Home » » Warga Minta Jalan Tembus Ingub-Bangun Banua Diperbaiki

Warga Minta Jalan Tembus Ingub-Bangun Banua Diperbaiki

Written By Fokus Batulicin on Kamis, 12 September 2013 | 19.15

Batulicin/ fokusbatulicin.com - Jalan alternatif untuk menghindari kemacetan yang menghubungkan Jalan Ingub dengan Jalan Bangun Banua mengalami kerusakan yang cukup parah. Hal itu tentunya dikeluhkan warga yang sekitar dan warga yang sering melintas.

Warga kecamatan Simpangempat pun berharap memberikan perhatian terhadap kondisi jalan tersebut. Mereka berharap Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu) melakukan perbaikan karena banyak bagian jalan yang mengalami kerusakan sporadis dan tak jarang ada yang jatuh bila melintasi jalan itu.

Pasalnya ruas penghubung itu merupakan salah satu jalur alternatif penting bagi warga untuk menghindari kepadatan arus lalu lintas. Sebab, di ruas Jalan Transmigrasi mulai dari kawasan Simpang Empang hingga kawasan Plajau sering terjadi kemacetan sehingga memilih jalan alternatif.

"Sejauh ini ruas penghubung mulai Jalan Ingub hingga Jalan Bangun Banua menjadi jalur penting bagi warga untuk mengurangi kepadatan pada Jalan Transmigrasi, apalagi pada saat jam sibuk pagi antara pukul 07.00 wita hingga pukul 09.00 wita pagi, namun jalannya masih banyak yang rusak," terang Suriansyah, Kamis (12/9).

Meskipun bukan warga Simpangempat melainkan warga Kelurahan Batulicin Kecamatan Batulicin, namun dirinya setiap hari melintasi jalan tersebut untuj berangkat kerja. Karena jalan tersebut merupakan jalan alternatif menghindari kemacetan.

Hanya saja, ketika melintasi ruas jalan itu harus ekstra hati-hati sebab disejumlah titik terdapat badan jalan yang rusak parah. Para pengguna jalan harus waspada ketika kawasan dijalur ruas jalan itu habis diguyur hujan, sehingga badan jalan yang rusak tak nampak karena digenangi air hujan.

"Dengan kondisi tersebut, kami berharap pemerintah daerah sesegeranya melakukan langkah perbaikan, karena ruas itu salah satu jalur alternatif penting bagi warga," ucap dia berharap ada perbaikan.

Hal serupa juga diungkapkan Rahmawati, tak jarang warga yang melintas jatuh bangun karena terjebak dibagian badan jalan yang terdapat lubang cukup dalam. Terlebih lagi bila terjadi hujan, lubang akan tertutup dengan air sehingga tidak terlihat.

"Seperti beberapa waktu lalu, ada seorang ibu yang jatuh dari kendaraan roda duanya. Penyebabnya tidak lain karena tidak mengetahui kalau digenangan air itu ada lubang digenangan air itu. Beruntungnya ibu itu hanya mengalami luka lecet dibagian siku dan lutut saja karena saat mengendarai tidak laju," ungkap Rahmawati warga Desa Barokah Kecamatan Simpang Empat.

Dari pantauan dilapangan, setidaknya ada delapan titik kerusakan terparah yang ada di ruas jalan alternatif tersebut. Seperti titik yang terdapat di Jalan Ingub tepatnya tak jauh dari persimpangan antara Jalan Ingub dengan Jalan Pesantren. Selain itu kerusakan sporadis juga terdapat dititik yang ada di persimpangan empat yang ada di Jalan Bangun Banua tak jauh dari SMK Bangun Banua.

Terlebih lagi, di titik itu merupakan jalur dengan empat penjuru lintasan sehingga dengan tingginya intensitas kendaraan yang melintas menyebabkan kerusakan semakin parah saja dari hari ke hari.

Dengan tuntutan warga itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Tanbu, A Sofiani saat dikonfirmasi mengatakan, terkait keluhan warga tersebut pihaknya sudah merencanakan akan dilakukan perbaikan di jalan tersebut. Hal itu bertujuan demi kelancaran pengendara.

"Untuk jalan tersebut, kita sudah merencanakan dan sudah masuk program. Kita sudah programkan untuk perbaikan jalan karena itu merupakan jalan alternatif yang digunakan warga,"ujarnya. (Yat)
Powered by Telkomsel BlackBerry®
Share this article :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | PT. MEDIA FOKUS BATULICIN | TANAH BUMBU
Copyright © 2011. FOKUS BATULICIN - All Rights Reserved