Home » » Sosialisasi Kaspin, Perlu Terus Dilakukan

Sosialisasi Kaspin, Perlu Terus Dilakukan

Written By Fokus Batulicin on Senin, 15 Juli 2013 | 09.56

fokusbatulicin.com - Diusianya yang tak bisa dibilang muda itu, Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu (Pemkab Tanbu) menyadari benar bahwa untuk mengejar ketertinggalan dari daerah lain di Indonesia khususnya di Provinsi Kalimantan Selatan pemerintah daerah harus secara intens dan terencana melakukan berbagai langkah pengkajian sistematis dalam memformulasikan kebijakan pembangunan daerah.

Formulasi konstruktif itu tak lain untuk mencari dan menetapkan kebijakan pembangunan apa saja yang mampu memberikan dampak atau progres kolektif bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat, sekaligus meningkatkan progres kinerja pemerintah daerah dalam menjalankan fungsi- fungsi pelayanan primanya kepada publik Bumi Bersujud.

Karenanya, selain merealisasikan program-program strategis kolektif yang tertuang dalam dokumen program strategis dimasing-masing Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), guna mendorong laju dinamika  embangunan daerah yang berimplikasi khusus berupa peningkatan kualitas tingkat kesejahteraan masyarakat Bumi Bersujud dengan fokus utama masyarakat perdesaan dan masyarakat kurang mampu, Pemkab Tanbu dibawah kepemimpinan Bupati Mardani H. Maming dan Wakil Bupati Difriadi Darjat menjalankan konsepsi dasar pembangunan daerah dalam kerangka program dengan nama Tri Dharma.

Pembangunan. Program Tri Dharma Pembangunan yang meliputi pembangunan insfrastruktur, pembangunan bidang kesehatan dan pendidikan itu tidak lain merupakan inti sari dari visi misi daerah yang terefleksi dan terefresentasi sebagai program unggulan daerah yang hendak dicapai sebagai jawaban dari aspirasi yang berkembang di tengah-tengah masyarakat.

Program Kartu Sehat dan Pintar (Kaspin) Solusi Tingkatkan Kualitas Keluarga Bumi Bersujud Berangkat dari visi dan misi untuk memberikan pelayanan langsung dan gratis kepada publik khususnya dari kelompok masyarakat yang berada dibawah garis kemiskinan, Pemkab Tanbu meluncurkan program strategis yang diberi nama program Kaspin (Kartu Sehat dan Pintar). Program Kaspin yang merupakan rangkaian dua program strategis daerah dari

tiga ikon program daerah yang terangkum dalam kerangka Program Tri Dharma Pembangunan daerah diluncurkan dan diformulasikan sebagai terobosan sekaligus solusi konstruktif dalam rangka untuk meningkatkan kualitas keluarga di Bumi Bersujud. "Secara konseptual, program Kaspin sebagai bagian dari ikon program Dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olah Raga mulai digulirkan pemerintah daerah pada awal tahun 2013 sebagai jawaban atas aspirasi kolektif yang berkembang di masyarakat serta sebagai tindaklanjut obsesi dan komitmen pemerintah daerah yang menghendaki adanya progres positif dari kualitas generasi penerus daerah. Dalam jangka pendek, akumulasi sasaran program Kaspin ini diharapkan akan melahirkan tatanan generasi daerah yang sehat dan cerdas, dan untuk jangka panjang akan terciptalah tatanan dan kondisi keluarga daerah yang sejahtera. Karenanya, dengan diimplementasikannya program Kaspin tak ada lagi anak usia sekolah di Bumi Bersujud yang tak bersekolah, serta tak ada
lagi warga masyarakat yang sakit dan tidak punya kemampuan untuk berobat", Jelas Mardani H Maming, kepada fokusbatulicin.com saat dimintai tanggapannya terkait tujuan utama program Kaspin tersebut, belum lama tadi.

Ditambahkannya lagi, Program Kaspin itu sendiri merupakan program penyempurna dari realisasi program pendidikan dan kesehatan gratis yang sebelumnya sudah direalisasikan Pemkab Tanbu pada tahun 2012 yang lalu. Pada sub program bidang pendidikan gratis, Pemkab telah menganggarkan dana kegiatan dalam APBD tahun anggaran 2013 sebesar Rp. 6,7 Milyar dari total anggaran bidang pendidikan sebesar Rp. 83.401.654.500. Dengan daya dukung anggaran sebesar itu teralokasi masing-masing untuk jenjang pendidikan SD Rp. 400 Juta, SLTP Rp. 1,5 Milyar, dan SLTA Rp.4,8 Milyar. Melalui program itu pemerintah daerah tak hanya mengalokasikannya untuk membiayai anak usia sekolah yang tak bersekolah sejak jenjang SD, namun juga diproyeksikan untuk membiayai anak yang putus sekolah, dan sudah barang tentu secara khusus program tersebut bertujuan untuk mengurangi angka putus sekolah di Bumi Bersujud. Namun program itu juga diperuntukkan bagi warga yang ingin melanjutkan pendidikan melalui model jenjang pendidikan keaksaraan fungsional paket A, paket B, dan paket C.

