Home » » Dolar Tembus Rp 11.000, Harga Alat Berat Impor Naik 20 Persen

Dolar Tembus Rp 11.000, Harga Alat Berat Impor Naik 20 Persen

Written By Fokus Batulicin on Jumat, 06 September 2013 | 10.35

Jakarta/ fokusbatulicin.com - Melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) yang sempat tembus Rp 11.000 berdampak pada harga jual produk alat berat seperti traktor dan mini excavator. Selama ini alat berat yang dijual di Indonesia masih banyak dari impor

"Gejolak nilai tukar rupiah ini memang berdampak pada harga jual alat berat terutama jika transaksi menggunakan mata uang rupiah. Karena rupiah yang dikeluarkan jauh lebih banyak. Ada tingkat kenaikan harga 18-20%," ungkap Presiden Direktur PT Gaya Makmur Tractors (GMT) Tjandi Mulyono kepada media di JIE Expo Kemayoran Jakarta, Rabu (4/9/2013).

GMT menjual beberapa produk alat berat impor asal Jerman, China dan Jepang. Beberapa merek alat berat terkenal yang dijual GMT seperti Wirtgen asal Jerman, Yamaguchi Jepang dan Keihatsu.
"Ini semua barang-barang impor ya," imbuhnya.

Dampak dari kenaikan harga jual alat berat berpengaruh terhadap jumlah transaksi pembelian khususnya semester II-2013 hingga akhir tahun. "Target kita untuk penjualan produk berkurang ya di akhir tahun dari target semula 30% berkurang menjadi 20% karena masalah kurs ini. Secara unit penjualan kita hanya bisa targetkan 500-600 unit alat berat saja yang terjual hingga akhir tahun," katanya.

Pihak GMT mempunyai cara jitu untuk menarik para pembeli. Cara ini diharapkan dapat meningkatkan penjualan alat berat dan tidak terpengaruh melemahnya nilai tukar rupiah.

"Kita tidak hanya jualan, kita harus jualan unit dan service. Apapun unitnya kita lengkapi dengan service. Kemudian marketing kita juga harus diperkuat terutama kepada pembeli utama kita," ujarnya.
Sementara, dari pantauan puluhan produk alat berat impor hadir di Jakarta International Expo, Kemayoran Jakarta dalam rangka kegiatan Mining Expo 2013. Pameran ini digelar dari tanggal 4-7 September 2013 dan gratis untuk pengunjung.

Tiga negara produsen produk alat berat seperti Jerman, Jepang dan China ikut serta meramaikan produk terbaru antaralain excavator. Mereka menawarkan produk alat berat yang inovatif dengan harga yang kompetitif.
Salah satu distributor penjualan alat berat PT Gaya Makmur Tractors (GMT) bahkan membawa puluhan produk alat berat dari 3 negara sekaligus yaitu Jerman, Jepang dan China.

"Untuk produk Jerman kita datangkan Wirtgen dengan tipe recycling, milling dan asphalt compactor untuk pekerjaan infrastruktur. Dari Jepang ada produk Mini Excavator Takeuchi dan China kita hadirkan produk unggulan yaitu rotary drilling rig bahkan bulldozer," ungkap Presiden Director PT GMT Tjandi Mulyono kepada detikFinance saat ditemui di JIE Kemayoran Jakarta, Rabu (4/9/2013).

Ia juga mengungkapkan keunggulan masing-masing produk yang dijualnya, antaralain produk rubber crawler morooka asal Jepang yang dapart dioperasikan dilahan yang sensitif seperti lahan berlumpur dan terjal.
Pada acara pameran ini juga, beberapa produsen dan distributor juga menyajikan berbagai atraksi demo produk yang menarik untuk dilihat. Cara ini dilakukan untuk menarik calon pembeli. (finance.detik.com)
Powered by Telkomsel BlackBerry®











Share this article :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | PT. MEDIA FOKUS BATULICIN | TANAH BUMBU
Copyright © 2011. FOKUS BATULICIN - All Rights Reserved