Home » » Kantor Desa Pagaruyung Nganggur

Kantor Desa Pagaruyung Nganggur

Written By Fokus Batulicin on Selasa, 22 Oktober 2013 | 14.40

- Sudah Setahun, Belum Bisa di Tempati

BATULICIN - Proyek pembangunan Kantor Desa Pagaruyung di Kecamatan Kusan Hilir Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu) disorot warga. Pasalnya, pembangunan kantor desa dengan luas bangunan 6x8 meter itu sudah dilakukan sejak 2012, namun hingga akhir tahun 2013, proyek tersebut belum juga selesai hingga bisa ditempati untuk memberikan pelayanan kepada publik.

Bahkan fasilitas penting yang semestinya menjadi prioritas utama seperti tidak diperhatikan. Melihat kondisi ini, sejumlah warga mempertanyakan pengerjaan proyek kantor desa yang menelan anggaran ratusan juta rupiah itu.

Dari pantauan, sejumlah fasilitas penting seperti aliran listrik, tempat MCK (mandi cuci kakus) serta beberapa fasilitas penting lainnya belum juga tersedia di lahan seluas 25x30 meter itu. Padahal, ketika sebuah kantor dibangun, harus pula disertai fasilitas MCK.

Dari informasi yang berkembang di masyarakat, bangunan kantor Desa Pagaruyung yang lama yang berada di Jalan Hasta Karya 1 RT. 1 berdiri di lahan milik warga dengan status pinjam pakai.

Namun informasi lain menyebutkan, pada awal dibangunnya kantor desa tersebut, status lahannya telah dihibahkan oleh pemiliknya.

"Kami kurang tahu kenapa proyek itu tidak kunjung selesai. Padahal dengan adanya kantor desa itu, tentu pelayanan masyarakat akan terbantu. Tetapi faktanya tidak seperti itu,"papar Ahmad S kepada sejumlah wartawan, Senin (21/10) kemarin.

Menurut Ahmad, jajaran aparatur desa dan BPD setempat beserta warga harus segera melaksanakan pertemuan guna mencari solusi agar kantor baru tersebut dapat digunakan dan tidak mubazir.

Menanggapi, belum tersedianya beberapa fasilitas di kantor yang baru itu, ia mengusulkan agar dalam pertemuan tersebut di bahas fasilitas apa saja yang harus diprioritaskan.

"Misalnya fasilitas listrik, segera kita daftarkan ke PLN. Baru kemudian kita upayakan pengadaan fasilitas-fasilitas penunjang lainnya,"kata dia.

Dibagian lain Ahmad juga menyarankan agar pelayanan publik kepada masyarakat lebih dioptimalkan dalam rangka untuk mendorong peningkatan fungsi-fungsi pelayanan publik yang menjadi tugas pokok dan fungsi jajaran aparatur desa.

"Kami harap proyek itu segera dimaksimalkan. Apa perlu menunggu teguran dari bupati dulu baru pembangunannya dilanjutkan kembali?,"ketus dia.

Senada Ahmad, warga lainnya juga sempat mempertanyakan masalah tersebut kepada aparatur desa setempat. Namun bukan jawaban yang diharapkan yang mereka dapatkan, sejumlah aparat desa justru memberi jawaban yang sembarangan dan tidak logis.

Mestinya lanjut Suki, ketika kantor baru itu dibangun harus pula disertai fasilitas MCK. Sedangkan untuk pemasangan jaringan listrik biayanya bisa dibebankan pada dana ADD (Alokasi Dana Desa).

"Jawaban yang kami terima seringkali tak masuk akal, mulai tidak adanya aliran listrik, tidak tersedianya fasilitas MCK (Mandi, Cuci dan Kakus) dan beberapa fasilitas penunjang lainnya," ujar Suki warga setempat.

Saat dikonfirmasi melalui telepon selular pada Senin (21/10), Kepala Desa Pagaruyung H. Makmur mengatakan bahwa proyek tersebut akan segera diselesaikan pada Desember 2013 mendatang.

Dikatakannya, untuk proyek MCK memang dibangun secara terpisah dengan menggunakan dana ADD (Alokasi Dana Desa).

"Untuk pembangunan MCK itu sudah dianggarkan Rp.6 juta yang diambil dari dana ADD,"katanya.

Namun dia mengakui bahwa pembangunan kantor tersebut tidak sesuai target. Rencananya, kantor tersebut sudah bisa digunakan pada Oktober 2013. Namun karena beberapa kendala target tersebut belum bisa dipenuhi.

"Rencana bulan sepuluh sudah bisa digunakan. Tetapi karena sampai sekarang belum ada pemasangan jaringan listrik, penyelesaiannya jadi tertunda,"jelasnya.

Kabid Cipta Karya Dinas PU Tanbu Isna saat dikonfirmasi membenarkan bahwa proyek tersebut dikerjakan sejak tahun anggaran 2012. Namun didalam RAB memang tidak ada pembangunan fasilitas MCK dan penambahan aliran listrik.

"Sudah kami cek di kontrak terdahulu, memang tidak ada di RAB untuk MCK dan listriknya,"ujar Isna.(pjm)



Share this article :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | PT. MEDIA FOKUS BATULICIN | TANAH BUMBU
Copyright © 2011. FOKUS BATULICIN - All Rights Reserved