Home » » PNB Kirim Hasil Produksi Perdana Ke Singapur

PNB Kirim Hasil Produksi Perdana Ke Singapur

Written By Fokus Batulicin on Selasa, 08 Oktober 2013 | 11.30

Perusahan Daerah (Prusda) PT.Nusantara Batulicin yang bergerak di bidang perkebunan karet di kecamatan karang bintang akabupaten Tanah Bumbu (Tanbu) akan melalukan ekspor perdanaya berupa barang stengah jadi ke singapura. Ekpor perdana perusahaan Daerah PT. Nusnatara batulicin ini, rencana akan dilakukan pada tanggal 8 oktober ini dengan jumlah volume ekport sebesar 192 Paled, atau setara dengan 1 ton Lebih dengAn berat mencapai 241.920KG melalui pelabuhan battulicin.

Seperti disamapaikan oleh komisaris utama perusahaan PT.Nusantara Batulicin Gusti Hidayat pada sejumlah media baru tadi, ekspor perdana tersebut berupa barang setengah jadi dari perusahaan PT.Nusan Tara Batulicin yang tujuan nya adalah singaupura. "Ini merupakan eksport perdana kita keluar negri, setelah perusahaan Daerah ini berdiri dan beroperasi", ujar nya. Gusti hidayat seraya menambahkan sebenarnya kita juga telah melakukan hal sama sebelumnya, hanya saja jika yang sekarang tujuanya adalah keluar negri maka sebelum ke CV.MItra persada Surabaya dengan volume kirim sebesar 40.390 Kg atau sekitar 4 ton.

Adapun perushaan yang nantinya akan menerima ekport dari PT. Nusantara Batulicin (PNB) di Singapura itu yaitu Welcome Tradding dan Wison Global perusahaan di Singapura. Lebih lanjut disebutkan bahan setengah jadi yang di ekport itu ujarnya, sebesar 80 persen merupakan hasil kebun dari PTPN XIII, Karang Bintang seperti Sampanahan, Sungai Loban. Selain itu juga ada bahan baku dari daerah lain dikalimantan selatan seperti Kandangan, yang jumlahnya sebesar 20 persen dari tottal 100 persen pasokan yang ada", Terbesar bahan baku yang terbanyak adalah dari PTPN XIII sisanya 20 persen pasokan dari daerah lain", tamabah komisaris utama PT.Nusanatara Batulicin Gusti Hidayat.

Menyinggung berapa kapasitas pruksi terpasang untuk di PT.Nusantara Batulicin Gusti hidayat menyebutkan,Untuk kapasitas oruduksi yang terpasang pada peusahaan sebesar 30 ton perjam, artinya dengankonsi deperti sekarang ini kita masih plus jam kerja kerja pruduk si karena hasil bahan baku yang amsuk belum mencapai di kapasitas pruduksi yang terpasang. Meski begitu hidayat optomis kurang nya bahan baku untuk memenuhi kapasitas priduksi terpasang akan terpenehu beberapa waktu ke kemuka karena perkebunan karet di kabupaten tanah bumbu khususnya dan kalimantan selatan umumnya akan dapat memenuhi kebutuhan itu.

"Pastinya langkah awal didirikan pabrik pengolahan karet di batulicin telah dapat menjawab tangan kesulitan masyrakat petani karet memasarkan hasil kebun nya", tambahnya.

Sementara itu Bupati Tanah Bumbu Mardani H.Maing di tanya sehubungan akan diaksakanan ekport perdana karet barang setengah jadi olahan PT.Nusantara Batulicin itu mengatakan dengan beroperasinya PT.Nusantara Batulicin ini diharapkan, masyarakat bisa menikmati tambahan hasil dari pengurangan biaya angkut yang jika biasanya mengirim ke BJM jauh lebih tinggi maka sekarang akan lebih enteng dan tidak lagi harus menjual hasil karet nya ke Banjarmasin dengan harga sama dengan banjarmasin dengan berkisar 23. 000/kilogram.

"Ini juga akan menambah Pendapatan asli daerah kita, hanya saja tinggal bagaimana masyarakat bisa menikmati utama nya dari ongkos angkut nya yang sudah tidak ada lagi jika menjualnya ke PT. Nusantara Batulicin", kata Bupati
Powered by Telkomsel BlackBerry®








Share this article :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | PT. MEDIA FOKUS BATULICIN | TANAH BUMBU
Copyright © 2011. FOKUS BATULICIN - All Rights Reserved