Home » » ADVERTORIAL : Pemda Hanya Memfasilitasi Warga Yang Menyerahkan Bukti Kepemilikan -Terkait sengketa lahan antara warga dan PT KAM

ADVERTORIAL : Pemda Hanya Memfasilitasi Warga Yang Menyerahkan Bukti Kepemilikan -Terkait sengketa lahan antara warga dan PT KAM

Written By Fokus Batulicin on Kamis, 16 Januari 2014 | 13.41

BATULICIN – Pemerintah daerah hanya akan memfasilitasi penyelesaian sengketa lahan itu khusus kepada warga yang menyerahkan data dukung atau bukti-bukti kepemilikan atas tanah yang disengketakan. 

Pernyataan tegas itu disampaikan oleh Mardani menyusul masih adanya warga yang hingga tenggat waktu yang sudah disepakati yakni tanggal 15 Januari 2013 sebagai hari terakhir penyerahan bukti-bukti kepemilikan lahan yang diklaim namun tidak juga menyerahkan.

"Untuk itu saya tegaskan kembali, pemerintah daerah hanya memfasilitasi warga yang telah menyerahkan bukti-bukti kepemilikan lahan yang diklaim. Bagi warga yang mengklaim lahan itu namun tidak menyerahkan bukti-bukti kepemilikan, pemerintah daerah tidak bisa memberikan fasilitasi", tegas Mardani saat memimpin rapat penyelesaian sengketa lahan antara warga 11 desa dari tiga kecamatan, Rabu (15/1) di Ruang Rapat Bupati di Gunung Tinggi Batulicin.

Padahal imbuhnya, pada pertemuan kedua beberapa waktu yang lalu warga sudah sepakat akan menyerahkan bukti-bukti kepemilikan lahan tersebut melalui kepala desa atau camat masing-masing untuk dibawa pada pertemuan pada tanggal 15 Januari 2014.

Dari sebelas desa yang lahannya bersengketa dengan PT KAM, hanya warga dari tiga desa yang menyerahkan bukti-bukti kepemilikan. Ketiga desa itu yakni Desa Saring Sungai Bubu Kecamatan Kusan Hilir atas nama Bahrani berupa segel dengan luasan tanah 19 Ha, Desa Saring Sungai Binjai yang diserahkan oleh Sekdes Arafsun Hadi berupa segel sebanyak 255 Ha, Desa Serdangan Kecamatan Kusan Hilir yang diserahkan oleh Kepala Desa Serdangan Andi Tanra berupa segel dengan luasan lahan 233 Ha.

Diungkapkan Bupati, pemerintah daerah akan berupaya semaksimal mungkin menyelesaikan sengketa lahan itu. Karenanya, paparnya lagi, pemerintah daerah berkomitmen terus berupaya untuk memfasilitasi agar permasalahan tersebut dapat selesai. Sayangnya, hingga limit waktu yang disepakati ternyata masih banyak warga yang belum atau tidak bersedia menyerahkan bukti-bukti kepemilikan tersebut kepada kepala desa atau camat setempat.

Dalam pertemuan tersebut, Bupati Mardani H Maming kembali memberikan tenggat waktu batas pengumpulan bukti-bukti kepemilikan lahan milik warga hingga tanggal 28 Januari 2014. Jika pada tanggal tersebut tidak juga terkumpulkan semua bukti-bukti, maka pemerintah daerah hanya akan memperjuangkan warga yang menyerahkan bukti-bukti kepemilikan tanah saja.

Jika semua bukti sudah terkumpulkan, selanjutnya akan dilakukan pemberkasan dan verifikasi  oleh pemerintah daerah dan Badan Pertanahan Nasional (BPN) terkait validitas bukti-bukti yang diserahkan oleh warga. Selanjutnya bukti-bukti itu akan dibawa bertemu dengan pihak PT KAM untuk membahas penyelesaian.  Setelah itu akan dimusyawarahkan dengan  PT KAM dan akan kita upayakan penyelesaiannya. Jika tidak ada upaya penyelesaian maka akan diteruskan ke pengadilan.

Bupati berharap, dalam menyelesaikan kasus sengkata lahan antara warga dan PT KAM akan terjadi win-win solution sehingga tidak merugikan warga nantinya. (relhum/ADV)

Keterangan :
Foto 1.  Sekdes Saring Sungai Binjai, Arafsun Hadi bersama Kepala Desa Serdangan Andi Tanra menyerahkan bukti-bukti kepemilikan tanah milik sebagian warga desa kepada Bupati Tanah Bumbu Mardani H Maming untuk ditindaklanjuti Pemerintah Daerah Kab. Tanbu.

Foto 2. Warga Desa Saring Sungai Bubu, Bahrani menyerahkan bukti kepemilikan tanah miliknya kepada Bupati Tanah Bumbu Mardani H Maming.

Share this article :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | PT. MEDIA FOKUS BATULICIN | TANAH BUMBU
Copyright © 2011. FOKUS BATULICIN - All Rights Reserved