Home » » 1 Jam lebih, 11 Rumah ludes Terbakar

1 Jam lebih, 11 Rumah ludes Terbakar

Written By Fokus Batulicin on Kamis, 15 Agustus 2013 | 23.03

Di tinggal pergi, rumah tanpa penghuni, diduga sebagai sumber pertama asal api, saat peristiwa musibah kebakaran di Rt 1 Desa Kampung Baru Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Tanah Bumbu, sekitar pukul 19:00 Kamis (14/8) kemarin.

Menurut keterangan salah seorang korban kebakaran malam itu, Syamsuriansyah alias Ibung yang mengaku telah menetap di rumah kontrakan bedakan selama lebih dari 10 tahun itu, saat kejadian tengah bersiap siap mengantarkan cucian. Maklum, untuk emnambah penghasilan kesehariannya sebagai tukang becak, sang istri Ibung, Rahimah juga memiliki pekerjaan tetap yakni sebagai tenaga loundry.

Malam itu, saat kejadian bersama istrinya, Rahimah, Syamsuriansyah berniat akan mengantarkan cucian baju ke rumahnya, setelah mengambil baju kotor dari pelanggannya. Namun betapa kagetnya, saat berada didepan rumah ia mendapati di sekitar rumahnya, api tengah mengamuk dari bedakan pojok (rumah ke 3.red) dan terus membakar rumah kayu lainnya yang kebetulan satu atap berdempetan.

"Ulun pertama melihat disana, api teriak ada api. Pemadam lambat datang. Lima buah rumah sawat habis hanyar datangan pemadam. Tadi tu pas lagi handak meantar tapasan, pas melihat api, dibedakan ujung, nang sawat diselamatkan hanyai lemari saja. Sementara duitnya hilang banyak tebakar daripda yang diselamatkan. "Ujar Syamsuriansyah. 

Dari bibir Ipung, diperoleh keterangan selain dirinya, masih ada 10 kepala keluarga lainnya yang tinggal di rumah bedakan milik H Tambar, yang kebetual tidak jauh dari Hotel Mega Indah milik H Tambar sendiri. Hanya beseberangan saja, yang dibangun tepat berada di samping sayap kiri di salah satu hotel tertua di Batulicin itu.

"Rasanya, ada 11 rumah yang ada di situ, kada lebih dari 2 jam, habis semuanya" ujar Rahimah, menambahkan.Rahimah yang dihampiri malam itu, terlihat syok dengan musibah yang dihadapinya, maklum selain lemari, tidak ada lagi benda berharga yang ia bisa selamatkan, demi menjalani kehidupannya bersama keluarga di hari esok. Matanya nanar, saat melihat kobaran api meliuk liuk hingga menjilati dinding Bank Rakyat Indonesia (BRI) yang baru saja ditempati sebagai Kantor Cabang BRI Tanbu itu.

" Amun kaya ini pemadam gawiannya, bila ada kebakaran, kada tapi kawa diharap menolong sesama nang kena musibah" kata Amat Asnawi, warga Pelajau lainnya, saat dimintai tanggapannya, ketika dalam hal seperti ini, bala bantuan selalu saja terlambat tiba, untuk sigap melakukan pemadaman. (Ley)

Powered by Telkomsel BlackBerry®






Share this article :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | PT. MEDIA FOKUS BATULICIN | TANAH BUMBU
Copyright © 2011. FOKUS BATULICIN - All Rights Reserved