Home » » Polisi Buru Pengguna Mercon Sepritus

Polisi Buru Pengguna Mercon Sepritus

Written By Fokus Batulicin on Jumat, 05 Juli 2013 | 13.32

fokusbatulicn.com - Mercon Sepritus yang terbuat dari kaleng, pemantik korek api dan cairan sepritus, belakangan ramai dimainkan anak anak petani untuk mengusir tikus dan hama burung di Kecamatan Kusan Hilir dan sekitarnya, kini telah menjamur hingga merambah ke sejumlah kawasan permukiman dan perkotaan yang dimainkan anak anak dan bahkan orang dewasa di Kecamatan Batulicin dan Simpang Empat Kab. Tanah Bumbu.

Sepekan ini, terutama menjelang Ramadhan 2013, Polres Tanah Bumbu memberangus dan memburu para pengguna yang kerap meledakkan Mercon Sepritus di tempat-tempat umum. Di sejumlah kantor polsek, seperti di Polsek Kusan Hilir ratusan batang mercon sepritus diamankan sejak sebulan yang lalu, begitu pula di kantor Polsek Batulicin dan Polsek Simpang Empat, puluhan batang mercon sepritus di amankan.

"Mercon Sepritus itu sangat mengganggu, karena suaranya yang terlalu besar. Apalagi kalau dibunyikan pada saat orang shalat jelas saja itu sangat mengganggu ketertiban umum, Bukan itu saja, semua jenis mercon di larang penggunaannya. Kecuali kembang api," ucap AKP Ana Setiani Kasubag Humas Polres Tanbu, saat ditemui di ruang kerjanya, kemarin.

Sekedar diketahui, Mercon Sepritus kerap dibunyikan anak anak laki laki, menggantikan penggunaan mercon kertas. Namun, dari segi ukuran, mercon sepritus banyak ragam jenis, ukuran diameter, dan panjang batang kaleng yang digunakan. Paling kecil, ukurannya menggunakan kaleng susu cap beruang dengan panjang setengah meter, kemudian menengah ukurannya sebesar kaleng susu cap bendera, dan yang paling besar menggunakan kaleng cet, dan panjangnya bisa mencapai 2 meter lebih. Kalau mercon sepritus dengan panjang 2 meter lebih, suara yang dihasilkan laksanakan suara dinamit sehingga sangat mengganggu.

" Kami menghimbau, seyogyanya masyarakat tidak menggunakan mercon sepritus, karena itu sangat meresahkan, mengganggu ketertiban umum, dan itu telah melanggar hukum. Sehingga kalau ada yang memainkan mercon kita akan amankan" terang Ana Setiani. (Ley)

Powered by fokusbatulicn.com®
Share this article :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | PT. MEDIA FOKUS BATULICIN | TANAH BUMBU
Copyright © 2011. FOKUS BATULICIN - All Rights Reserved