Home » » Sepritus, Diburu

Sepritus, Diburu

Written By Fokus Batulicin on Kamis, 11 Juli 2013 | 16.36

fokusbatulicin.com - Belakangan ini sejumlah anak anak kerap bergerombol mendatangi dari satu bengkel ke bengkel sepeda motor lainnya di bilangan jalan raya Batulicin, Pelajau maupun sekitar kawasan KM 1 Pasar Sabtu dan Kodeco. Mereka datang sengaja beramai ramai, hanya sekedar membeli satu botol sepritus. Maklum, harga satu botol sepritus kecil sekarang harganya mencapai Rp 5000. Sehingga dengan cara patungan, 4 hingga 5 orang anak anak itu bisa membeli Sepritus, dari menyisihkan uang jajan mereka.

"Kalau beli sendiri, jadi kemahalan, tapi kalau bersama sama, uangnya kumpulan seribu seribu, jadi bisa beli. Nanti sepritusnya dibagi bagi". Ucap Ujang (9). Warga Banyu Wangi ini.
Ujang yang datang ke bengkel depan pangkalan ojek jalan lapangan pesawat Batu Benawa itu berniat membeli sepritus ditempat itu. Namun sayangnya, sudah habis. Terpaksa ia bersama teman teman nya mencari ke bengkel lain. Ia berharap tidak harus ke tempat yang lebih jauh untuk mendapatkan sepritus yang ia maksud. "Biasanya di bengkel dekat rumah ada. Tapi sudah dua hari ini kosong, jadi kami mencari ke tempat yang lain" ujarnya kepada fokusbatulicin.com.

Sekedar diketahui, sepritus biasanya digunakan untuk menghidupi lampu setrongkeng (Petromagh). Selain itu, sepritus juga kerap digunakan untuk membakar bahan tambal ban dalam sepeda motor ataupun mobil, dengan menggunakan tungku pembakaran khusus. Namun, setelah adanya mariam sepritus (mercon sepritus.red), kini sepritus juga kembali marak diperjual belikan untuk keperluan anak anak yang satu ini untuk membunyikan mercon mereka.

Menurut pengakuan Yasser (12) warga komplek Sampurna, kalau rutin dibunyikan setiap malam, satu botol sepritus bisa habis dalam tempo satu minggu. Sepritus ang lebih dahulu dimasukkan dalam botol bekas semprotan parfum maupun bekas botol sampo anak anak, sepritus siap pakai itu bisa digunakan berkali kali. Untuk satu kali ledakan, batang kaleng mercon cukup disemprotkan 8 atau 10 kali. Namun untuk hasil suara yang lebih besar, bisa mencapai 20 hingga 30 kali semprotan.

Salah seorang karyawan Bengkel Anti sedih, mengatakan. Sejak adanya latupan mercon sepritus ini, bengkelnya kerap didatangi anak anak, atau bahkan ibu ibu untuk mencari sepritus. Baik dalam ukuran botol kecil maupun botol besar. Asal ada sepritus di bengkel, selalu dibeli. " Pokoknya tiap hari ada saja yang mencari sepritus, ujar karyawan Anti sedih yang enggan dikorankan namanya itu. (Ley)

Powered by fokusbatulicin.com®




Share this article :

+ komentar + 1 komentar

11 Juli 2013 18.53

habis kaleng susu di sampah......wkwkwkwk

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | PT. MEDIA FOKUS BATULICIN | TANAH BUMBU
Copyright © 2011. FOKUS BATULICIN - All Rights Reserved