Home » » Petugas Sita ratusan jenis makanan Kadaluarsa di Pagatan

Petugas Sita ratusan jenis makanan Kadaluarsa di Pagatan

Written By Fokus Batulicin on Senin, 29 Juli 2013 | 11.53

Batulicin / fokusbatulicin.com – Menindaklanjuti surat edaran dari Badan Pengawasan Obat dan Makanan Republik Indonesia (BPOM RI) tanggal 8 Juli 2013 perihal pengawasan pangan menjelang bulan ramadhan dan hari raya idul fitri dan surat tanggal 12 Juli 2013 perihal pengawasan pangan menjelang bulan ramadhan dan hari raya idul fitri 1434 H, Dinas Kesehatan Kabupaten Tanah Bumbu (Dinkes Kab. Tanbu) bersama Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop dan UKM) Tanbu serta Kantor Perlindungan Masyarakat dan Satuan Polisi Pamong Praja (Linmas dan Satpol PP)  Tanbu menggelar kegiatan pengawasan dan pemeriksaan pangan kadaluarsa disejumlah pusat perbelanjaan di Batulicin, Simpang Empat, dan kemudian pada hari ini Senin (29/7) mengambil lokasi di Kota Pagatan Kecamatan Kusan Hilir.

Dari Keterangan Kepala Dinas Kesehatan Tanah Bumbu Dr. H Ambo Sakka, melalui Kepala Bidang Jaminan dan Prasarana Kesehatan setempat H. Rahman, dalam waktu kuran lebih 4 jam pihaknya melakukan razia makanan dan minuman di Kota Pagatan Kecamatan Kusan Hilir, sudah lebih dari 50 jenis makanan yang disita, lantaran kadaluarsa, kemasan yang tidak layak atau rusak, tanpa lebel masa berlaku dan tanpa berlebel halal.

"Kebanyakan masa kadaluarsanya yang sudah lewat" ujar H Rahman.
Pengawasan makanan kadaluarsa menjelang lebaran tersebut dipusatkan di minimarket, toko makanan dan agen-agen makanan. Selain pangan kadaluarsa yang menjadi target pengawasan, pangan impor tanpa ijin edar/ilegal termasuk produk lokal, pangan rusak, pangan dengan label tanpa bahasa indonesiaatau label yang tidak memenuhi ketentuan, minuman beralkohol dalam parsel dan pangan yang mengandung babi didalam parsel khusus hari raya idul fitri juga menjadi objek yang diawasi dan periksa.

Kepala Dinas Kesehatan Tanbu. Dr. H. Ambo Sakka melalui Kabid Jamsarkes (Jaminan dan Sarana Kesehatan) H. Rahman mengatakan pengawasan pangan kadaluarsa ini dilaksanakan di empat titik yaitu Kecamatan Batulicin, Kecamatan Simpang Empat, Kecamatan Kusan Hilir, dan Kecamatan Satui.

Pengawasan tersebut ujarnya akan dilaksanakan sebanyak tiga kali yaitu pada tanggal 25 Juli 2013 di Kecamatan Simpang Empat dan Kecamatan Batulicin, tanggal 29 Juli 2013 di Kecamatan Kusan Hilir, dan tanggal 31 Juli 2013 di Kecamatan Satui.

Dari hasil pengawasan  dilapangan, dikatakan H. Rahman, masih banyak ditemukan pangan kadaluarsa yang masih beredar dan dipajang ditoko-toko untuk dijual.
"fakta dilapangan masih banyak pangan kadaluarsa dan kemasan makanan yang rusak masih dipajang"ujar H. Rahman.

Menyikapi hal  tersebut, menurut H Rahman pihaknya akan memberikan teguran dan pembinaan kepada para pedagang yang masih menjual  barang yang tak layak konsumsi tersebut. Namun jika masih saja tidak mentaati teguran tersebut, maka makanan berbahaya tersebut akan disita.

"pedagang yang menjual pangan kadaluarsa dan kemasan yang rusak tersebut sudah kami minta untuk menyingkirkan barang tersebut agar tidak dipajang lagi. Hal itu untuk menghindari agar tidak dibeli oleh masyarakat," katanya, seraya mengatakan pangan tersebut tidak semuanya disita namun hanya diambil satu sampel saja hal tersebut untuk menghindari agar pedagang atau pemilik usaha makanan tidak merugi karena pangan kadaluarsa itu akan dikembalikan kedistributor nantinya.
Pemeriksaan pangan kadaluarsa dan kemasan yang rusak  tersebut dilakukan untuk mengawasi makanan dari luar daerah yang masuk ke Tanah Bumbu menjelang lebaran. (Dd/ Ley)
 
Powered by Telkomsel BlackBerry®








Share this article :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | PT. MEDIA FOKUS BATULICIN | TANAH BUMBU
Copyright © 2011. FOKUS BATULICIN - All Rights Reserved