Home » » Polisi dan Warga, Lidik Pembuangan Bayi Pagatan

Polisi dan Warga, Lidik Pembuangan Bayi Pagatan

Written By Fokus Batulicin on Sabtu, 31 Agustus 2013 | 17.16

Pagatan/ fokusbatulicin.com -
Terkait adanya temuan kasus pembuangan bayi yang terjadi di desa Pasar Baru Kecamatan Kusan Hilir Kabupaten Tanah Bumbu Kalimantan Selatan dini hari Sabtu (31/8) kemarin, akhirnya aparat kepolisian serta aparat desa setempat dipastikan akan bekerjasama melakukan "infestigasi" terhadap pelaku pembuangan bayi tersebut.
Menurut Kepala Desa Pasar Baru, Zainal Ilmi, pihaknya akan melakukan peninjauan terhadap warganya dan memberitahukan ke aparat desanya untuk turut melakukan penyelidikan karena tdak diketahui siapa pemilik bayi tersebut.

Begitu pula dengan Kapolsek Pagatan, Ipda I Ginting saat ditemui di kantornya mengatakan, saat ini masih melakukan penyelidikan terhadap kasus temuan bayi tersebut. Pihaknya sudah mengimbau kepada kepala desa dan rt dan puskesmas serta masyarakat setempat untuk turut bekerjasama bila ada yang mengetahuinya.

"Saya juga akan melakukan pendataan pada bidan, karena siapa tau warga yang rutin melakukan pemeriksaan sehingga bisa diketahui pelakunya,"ujarnya.

Ditegaskannya, untuk pelaku yang tega membuang anaknya akan dijerat UU no 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara.
Awal kejadian penemuan bayi itu, bermula ketika Solihin terkejut saat mendengar suara tangisan bayi yang berada didepan rumahnya dengan hanya terbungkus sehelai kain dirumah dinas istrinya Bidan Rieska Roshayanti di Jalan Hasanudin RT 6 Desa Pasar Baru Pagatan kecamatan Kusan Hilir, Sabtu (31/8) dini hari sekitar pukul 02.30 wita.

Dirinya terbangun saat mendengar suara sepeda motor yang tiba-tiba mati didepan rumahnya. Namun tak lama kemudian sepeda motor tersebut kembali menyala tetapi tidak terlalu dihiraukan. Alangkah terkejutnya, setelah bunyi sepeda motor itu hilang beberapa menit kemudian terdengar suara tangisan bayi didepan rumah.

Solihin pun memeriksa dan membuka pintu, hal tak diduganya sesosok bayi mungil dibungkus kain warna kuning dengan corak bunga telah berada diteras rumahnya. Dia pun sangat terkejut karena tidak ada orangtuanya dan diduga sepeda motor tadilah yang meletakkan bayi itu didepan rumahnya.

Bayi tersebut terus menangis, dia pun sempat kebingungan karena istrinya tidak berada dirumah ditinggal ke Banjarmasin. Tanpa banyak basa basi, dia segera menelpon Kepala Puskesmas Pagatan dr Irma.

Tak lama kemudian dr Irma datang, bayi malang tersebut menangis. Sedangkan tali pusarnya masih menempel dan belum dipotong. Karena itu, Irma pun segera melakukan tindakan untuk memotong tali pusar tersebut.

Ketika dikonfirmasi wartawan, Irma mengatakan bayi yang berjenis kelamin perempuantersebut terpaksa segera dilakukan pemotongan pada tali pusarnya. Sebab harus secepatnya dilakukan dan tidak boleh dibiarkan terlalu lama.

"Saya yang motong tali pusarnya karena memang harus dilakukan secepatnya. Setelah itu bayi tersebut dibawa ke RSUD Amanah Husada untuk dilakukan penanganan karena bayi itu baru lahir,"ujarnya.

Bayi tersebut kemudian dirujuk ke rumah sakit untuk dilakukan penanganan lebih lanjut. Bayi tersebut ditangani di IGD namun akhirnya tak bisa diselamatkan dan meninggal dunia sekitar pukul 11.30 wita.

"Kami sudah melakukan upaya maksimal di IGD, namun tidak bisa tertolong. Bayi juga sempat kehilangan nafas selama empat kali, di IGD sempat tiga jam penanganannya namun akhirnya nyawa bayi itu tidak bisa terselamatkan," ujar dr Daru Dewa selaku Kepala RSUD Amanah Husada Tanbu.

Dikatakannya, penanganannya secara medis k sudah maksimal, baik peamasang infus, pemasangan oksigen, serta pemberian obat yang dianggap perlu secara medis sudah dilakukan namun tidak bisa tertolong. Berat bayi hanya 1700 gram sedangkan untuk normal seharusnya berat badan 2500 gram atau 2,5 kg.

"Ada dua kemungkinan kelahiran bayi tersebut, bisa karena belum umur dan baru sekitar 7 bulan dan bisa juga dikarenakan bayi tersebut kurang gizi karena beratnya tidak normal, karena dari tubuh bayi semuanya sudah lengkap,"ujar Dewa. (Ley)


Powered by Telkomsel BlackBerry®
Share this article :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | PT. MEDIA FOKUS BATULICIN | TANAH BUMBU
Copyright © 2011. FOKUS BATULICIN - All Rights Reserved