Home » » Alat Berat Tak Bertuan kembali Disikat Polres Tanbu

Alat Berat Tak Bertuan kembali Disikat Polres Tanbu

Written By Fokus Batulicin on Selasa, 10 September 2013 | 21.48

Batullicin/ fokusbatulicin.com -Tak ada hentinya, seperti hanya tiupan angin lalu, beberapa kali pemberitaan terkait pertambangan yang melakukan aktivitas tanpa izin selalu terjadi di Kabupaten Tanahbumbu (Tanbu).
Lagi, sat unit alat berat diamankan Polres Tanbu. Berkali-kali, polres mengamankan sejumlah alat berat yang saat itu melakukan aktivitas penambangan tanpa ijin (illegal mining). "Kita kembali mengamankan satu unit alat berat yang kini sudah berada di Mapolres Tanbu yang berhasil diamankan berkat kerjasama Pamobvit Polda kalsel,"terang kanit mining polres Tanbu, Ipda Ferdinand Numbery. Mewakili Kasat reskrim, AKP Ronaldo Maradona Siregar kepada wartawan, Selasa (10/9) siang.

Dikatakan Ferdinand, penangkapan tersebut terjadi saat anggota Pam Obvit Polda kalsel yang sedang patroli melihat aktivitas penambangan. Dimana saat itu, tidak boleh ada penambangan. Namun setelah dilakukan pemeriksaan terhadap dua operatornya yang saat itu ada ditempat dilokasi pun diamankan. Selain itu, satu unit heksavator merek CAT 329D berhasil diamankan dan dibawa ke Polres.

Penambangan yang terjadi pada Senin (9/9) malam sekitar pukul 23.30 wita di kilometer 22 kecamatan Mentewe, telah diamankan dua operatornya nya yang diketahui bernama Nasrudin dan Irfan. Sedangkan alat berat baru didatangkan ke Polres pada Selasa (10/9) sekitar pukul 05.00 wita.

"Kita mengamankan dua operatornya yang saat itu melakukan aktivitasnya melakukan penambangan. Namun saat ini, kita belum melakukan pemeriksaan dan operatornya masih kita periksa,"ujarnya.

Dia mengatakan, untuk kedua operator tidak tahan melainkan dimintai sebagai saksi. Sebab, operator hanyalah orang yang disuruh oleh seseorang yang saat itu melakukan penambangan tanpa ijin di areal PKP2B PT Arutmin indonesia.

"Kita masih melidik dengan aktivitas penambangan tanpa ijin ini, dan operator masih kita periksa. Dan saat ini belum diketahui siapa pemilik alat berat dan yang menyuruhnya untuk bekerja,"terangnya.

Ditambahkannya, untuk pelaku penambangan tanpa ijin alias Illegal Mining akan dikenakan pasal 158 UU No 4 tahun 2009 tentang Minerba dengan ancaman hukuman pidana 10 tahun penjara. (Yat)
Powered by Telkomsel BlackBerry®
Share this article :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | PT. MEDIA FOKUS BATULICIN | TANAH BUMBU
Copyright © 2011. FOKUS BATULICIN - All Rights Reserved