Home » » Dinas Pertanian dan RSUD Tanbu Dapat Teguran Keras Dari Bupati

Dinas Pertanian dan RSUD Tanbu Dapat Teguran Keras Dari Bupati

Written By Fokus Batulicin on Rabu, 09 Oktober 2013 | 14.17

Batulicin/ fokusbatulicin.com - Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu) mendapat teguran keras dari Bupati Tanbu Mardani H Maming. Mardani menilai, kinerja Dinas Pertanian dan Perkebunan belum maksimal dan belum bisa mensejahterakan para petani di Bumi Bersujud. Selain itu, Mardani juga menuding berbagai program yang dijalankan oleh Dinas Pertanian tidak berjalan sesuai yang ditargetkan.

Sebagai contoh, permasalahan pengeringan hasil panen dengan sistem uap menggunakan solar yang sebelumnya sudah direncanakan justru gagal total. Bahkan karena sangat serius untuk menjalankan program tersebut, Mardani sempat mengajak sejumlah pejabat dinas tersebut studi banding ke Kabupaten Subang Jawa Barat.

Namun kunjungan yang menelan anggaran daerah hingga puluhan juta rupiah itu tidak menghasilkan apa-apa, dan Hal ini mengundang kegeraman dari Mardani H Maming. Disela-sela panen padi tahun 2013 yang digelar di Desa Saring Sungai Bubu Kecamatan Kusan Hilir, Selasa (7/10) kemarin, Mardani H Maming langsung menyemprot sejumlah pejabat terkait kinerja Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Tanbu.

"Kita punya banyak batubara, tapi kenapa tidak bisa terealisasikan. Saat itu mereka saya bawa ke Subang, tapi pulang ke Batulicin tidak ada yg dibawa. Apa cuma jalan-jalan saja. Bingung juga saya,"ketus Mardani. Menurut Mardani, ada berbagai permasalahan di sektor pertanian yang mendesak untuk diselesaikan. Karena menurut Mardani, masalah tersebut sangat berkaitan erat dengan kesejahteraan para petani di Bumi Bersujud.

Sejumlah permasalahan tersebut antara lain terkait dengan Jalan Usaha Tani, masalah pengairan, handtraktor, harga gabah hingga kualitas pengering gabah. Pada kesempatan itu Mardani juga mengatakan Dinas Pertanian harus memikirkan program yang bermanfaat bagi masyarakat. Bukan justru sebaliknya yang lebih mementingkan program untuk menyelamatkan dinasnya.

"Utamakan program petani di desa, bukan mengutamakan program jalan-jalan ke Jakarta saja. Sudah tiga tahun saya jadi bupati, tetapi program yang saya usulkan tidak pernah terealisasi,"ketus Mardani.
Selain Dinas Pertanian, kinerja Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Tanbu juga mendapat sorotan tajam karena kinerjanya yang tak kunjung membaik. Apalagi masih banyak masyarakat miskin yang mengeluhkan pelayanan RSUD Tanbu tersebut.

Selama ini, menurut bupati, berbagai keluhan tentang pelayanan di rumah sakit tersebut selalu dilontarkan masyarakat. Karena itu ia meminta agar pihak rumah sakit yang dipimpin dr.Daru Dewa dapat mengevaluasi kembali kinerja petugas kesehatan termasuk berbagai fasilitas rumah sakit yang tersedia.

"Saya minta lingkungan rumah sakit kelas tiga bisa diperhatikan kebersihannya. Seperti kamar, WC, tempat cuci tangan, kondisi tempat tidur, sampai dengan aroma ruangan,"ujar Mardani, dalam kegiatan Serah Terima Dokumen Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) RSUD Tanbu dan Pembekalan Tim Penilai BLUD RSUD Tanbu, Siang Rabu (9/10) tadi.

Kalau perlu, lanjut dia, pihak rumah sakit dapat menyediakan karyawan khusus untuk menjaga kebersihan dan kenyamanan ruangan di RSUD Tanbu. Ia berharap pada 2014 mendatang, Tanbu sudah memiliki rumah sakit yang dapat dibanggakan, meskipun hanya terkonsentrasi di pelayanan kelas tiga yang khusus menangani orang-orang kurang mampu.

"Bila Perlu siapkan karyawan dari perusahaan luar untuk menjaga kebersihan dan kenyamanan. Kelas tiga yang bonafitlah,"pungkasnya (PJM)
Powered by Telkomsel BlackBerry®












Share this article :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | PT. MEDIA FOKUS BATULICIN | TANAH BUMBU
Copyright © 2011. FOKUS BATULICIN - All Rights Reserved