Home » » Menu Berbuka Puasa Diketahui mengandung Bakteri dan Virus

Menu Berbuka Puasa Diketahui mengandung Bakteri dan Virus

Written By Fokus Batulicin on Kamis, 18 Juli 2013 | 16.52

Batulicin / fb.c - Setelah mendapat perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tanah Bumbu selama 1 hari, puluhan korban keracunan makanan massal yang merupakan warga dusun dua Desa Mentawakan Mulia Kecamatan Mentewe, Kabupaten Tanah Bumbu, akhirnya sudah ada yang bisa pulang ke rumah.

Dari data Dinas Kesehatan setempat, Hari ini (18/7) tercatat sebanyak 6 orang telah dibolehkan untuk pulang ke rumah mereka masing masing dari 57 pasien keracunan masal yang di rawat di ruang medis RSUD Tanah Bumbu. Dari data perawatan diketahui yang saat ini di rawat di ruang bangsal umum sebanyak 22 orang, kemudian ditempatkan di bangsal bedah 12 orang, dan juga sebagian anak anak di rawat di ruang bangsal anak sebanyak 19 orang. Selain dirawat di RSUD Tanah Bumbu Sepunggur, sebagian lagi mereka juga di rawat di klinik Alif Azhar sebanyak 2 orang, serta pada klinik Mandiri sebanyak 3 orang.
Menurut Keterangan pihak Dinas Kesehatan setempat, Berdasarkan hasil Uji lab yang dilakukan di Balai Besar Tekhnik Kesehatan Lingkungan (BBTKL) Banjarbaru, diketahui sejumlah makanan hidangan berbuka puasa yang disodorkan Anwar (60) warga Rt 3 Dusun Dua Desa Mentawakan Mulia Kecamatan Mentewe itu, terutama pada sajian kare ayam, Es buah dan sumber airnya, terindikasi mengandung bakteri dan virus yang bisa mengganggu fungsi pencernaan.

Sejumlah bakteri dan virus yang diketahui terkandung dalam makanan tersebut diantaranya staphylococus aureus, bacilus careus entetitis, vibrio parahaemoliticus, salmobelosis dan esharichmacoli. Dimana apabila seseorang bisa terkontaminasi dengan virus dan bakteri tersebut bisa berakibatkan pusing, mual, muntah, nyeri perut, demam, diare dan lemas.

"Untuk sementara seperti itu, kita juga masih menunggu hasil lab Balai POM, untuk mengetahui lebih pasti, Insya Allah Senin sudah bisa diketahui hasilnya" ujar Kepala Dinas Kesehatan Tanah Bumbu. Dr. H Ambo Sakka, kepada fokusbatulicin.com, kemarin.

Dari pantauan media ini, hingga saat ini perawatan medis masih terus dilakukan bagi mereka yang masih mengalami mual, muntah dan demam, dan diare. Botol infus masih terpasang, namun sebagian lagi mereka sudah ada juga yang terlihat bisa duduk dan sambil bercengkrama bersama keluarga. Selama di Rumah Sakit setempat, mereka juga dilayani kebutuhan pangan mereka yang di distribusikan oleh Pemerintah Daerah, melalui Dinas Sosial, Tagana, Dan Bagian Umum Perlengkapan. (Ley)

Powered by Edha Kencana Corp®



Share this article :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | PT. MEDIA FOKUS BATULICIN | TANAH BUMBU
Copyright © 2011. FOKUS BATULICIN - All Rights Reserved