Home » » Pengedar 1.527 butir Dextro dan 133 butir Zenith Dibekuk Polsek Simpang Empat

Pengedar 1.527 butir Dextro dan 133 butir Zenith Dibekuk Polsek Simpang Empat

Written By Fokus Batulicin on Senin, 22 Juli 2013 | 20.24

Batulicin / fokusbatulicin.com - Giat Operasi Pemberantasan Penyakit Masyarakat (Sikat) 2013 serentak dilakukan oleh jajaran kepolisian Resort Tanah Bumbu khususnya Oleh Unit Sabhara, Gabungan Unit Reserse, dan juga seluruh Polsek Polsek di tiap kecamatan.

Untuk hari ini, Senin (22/7) Polsek Simpang Empat berhasil mengamankan salah seorang pengedar pil/ obat jenis Zenith dan Dextro, tanpa mengantongi perizinan yang syah. Menurut Keterangan Kapolres Tanah Bumbu, AKBP Asep Taufik melalui Kasubag Humas Polres Tanbu AKP Ana Setiani. Penangkapan tersangka atas nama Taufik alias Upik (19), lelaki kelahiran Berabai, dan berprofesi sebagai tukang ojek ini, lantaran terbukti memiliki, menguasai dan mengedarkan obat obatan yang dilarang peredarannya secara bebas.

TersangkaTaufik Rahman Als Upik warga Jalan Batubenawa Rt.08 Desa Bersujud tertangkap tangan saat sedang berada di pangkalan ojeknya, di simpang tiga Gang Gawi Sabumi. Selain memiliki Ratusan Zinet dan ribuan pil Dextro, diketahui saat itu Upik juga tengah menunggu pellanggannya.
"Pada hari Senin tanggal 22 juli 2013 Sekitar jam 10.00 wita , petugas yang saat itu tengah melaksanakan Ops Sikat 2013 dengan sasaran obat obat terlarang, mendapat informasi dari warga, begitu di intai, yang bersangkutan sedang berada di pangkalan ojek, saat digeledah, ditemukan barang bukti berupa Zenith dan juga dextro" terang AKP Ana Setiani.

Dari Pangkalan ojek Jalan Trans depan Gg.Gawi Sabumi Simpang Empat, selanjutnya pelaku diamankan di polsek Simpang Empat untuk menjalani pemeriksaan, sekaligus mempertanggungjawabkan perbuatannya karena telah melanggar UU Kesehatan Republik Indonesia dengan terbukti melakukan pelanggaran, karena membawa obat terlarang jenis Zenit sebanyak 133 butir dan Dextro sebanyak 1527 butir.

" Terpaksa kini harus mendekam di sel tahanan karena dengan terang telah melanggar UU Kesehatan No 36 th 2009, dan terancam hukuman Pidana 10 Tahun penjara", kata Ana Setiani, lebih lanjut.
Menurut Ana, yang juga mantan Kapolsek Simpang Empat ini, Masyarakat pada umumnya harus mengetahui, bahwa saat ini dengan melakukan pelanggaran yang termasuk dalam penyalah gunaan obat obatan terlarang, yang termasuk di dalamnya berjenis Zenith dan Dextro juga bisa di pidana dan mendapat hukuman penjara, dengan diberlakukannya UU Kesehatan RI No 36 Tahun 2009 tersebut. Sehingga ia meminta agar masyarakat tidak lagi memiliki, menggunakan tanpa resep dokter resmi, dan atau mengedarkannya tanpa izin resmi pula. (Ley)

Powered by Telkomsel BlackBerry®




Share this article :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | PT. MEDIA FOKUS BATULICIN | TANAH BUMBU
Copyright © 2011. FOKUS BATULICIN - All Rights Reserved