Home » » Budidaya Terumbu Karang Melalui Transplantasi Dinilai Mendesak, Perlu Dilakukan

Budidaya Terumbu Karang Melalui Transplantasi Dinilai Mendesak, Perlu Dilakukan

Written By Fokus Batulicin on Jumat, 13 September 2013 | 10.46

Transplantasi terumbu karang sebagai salah satu teknik pelestarian dan rehabilitasi terumbu karang dinilai sangat diperlukan untuk tetap menjaga ekosistem terumbu karang.  Selain itu, transplantasi terumbu karang juga dinilai dapat mempercepat regenarsi terumbu karang yang telah rusak, sehingga pertumbuhannya tetap terjaga.

Hal itu juga berlaku di salah satu kawasan potensial terumbu karang di Kecamatan Angsana Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu) yang menurut informasi, sempat rusak akibat adanya pelabuhan khusus batubara di sekitar kawasan terumbu karang tersebut. Sebagian pemerhati lingkungan menilai transplantasi terumbu karang di Kecamatan Angsana dinilai mendesak dilakukan untuk menjaga kelestarian dan kehidupan terumbu karang.

Apalagi jika kawasan tersebut berada tidak jauh dari lokasi pelabuhan khusus batubara. Secara logika, jalur yang dilintasi kapal pengangkut batubara jelas akan berdampak pada ekosistem terumbu karang yang ada disekitarnya. "Secara logika saja dapat disimpulkan. Jelas sangat berpengaruh terhadap kehidupan terumbu karang. Untuk itu transplantasi atau pelestarian terumbu karang itu memang sangat diperlukan,"papar salah seorang pengurus LSM Pemuda Sahabat Laut Eko, kepada media ini, belum lama tadi.

Ia mengakui, sebagian terumbu karang di kawasan laut Angsana memang ada yang rusak. Namun ia mengaku tidak berani memastikan penyebab utama dari kerusakan terumbu karang tersebut.
Dalam waktu dekat, kata dia, pihaknya akan segera melaksanakan kegiatan transplantasi terumbu karang di sekitar laut Angsana. Kegiatan yang digelar oleh LSM Pemuda Sahabat Laut itu juga akan didukung oleh sejumlah nelayan dan masyarakat setempat.

"Dalam waktu dekat kita akan transplantasikan 3 ribu bibit di kawasan itu,"kata Eko, seraya menambahkan, selama ini kegiatan pelestarian terumbu karang tetap rutin dilaksanakan. Dikatakannya, 3 ribu bibit yang akan ditransplantasikan nantinya berasal dari dana CSR salah satu perusahaan di Bumi Bersujud yang diserahkan kepada pemerintah daerah. Secara teknis, ia menerangkan, proses transplantasi akan langsung dilakukan oleh anggota Pemuda Sahabat Laut dengan memasukkan bibit terumbu karang ke dasar laut yang memiliki kedalaman tiga sampai empat meter.

Namun sebelumnya, sejumlah alat pendukung untung kegiatan tersebut sudah dipancangkan ke dasar laut. Alat tersebut, jelas dia, berupa batang semen dengan diameter 25 centimeter dan memiliki tinggi 8 centimeter yang ditambah pipa paralon dibagian atasnya.

"Pipa paralon ini berguna sebagai media pengantar saat kita memasukkan bibit terumbu karang itu ke dasar laut. Jadi bibit itu dimasukkan melalui pipa paralon,"ujar dia.
Terpisah, Ketua LSM Pemuda Sahabat Laut yang juga menjadi anggota Mitra Bahari Banjarbaru Kalsel

Yudi, mengklaim, kelompok LSM Pemuda Sahabat Laut yang ia pimpin sudah memiliki visi dan misi yang sesuai dengan harapan pemerintah. Karena itu, pihaknya selalu berupaya untuk membantu memelihara kelestarian terumbu karang di Kecamatan Angsana. "Kelompok kami sudah memiliki visi dan misi yang sesuai dengan harapan pemerintah,"ujarnya.

Sementara itu Kepala Bidang Pengawasan Perikanan Dinas Kelautan Perikanan Kabupaten Tanbu Asparani mengatakan bahwa pemerintah daerah juga ikut mendukung dan berpartisipasi dalam kegiatan transplantasi terumbu karang. Selain itu, pihaknya juga ikut memonitor jika terdapat terumbu karang yang rusak dan perlu segera mendapat penanganan.

"Kami terus monitor kalau ada terumbu karang yang rusak. Initinyapemerintah selalu mendukung penuh kegiatan pelestarian lingkungan,"tandasnya. (PM)
Powered by Telkomsel BlackBerry®
















Share this article :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | PT. MEDIA FOKUS BATULICIN | TANAH BUMBU
Copyright © 2011. FOKUS BATULICIN - All Rights Reserved