Home » » Kades Mattone Nyaris Sikat Kepala PlTD Pagatan

Kades Mattone Nyaris Sikat Kepala PlTD Pagatan

Written By Fokus Batulicin on Sabtu, 05 Oktober 2013 | 09.21

Kepala Desa Mattone Kampung Baru Kecamatan Kusan Hilir Andi S Jaya nyaris baku pukul dengan Kepala PLN Pagatan Effendi, Jum'at (4/10) sore.

Hal itu bermula ketika Andi S Jaya mencoba menanyakan perihal suara mesin PLN yang teramat bising kepada Effendi. Padahal mesin tersebut hanya berjarak hanya 200 meter dari rumahnya.
Kemudian Andi S Jaya mendatangi kepala PLN Pagatan untuk menanyakan hal tersebut. Tetapi bukan solusi yang ia dapatkan, namun justru jawaban sangat menjengkelkan yang keluar dari mulut Efendi.

Andi Jaya menceritakan, saat itu ia meminta Effendi dapat memberi solusi karena mesin itu bersuara sangat nyaring dan mengganggu aktivitas warga. "Lalu dia menjawab, oh gampang pak kita matikan saja mesinnya. Kemudian saya tanya lagi, bukannya sebelumnya mesin itu tidak senyaring ini? Dia jawab, ohh kalau begitu bapak gambarkan saja teknisnya,"papar Andy Jaya menirukan perdebatan dengan Effendi.

Untung saja, saat Andy Jaya mencoba mengejar, Effendi langsung lari tunggang langgang dan tak sempat mempertanggung jawabkan ucapannya yang asal nyerocos itu. Menurut Andy Jaya, ucapan seperti itu sangat tidak pantas dilontarkan oleh pejabat publik yang tentu saja mengundang emosi dari dirinya.

"Saya pikir orang ini kurang ajar sekali. Seandainya tidak lari, pasti giginya lepas saya pukul,"kata Andi Jaya, kesal.

Menurut dia, pengoperasian mesin PLN milik rekanan kontrak PT Utama Prima sangatlah bising dan tidak layak dioperasikan karena mengganggu aktivitas warga setempat. Berbeda jauh dengan mesin PLN yang dioperasikan sebelumnya.

Ia melanjutkan, hal ini merupakan akumulasi kekesalannya terhadap bisingnya suara mesin PLN tersebut. Apalagi rumahnya hanya berjarak 200 meter dari mesin itu, tentu saja suara mesin terdengar sangat nyaring layaknya mesin pesawat jet yang hendak lepas landas.

"Bunyi dengungan seperti pesawat jet ,"kata dia, seraya menambahkan dengungan tersebut semakin keras kalau dirinya tengah berada di ruangan tertutup. Hal senada juga dirasakan Udin warga RT 2 Desa Kampung Baru. Bahkan menurut Udin, suara mesin PLN tersebut membuat anak dan istrinya tidak bisa tidur nyenyak. "Isteri saya merasa pusing karena dengungannya menusuk ke otak,"ungkap Udin. Keluhan yang sama juga disampaikan Guru Suhaili dan Wahyu Marmot warga setempat. Menurut mereka, suara bising tersebut sangat mengganggu warga, apalagi saat malam hari.

"Volume sound sistem di masjid juga terpaksa kami naikkan karena suara imam dan zikirnya tidak kedengaran,"ucap Wahyu.

Terkait hal ini warga meminta agar pihak Bapedalda Provinsi Kalsel, Pemkab Tanbu dan konsultan dari PLN dapat terjun langsung untuk meninjau masalah ini dan segera mencari solusinya.
"Ini harus ditindaklanjuti karena suara dengungan sudah diluar ambang batas pendengaran manusia,"katanya.

Media ini mencoba menghubungi Kepala PLN Pagatan Effendi melalui telepon selularnya. Namun meski sudah beberapa kali mencoba, ponsel kepala PLN Pagatan tersebut tidak diangkat meski dalam keadaan tersambung. Kemudian media ini mencoba menghubungi Kepala PLN Batulicin Nugianto untuk melakukan konfirmasi terkait mesin yang digunakan oleh PLN Pagatan. Menurut Nugianto, mesin yang digunakan di PLN Pagatan sama saja dengan mesin sebelumnya yakni jenis Diesel. Bahkan kemampuannya sedikit lebih baik dibandingkan mesin yang digunakan sebelumnya.
Namun ia menyangkal apabila mesin tersebut menghasilkan suara yang nyaring.

"Masyarakat ini bagaimana? Katanya mau lampu tidak padam. Tapi dengan suara mesin saja mengeluh,"ujar Nugianto (PJM)

Powered by Telkomsel BlackBerry®

















Share this article :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | PT. MEDIA FOKUS BATULICIN | TANAH BUMBU
Copyright © 2011. FOKUS BATULICIN - All Rights Reserved