiban umum, apalagi kegiatan itu berbarengan dengan ibadah terawih, shalat isya. Padahal mereka umat muslim yang tengah beribadah, sangat menginginkan suasana damai, dan khusuk, tentram tanpa ada kebisingan yang dihasilkan dari bunyi laduman.

Selain itu, sejumlah masyarakat juga secara langsung maupun tidak langsung baik dengan cara tertulis ataupun lisan, telah menyampaikan permemintaan kepada kepolisian Resort Tanah Bumbu untuk segera melakukan penertiban dan menindak tegas pelaku.

" Sesungguhnya, Kalau berdasarkan KUHP, perbuatan membunyikan laduman di tempat umum, masuk kategori Tindak Pidana Ringan (Tipiring), dalam bab 5 tentang Kejahatan Terhadap Kepentingan umum, pasal 172 KUHP dengan sengaja karena teriakan atau bunyi bunyian keras yang mengganggu ketentraman umum, dengan ancaman penjara 3 minggu, tapi karena kebanyakan pelakunya adalah anak anak dibawah umur maka kita hanya memberikan nasehat saja, dan membuatkan surat pernyataan untuk tidak melakukan perbuatan yang sama, jika pelakunya orang dewasa, maka kita akan amankan sesuai ketentuan pidana yang berlaku" tegasnya. (Ley).

Powered by Telkomsel BlackBerry®




Share this article :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | PT. MEDIA FOKUS BATULICIN | TANAH BUMBU
Copyright © 2011. FOKUS BATULICIN - All Rights Reserved