Untuk ikon program daerah ini, ditargetkan sebanyak 2.950 orang dapat menjadi bagian objek program sekolah umum / sederajat dengan perincian jenjang SD sebanyak 200 orang, SLTP sebanyak 750 orang, dan SLTA sebanyak 2.000 orang, dengan alokasi bantuan biaya pendidikan sebesar Rp. 2 Juta
perorang pertahun untuk jenjang pendidikan SD dan SLTP, dan Rp. 2,4 Juta untuk jenjang SLTA, Sementara untuk program pelayanan kesehatan gratis, beberapa ketentuan umum yang menjadi syarat untuk diketahui warga diantaranya, layanan kesehatan yang diterima warga adalah layanan rumah sakit kelas tiga, selanjutnya khusus untuk pelayanan kesehatan gratis bagi ibu hamil dari keluarga kurang mampu yang menjalani persalinan dengan jalan operasi cesar gratis, pemerintah daerah mengharapkan setelah proses persalinan harus mengikuti program KB (Keluarga Berencana).

"Syarat ini dimaksudkan agar kehamilan selanjutnya dapat direncanakan, serta untuk menjaga jarak kelahiran pasca operasi. Dengan mengikuti program KB setidaknya para ibu dari keluarga kurang mampu itu secara bertahap dapat memperbaiki kualitas kehidupan keluarganya", terang Bupati yang terpilih dari Bendera PDI-P ini, Sebagai program penyempurna sekaligus program lanjutan tahun sebelumnya, untuk tahun 2013 dari total anggaran bidang kesehatan sebesar Rp. 62.545.226.380, sebesar Rp. 8.356.976.000,- dilokasikan untuk penunjang dana program Kaspin bidang kesehatan. Sedangkan sasaran objek dari program kesehatan gratis ini difokuskan pada upaya peningkatan kesehatan perorangan primer (pokok) berupa rawat jalan, rawat inap, dan pertolongan persalinan termasuk tindakan Sectio Cesarian, serta tindakan operasi kebidanan /kandungan lainnya.

Sementara itu, dari data yang ada di Dinkes Tanbu, pada tahun 2012 yang lalu, warga pemegang JKPM sebanyak 52.065 jiwa dengan jumlah warga yang terlayani sebanyak 6.892 jiwa, dimana sebanyak 516 orang terlayani melalui program cesar gratis dengan objek penanganan pelayanan terdiri dari Secio
Caesar/tumor kandungan sebanyak 172 orang, Perangsangan 227 orang, Kuret 111 orang, dan Ekstraksi Vakum 6 orang.

Salah seorang warga Kota Pagatan, Imran AH (56) menanggapi dengan adanya program Kaspin ini, pihaknya menilai program tersebut sangat luar biasa. Bahkan diakuinya, program semacam itu sangat diharapkan oleh seluruh masyarakat tidak mampu. Tentunya, dengan adanya program Kaspin yang merupakan terobosan Mardani H Maming dan Difriadi selaku Bupati dan Wakil Bupati Tanbu ini patut diacungi jempol. Namun, menurut lelaki berpenghasilan pas pasan ini sebagai pekerja suasta, ia meminta agar program tersebut dapat tersosialisasikan dengan baik. Dari tingkat RT, Desa/kelurahan, di tingkat Kecamatan bahkan di Kabupaten. Sehingga banyak warga yang tahu dan bisa memanfaatkannya.
"Sayang kalau banyak yang belum tahu. Bahkan, sampai saat ini saya yakin banyak warga tidak mampu yang belum mengetahui bagaimana proses pembuatan kartu Kaspin tersebut, bagaimana kegunaannya, dan apa saja manfaat yang didapatkan dengan memilliki kartu Kaspin tersebut. Saya kira, ini tugas aparat pemerintah, baik dari tingkat RT dan Desa yang merupakan ujung tombak program tersebut" ucap Imron.

Ia menyebutkan, dirinya pernah mencoba bertanya dengan sejumlah warga yang terlihat tidak mampu baik yang berada di desa Saring, lasung, hingga di desa Karang Mulya, saat dirinya berada di desa desa tersebut untuk memancing, menurut Imran, banyak warga yang kurang mengetahui tentang adanya program Kaspin itu. Sehingga ia meminta, selayaknya program itu untuk terus di sosialisasikan. Bukan hanya melalui media massa saja, melainkan juga harus turun ke desa desa, dengan cara mengumpulkan warga warga yang tidak mampu, kemudian diberikan penjelasan yang kongkrit. (Ley)

Powered by fokusbatulicin.com®












Share this article :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | PT. MEDIA FOKUS BATULICIN | TANAH BUMBU
Copyright © 2011. FOKUS BATULICIN - All Rights Reserved