Home » » Hamdani, Setiap Hari Merasa Panas, Lantaran Menderita Belang Kulit

Hamdani, Setiap Hari Merasa Panas, Lantaran Menderita Belang Kulit

Written By Fokus Batulicin on Selasa, 27 Agustus 2013 | 16.26

Meskipun merasa berbeda, Hamdani (11) yang terkena penyakit kelainan kulit itu tak merasa minder dengan teman-teman sebayanya untuk bermain bersama.

Dia nampak seperti anak-anak normal lainnya yang suka bermain bersama meskipun tubuhnya sedikit berbeda dengan yang lainnya. Dari hasil pantauan BPost di sekolahnya, Hamdani yang sekarang berganti nama menjadi Awwaludin itu tetep belajar dan bermain di tempatnya bersekolah di SDN Kampung Baru kecamatan Kusan Hilir.

Andan adalah nama sapaannya sejak kecil, meskipun sempat menjadi dilarang bersekolah karena keadaannya namun kegigihannya ingin bersekolah seperti anak lainnya. Namun seiring jalannya waktu, dia tidak menghiraukan bila ada ejekan seakan tak didengarkannya.

Namun, waktu terus berlalu dan membuat semuany tersbiasa sehingga dia bisa berteman dan bermain layaknya seperti anak normal. Tidak ada lagi perasaan minder atau pun dijauhi temannya, tapi temannya justru paham dan menganggap biasa saja.

"Berteman wajar-wajar aja dan tidak ada masalah sama sekali, sudah terbiasa dan teman saya tidak ada yang mengejek. Bermain seperti anak yang lain juga,"ujar Andan yang saat ini duduk dikelas V bangku sekolah dasar ini.

Namun, ada sesuatu hal yang membuatnya tidak seperti anak yang lainnya. Dirinya sering merasa kepanasan sehingga terkadang bila sudah merasa panas, dia akan segera lari mencari mencari air dan cuci muka karena tidak tahan panas.

"Kalau saya kepanasan, langsung lari mencari air untuk cuci muka makanya saya juga selalu bawa air untuk persiapan. Saya tidak tahan panas dan semua teman dan guru-guru sudah mengerti semuanya,"ujarnya.

Buah hati Badrus Salman dan Masniah ini pun termasuk siswa yang berprestasi karena saat ini selalu masuk 8 besar di sekolahnya. Bukan itu saja, para guru sekolahnya pun mengerti dengan keadaan muridnya itu dan tidak menjadi masalah apaun saat belajar disekolah.

"Awwaludin itu normal saja dan tidak ada masalah dalam berteman, bahkan dia berteman sama dengan yang lainnya. Awwaludin juga pernah mengikuti perlombaan catur dengan sekolah lain tetapi kalau ada yang mengatakan aneh-aneh dia malah cuek saja mendengarnya,"ujar Muksinatun Aminah salah seorang guru Awwaludin bersama guru yang lainnya.

Dia mengatakan, Awwaludin belakangan ini pernah mengikuti perlombaan catur dan bertemu dengan siswa siswi dari sekolah lain. Disana memang ada yang baru bertemu dengan Awwaludin dan mungkin heran dengan melihat kondisinya. Namun saat itu, Awwalun hanya cuek seakan tidak mendengarkan padahal dia mendengar.

"Awwaludin cuek aja kalau dengar yang seperti itu,"ujarnya.

Jamaludin sebagai guru olahraga juga menuturkan hal serupa, semua temannya sudah berteman seperti anak normal lainnya dan sama sekali tidak ada permasalahan. "Kita disini kekeluargaan jadi semua sama kaya keluarga, temannya tselalu mendukung bahkan berpegangan sudah biasa. Namun saat olahraga bila Andan kepanasan dia akan lari mencari air dan cuci muka,"katanya.

Sementara itu, teman sebangku Awwaludin atau Andan, yakni Fahrul Fauzy pun sudah terbiasa apalagi dia sudah berteman sejak sebelum masuk sekolah dasar. Dia mengerti dengan keadaan temannya itu dan tidak menjauhinya malah berteman akrab.

Temannya yang lain juga mengungkapkan hal yang sama, yakni Zainudin alias Aco beserta Safrudin dan Andi juga sudah paham dengan keadaan Andan itu. Dia malah berteman akrab dan sama sekali tidak ada masalah.

"Kami sudah paham aja, tidak ada masalah kita sudah mengerti dengan keadaannya,"ujar Fahrul bersama teman lainnya.

Sedangkan, Masniah saat ditemui dirumahnya Jalan SMPN 7 RT 4 kampung baru terlihat sedang duduk didepan rumahnya yang terbuat dari kayu itu nampak sedang santai. Ketika ditanya tentang keadaan Andan, dia mengatakan pada saat dia melahirkan anaknya itu dalam keadaan putih dan belum bersisik seperti terkelupas seperti sekarang ini.

Namun, kulitnya puliah terlihat terkelupas setelah berumur lebih dari satu tahun karena terkena panas. Karena hawa panas itu lah yang membuat kulitnya terkelupas seperti bersisik. Bahkan bila dia kepanasan harus berendam dalam baskom.

Dia juga mengatakan, beberapa tahun silam pernah di bawa ke rumah sakit Ulin dan rawat inap selama 3 malam. Namun hanya diberi salep untuk pengobatannya. Hal itu juga tak ada perubahan.

"Dulu pernah dibawa ke RSUD ulin banjarmasin dan diobati dokter tapi cuma dikasih salep, itu juga tidak ada perubahan,"terangnya.

Dia mengatakan, Andan seperti anak lainnya suka main bola tapi seketika kakinya bisa sakit juga. Ketika ditanya saat mengandung mengidam apa? Dia mengatakan sama seperti ibu hamil lainnya dan tidak macam-macam, dan tidak juga bermimpi aneh-aneh. Selai itu, dia juga tak mempunyai perasaan yang aneh saat itu. Entah kenapa Andan jadi terkena penyakit tersebut.

Dia berharap, ada bantuan untuk pengobatan terhadap Andan oleh pemerintah daerah. Sesuai dengan pernyataan Bupati Tanahbumbu yang akan melakukan perwatan dan membiaya pengobatan tersebut sampai selesai.

"Tadi malam kami dari rumah Bupati, kata Bupati akan membawa ke Surabaya untuk dilakukan pemeriksaan dan pengobatannya. Saya berharap dari Pemda bisa membantu pengobatannya dan Andam bisa disembuhkan,"katanya.
Bupati Tanah Bumbu Mardani H Maming, ketika melihat Penyakit yang diderita warganya langsung berinesiatif untuk meminta Dinas Kesehatan merujuknya ke Rumah Sakit Dokter Sutomo untuk segera ditangani, sehingga diharapkan, Hamdani bisa pulih dari derita penyakit yang dialaminya.
"Untuk lebih jauh penanganannya seperti apa, kita akan lakukan pemeriksaan dulu, kemudian baru langkah penyembuhan. Kita harus tahu penyakitnya apa, dan bagaimana penanganannya. Semua biaya berobat ditanggung semua, Insya Allah tanggal 8 kita akan bawa ke Surabaya" ujar Bupati Tanbu, Mardani H Maming. (Ley)

Powered by Telkomsel BlackBerry®
Share this article :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | PT. MEDIA FOKUS BATULICIN | TANAH BUMBU
Copyright © 2011. FOKUS BATULICIN - All Rights Reserved