Home » » Tingkatkan Kemampuan, Puluhan Pasukan Barisan Pemadam Kebakaran Ikuti Pelatihan

Tingkatkan Kemampuan, Puluhan Pasukan Barisan Pemadam Kebakaran Ikuti Pelatihan

Written By Fokus Batulicin on Kamis, 03 Oktober 2013 | 08.15

Batulicin / fokusbatulicin.com – Kabupaten Tanah Bumbu (Kab. Tanbu) berpotensi terjadinya bencana. Salah satunya yaitu bencana kebakaran. Untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan dalam hal penanggulangan bencana kebakaran tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tanbu menggelar pelatihan bagi Petugas Barisan Pemadam Kebakaran (PB Damkar), Selasa (1/10) bertempat di Halaman Mahligai Bersujud, Kapet, Kecamatan Simpan Empat.
Pelatihan yang dilaksanakan selama 5 (lima) hari terhitung mulai tanggal 1 – 5 Oktober 2013 tersebut dibuka  langsung oleh Wakil Bupati (Wabup) H. Difriadi Darjat dengan ditandai pemasangan tanda peserta kepada perwakilan peserta dari Damkar.

Wabup H. Difriadi Darjat mengatakan menyambut baik dengan dilaksanakannya pelatihan bagi petugas pemadam kebakaran yang dilaksanakan oleh BPBD Tanah Bumbu. Hal ini membuktikan bahwa pemerintah daerah benar-benar serius dalam hal penanggulangan bencana di Bumi Bersujud.
Melalui pelatihan ini, diharapkan dapat meningkatkan kemampuan dan pengetahuan petugas PB Damkar dalam hal penanganan bencana kedepannya.

"saya minta peserta pelatihan untuk mengikuti arahan dan mendengarkan dengan baik-baik apa yang dipaparkan oleh pemateri. Kalau pun ada pertanyaan ajukan saja, sehingga saat pelaksanaan dilapangan nanti kita dapat melaksanakan tugas secara kompeten dan profesional," ujar Wabup seraya mengatakan melalui pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan  respon sikap tanggap petugas Damkar

Berkaca pada bencana kebakaran yang terjadi di Tanbu, ujar Wabup, kedepannya setelah pelatihan ini jika ada bencana kebakaran petugas sudah siap dan tanggap dalam menjalankan tugasnya sebagai pelayan masyarakat secara profesional. Sehingga apa yang menjadi keluhan masyarakat tidak terdengar lagi.

Menurut Wabup, saat bencana kebakaran terjadi Damkar Tanbu sudah menjalankan tugasnya dengan baik, namun yang terkadang menjadi kendala adalah saat dilapangan. "ketika kebakaran terjadi, petugas kita datang dengan cepat. Namun saat kehabisan air petugas kita kesulitan untuk mencari sumber air yang terdekat," kata Wabup.

Hal-hal seperti itulah yang perlu kita pecahkan permasalahnya. Selain petugas lapangan yang bertanggung jawab terhadap permasalahan dilapangan perlu juga ada petugas yang memimpin dan mengkoordinasikan jika terjadi bencana kebakaran. Sebagai contoh, ujar Wabup, jika terjadi kebakaran kita sudah saling berkoordinasi dengan pihak terkait seperti PDAM dalam hal penyediaan air melalui mobil pengangkut air yang harus ada dilokasi kebakaran. Selain itu dalam hal arus lalu lintas pun juga harus berkoordinasi dengan pihak-pihak lainnya, sehingga tidak terjadi gangguan dilapangan. Dan petugas Damkar pun dapat dengan mudah menjalankan tugasnya.

Disisi lain Wabup juga meminta kepada BPBD Tanbu agar dapat segera membuat peta daerah rawan bencana secara terperinci apakah  itu daerah rawan bencana kebakaran, longsor, angin putting beliung, maupun banjir. Selain peta rawan bencana, BPBD Tanbu juga harus memiliki peta daerah padat penduduk, daerah yang memiliki sumber air dan sungai, serta petugas BPBD juga harus menguasai rute jalan- jalan kecil.

Diakhir sambutannya, Wabup juga mengucapkan terimakasih kepada petugas Damkar yang selama ini telah bekerja secara maksimal dan menjalankan tugasnya dengan baik.
"terimakasih kepada petugas Damkar yang telah membantu selama ini. Mudah-mudahan setelah pelatihan ini kualitas petugas kita semakin kompeten dan lebih baik lagi," ujar Wabup.

Sementara itu, Kepala BPBD Tanbu, Anwar Salunjang mengatakan potensi bencana di Kabupaten Tanah Bumbu begitu besar. Untuk itulah diperlukan peningkatan pengembangan kemampuan petugas Damkar. Dengan terciptanya tenaga yang terlatih ini diharapkan dapat profesional dalam menangani bencana. Mereka yang mengikuti pelatihan ini bukan hanya dipersiapkan menangani bencana kebakaran saja, namun juga akan dilibatkan pada penanganan bencana-bencana lainnya seperti banjir, longsor, putting beliung dan bencana-bencana lainnya.

Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan pada BPBD Tanbu, Abdul Rahim mengatakan pelatihan akan dilaksanakan selama 5 (lima) hari dihalaman Mahligai Bersujud Kapet.  Dengan jumlah peserta sebanyak 50 orang yang terdiri dari BPK Kecamatan Simpang Empat, BPK Kecamatan Batulicin, BPK Kecamatan Satui, BPK Kecamatan Kusan Hilir, BPBD Tanbu, dan Damkar Swasta.

Adapun materi yang disampaikan meliputi materi indoor seperti teori, pengenalan alat, dasar-dasar penanganan medis. Sedangkan materi outdoor meliputi cara penggunaan alat, PBB, serta simulasi penanganan kebakaran. Adapun tema pada pelatihan yaitu "Peningkatan Personil Barisan Pemadam Kebakaran yang Mandiri dan Profesional".

 Maksud dan tujuan dilaksanaknnya pelatihan menurut Abdul Rahim yaitu memberikan pembekalan sikap tanggap dan siaga dengan tujuan terbentuknya mental petugas BPK, dengan hasil tersedianya petugas BPK yang tangguh. (Did)
Powered by Telkomsel BlackBerry®
















Share this article :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | PT. MEDIA FOKUS BATULICIN | TANAH BUMBU
Copyright © 2011. FOKUS BATULICIN - All Rights Reserved