Home » » Pemkab Tanbu Peringati Hari Jadi Propinsi Kalsel ke 63

Pemkab Tanbu Peringati Hari Jadi Propinsi Kalsel ke 63

Written By Fokus Batulicin on Rabu, 14 Agustus 2013 | 09.25

Batulicin / fokusbatulicin.com – Jajaran Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu (Pemkab Tanbu) turut memperingati Hari Jadi (Harjad) Propinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) ke 63 yang diperingati setiap tanggal 14 Agustus.

Bertempat dihalaman Kantor Bupati Tanbu Jalan Dharma Praja Gunung Tinggi Batulicin, Rabu (14/8), Wakil Bupati (Wabup) H. Difriadi Darjat bertindak selaku pembina pada upacara peringatan Harjad Prop Kalsel. Adapun tema pada peringatan tersebut yakni "Tuntung Munajad, Rakat Mufakat, Banua Selamat".

Peringatan Harjad Prop Kalsel tersebut merupakan kegiatan rutin tahunan yang diperingati oleh jajaran pemerintah kabupaten tanah bumbu dengan melibatkan seluruh Satuan Perangkat Kerja Daerah (SKPD) sebagai pesertanya.

Gubernur Kalsel H. Ruddy Ariffin dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Wabup Tanbu H. Difriadi Darjat mengatakan usia 63 tahun tidaklah singkat bagi pemerintahan. Selama enam dekade tersebut banyak dinamika yang dirasakan oleh jajaran pemerintahan dan masyarakat Kalsel, baik dalam bentuk keberhasilan, tantangan, hambatan, hingga harapan untuk menghadirkan pembangunan yang lebih maju lagi kedepannya.
Dihari jadi ke 63, kehidupan masyarakat Kalsel terus bertambah sejahtera. Hal tersebut ditandai dengan besarnya penurunan angka kemiskinan dari tahun ke tahun yang berdasarkan pada catatan BPS Prop Kalsel jumlah penduduk miskin di Kalsel hingga bulan Maret 2013 berjumlah 181.739 orang atau 4,77 persen dari jumlah penduduk. Angka tersebut jauh berkurang dibanding tahun 2005 dimana pada waktu itu jumlah penduduk miskin di Kalsel lebih dari 7 persen.

"untuk Kalimantan, Propinsi Kalsel berada pada urutan teratas sebagai propinsi yang berpenduduk miskin terkecil," ujar Gubernur, seraya mengatakan dari sisi kesejahteraan masyarakat Kalsel yang makin bagus tersebut menggambarkan keberhasilan penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan di Kalsel. Dan kedepannya untuk terus berusaha keras untuk mengentaskan kemiskinan agar angka 4,77 persen masyarakat yang masih miskin bisa keluar dari jurang kemiskinan.
Sementara itu, peningkatan juga terjadi pada Pendapatan Asli Daerah (PAD) sehingga APBD Propinsi Kalsel juga semakin besar.

"APBD Kalsel sudah mencapai Rp. 4,5 Triliun diluar APBD Perubahan tahun 2013. Sedangkan pada tahun 2005 hanya Rp. 883,7 Milyar. ini merupakan prestasi yang patut disyukuri bersama, karena APBD itulah dirumuskan biaya penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan, dan tentunya pembiayaan untuk melayani masyarakat," ujar Gubernur Kalsel.

Dengan APBD yang terus meningkat tersebut maka geliat pembangunan dibidang infrastruktur, pendidikan, kesehatan, pertanian, perkebunan, dan bidang-bidang lainnya yang terus bergulir mengalami peningkatan yang cukup pesat. Seperti keadaan jalan dan jembatan yang makin baik, perhubungan, penddikan, kesehatan, pertanian, peternakan  terus diperbaiki dan dibenahi.

Semua keberhasilan tersebut tentunya patut untuk disyukuri, dipertahankan, dan ditingkatkan. Untuk itulah, karya-karya pembangunan tersebut perlu dirawat dan dijaga secara bersama-sama dan sebaik-baiknya. Untuk itulah semua pihak di Kalsel hendaknya dapat terus meningkatkan pembangunan untuk mensejahterakan masyarakat. Baik itu pada sektor ekonomi, pelayanan publik yang berkualitas , pendidikan yang unggul, serta pelayanan kesehatan yang menyentuh seluruh masyarakat. (Dd)
 
Powered by Telkomsel BlackBerry®







Share this article :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | PT. MEDIA FOKUS BATULICIN | TANAH BUMBU
Copyright © 2011. FOKUS BATULICIN - All Rights Reserved