Home » » Pengusaha Minta Polisi Serius Tangani PETI

Pengusaha Minta Polisi Serius Tangani PETI

Written By Fokus Batulicin on Selasa, 03 September 2013 | 13.40

Areal Izin Usaha Pertambangan batubara milik PT. Semangat Inti Sukses Sejati (SISS) dikawasan Desa Mangkalapi Kec. Kusan Hulu Kab. Tanah Bumbu, Diduga Dijarah oleh penambang Ilegal.
Pemilik PT.SISS yang juga pengusaha lokal, Benny Wiranata alias A Bien telah cukup lama mengetahui prihal penjarahan Kandungan Batubara dilokasi IUP miliknya itu, bahkan ia sudah melaporkan kejadian itu kepada pihak aparat Polres setempat, namun sayangnya tidak ada tindak lanjut yang seharusnya berujung pada penertiban.

"Saat kita menanyakan ke pihak kepolisian selalu saja kita mendapat jawaban yang kurang memuaskan. Menurut Polisi, setiap kali ke lokasi, para penambang ilegal ditempat itu, selalu berhasil kabur lebih dulu." Ujar Abien ketika bertemu dengan wartawan.

Berdasarkan informasi yang beredar, setidaknya belasan unit alat berat melakukan penambangan tanpa izin dilokasi desa Mangkallapi, bahkan diperkirakan tidak sedikit yang Masuk menggaruk batubara di lahan PT. SISS. Bahkan, ada juga penambang ilegal tersebut mengirim batubara hasil jarahan menggunakan surat kirim PT. SISS padahal, menurut A Bien, pihaknya sama sekali tidak pernah mengeluarkan surat kirim tersebut untuk mereka.

"Kami sama sekali tidak pernah memberikan surat kirim kepada siapa dan pihak manapun,namun yang mengherankan para pelaku ilegal minning itu bisa mengeluarkan batubara dengan menggunakan SKAB PT SISS" ujar A Bien.

Menjadi pertanyaan, bagaimana upaya dinas Pertambangan dalam melakukan pengawasan bersama pihak kepolisian setempat terkait peredaran Surat kirim Barang tersebut. Diduga, maraknya beredar surat kirim surat kirim dari DIstamben atas nama PT SISS itu, akibat keteledoran pihak Pertambangan ataupun adanya dugaan unsur kesengajaan alias "permainan khusus" dari distamben.

Untuk itu, pihaknya berharap agar aparat kepolisian bisa lebih seriusn manangani kasus ilegal minning di wilayah Hukum Kabupaten Tanah Bumbu, agar pengusaha setempat bisa bekerja dan berinfestasi dengan tenang, tanpa adanya gangguan tikus tikus "Batu Hitam" yang terus masih banyak berkeliaran di kawasan pertambangan. (Ley)
Powered by Telkomsel BlackBerry®




Share this article :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | PT. MEDIA FOKUS BATULICIN | TANAH BUMBU
Copyright © 2011. FOKUS BATULICIN - All Rights Reserved