Home » » Niat Mengantar Ayah Mudik, Malah Terlindas Avanza

Niat Mengantar Ayah Mudik, Malah Terlindas Avanza

Written By Fokus Batulicin on Senin, 05 Agustus 2013 | 18.10

Batulicin / fokusbatulicin.com - Niat hati ingin mengantar sang ayah ke pelabuhan Samudera, namun malang, M Saleh malah terjatuh dari sepeda motor dan terlindas Avanza, di desa Api Api, Minggu (4/8) kemarin.

Diceritakan Kapolres Tanah Bumbu melalui Kasatlantas Polresa Tanbu AKP Denny, kejadian nahas itu bermula saat Saleh (warga Pagatan.red) ingin mengantarkan ayahnya pulang ke Surabaya menggunakan kapal laut, dan harus diantar menggunakan kendaraan roda dua dari Kota Pagatan, Kecamatan Kusan Hilir sore itu.

Saleh yang menggeber motor. Bebek jenis Jupiter itu semakin melaju saat berada di desa Api Api, maklum jalan mulus di desa itu, membuat nyali Saleh menggebu saat memulas tali gas, hingga mengakibatkan ban motornya selip. Sebuah mobil Avanza yang sedang melintas dari arah yang berlawanan datang menyambar tubuh korban yang saat itu terpental ke tengah jalan.

"Kecelakaan yang mengakibatkan pria yang bekerja di perusahaan swasta di Sungai Danau itupun, membuat sang Ayah yang diketahui bernama Herdi inipun mengurungkan niatnya berangkat ke Surabaya. Maklum, kepergian yang ia batalkan itu lantaran terganjal hembusan nafas terakhir si buah hatinya sendiri" ujar AKP Denny saat dikonfirmasi.

Dari informasi yang berhasil dihimpun fokus batulicin.com, sepeda motor Jupiter MX bernopol DA 3690 ZQ warna merah maron yang dikendarai Saleh warga Pagatan tidak bisa dikendalikan. Sehingga sepeda motor yang ditunggainya bersama sang ayah, selip dan terjatuh di Desa Api-api.

Nahasnya, saat Saleh terjatuh dari sepeda motornya, dia malah jatuh kekanan. Saleh yang jatuh terlalu ketengah tak bisa lagi menghindari mobil yang datang melaju dari berlawanan arah itu. Akibatnya mobil yang disopiri Hendrik Herdiantho (21) warga Desa Kintap kecamatan Kintap Tanah laut itupun tak bisa mengendalikan mobil untuk segera menginjak pedal rem. Mobil avanza bernopol DA 8519 L yang dikemudikannya melindas tubuh Korban.

"Kendaraannya selip, karena tidak bisa dikendalikan dan akhirnya terjatuh ke aspal, diarah berlawanan mobil Avanza melintas dan tak bisa lagi menahan rem karena korban jatuh tepat didepan mobil," ucap Denny menambahkan.

Dia mengatakan, kecelakaan tersebut membuat korban meninggal saat dirujuk ke rumah sakit. Akibatnya, ayahnya sempat menangis histeris tak kuasa melihat tubuh anaknya berlumuran darah dan tidak bernyawa lagi. Sementara itu, untuk yang menabrak, Hendrik dilakukan penahan di Mapolres untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Mobil yang dikendarainya pun juga turut diamankan di Mapolres Tanbu. (Yat)
Powered by Telkomsel BlackBerry®





Share this article :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | PT. MEDIA FOKUS BATULICIN | TANAH BUMBU
Copyright © 2011. FOKUS BATULICIN - All Rights Reserved