Home » » Samsudin Tewas Mengapung

Samsudin Tewas Mengapung

Written By Fokus Batulicin on Senin, 16 September 2013 | 10.44

Samsudin (25) ditemukan Batulicin/ fokusbatulicin.com - mengapung di perairan laut Batulicin dekat dengan ASDP dengan tubuh sudah dalam keadaan bengkak, Minggu (15/9) sekitar pukul 09.00 wita.
Dimana saat itu, Ferry yang sedang menyebrang dari Kotabaru menuju Batulicin. Didalam perjalanan tersebut, anak buah kapal (ABK) yakni M Tahir melihat mayat terapung diperairan Selat Laut Tanjung Serdang yang berada diperbatasan Kotabaru dan Tanahbumbu (Tanbu).

Setelah itu, ABK langsung turun dan mengevakuasi korban yang kemudian di bawa naik ke kapal Ferry penyebrangan Batulicin. Setelah itu pelabuhan yang kemudian di larikan ke RSUD Amanah Husada.
Kapolsek Batulicin, Ipda Suharyono saat dikonfirmasi, membenarkan dengan adanya temuan mayat tersebut dalam keadaan mengapung dan menggunakan pakaian lengkap.
Diakatakannya, dari hasal pemeriksaan di rumah sakit Amanah Husada tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan.

"Dari penuturan dokter yang menangani tidak ada bekas atau tanda kekerasaan pada korban.
"Hasil visum menyatakan tidak ada bekas kekerasan pada tubuhnya. Berdasarkan keterangan saksi dan teman korban, korban tidak bisa berenang dan kemungkinan jatuh ke laut,"ujar Suharyono.
Berdasarkan hal tersebut, pihak keluarga korban sudah mengetahuinya dan dari informasi pihak keluarganya akan dibawa ke kotabaru untuk dikebumikan.

Sementara itu, Hadransyah yang merupakan ayah korban kepada BPost mengatakan, dia baru mengetahui anak keduanya itu ditemukan dari informasi pihak ASDP. Mengetahui hal tersebut, dia pun terkejut mendengar hal itu.

"Saya dikasih tau sama teman di ASDP bahwa anak saya ditemukan meningggal mengapung di saat Kapal Ferry menyebrang ke Batulicin, yah jelas terkejut mendengar anak meninggal,"ujarnya.
Hadransyah pun langsung mendatangi ke rumah sakit untuk menyaksikan kebenaran berita tersebut. Betapa terpukulnya dia saat melihat jenazah anaknya terbaring sudah tak bernyawa. Sebab dia terakhir bertemu dirumahnya Jumat malam lalu.

Dia mengatakan anaknya yang bekerja sebagai tukang ojek tersebut sudah tidak pulang sejak saat itu dan tidak mendapatkan kabar lagi. Hatinya tetap bertanya-tanya karena tidak pulang. Tau-taunya dapat kabar ditemukan meninggal.

"Yah bagaimana lagi, kalau saya lihat ada luka di bagian punggungnya. Saya tidak tau apakah ada unsur kekerasan atau tidak, yang jelas kalau ada unsur kekerasan kami dari keluarga berharap polisi mencari pelakunya,"terangnya.

Selanjutnya, sekitar pukul 14.00 wita. Anaknya dibawa ke kotabaru di Desa Salino RT 1 kecamatan Pulau Laut Tengah Kabupaten Kotabaru untuk dimakamkan. (Yat)
Powered by Telkomsel BlackBerry®








Share this article :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | PT. MEDIA FOKUS BATULICIN | TANAH BUMBU
Copyright © 2011. FOKUS BATULICIN - All Rights Reserved