Home » » H Supiani ZA SE MH : Di Indonesia Hanya 2 Hutan Adat Yang Diakui.

H Supiani ZA SE MH : Di Indonesia Hanya 2 Hutan Adat Yang Diakui.

Written By Fokus Batulicin on Sabtu, 03 Mei 2014 | 11.19

Terkait dengan klaim atas Hutan Adat Warga Dayak Batu Lasung yang digusur oleh PT Kodeco Timber, Wakil Ketua DPRD Tanah Bumbu, H Supiani ZA SE MH menyebut, di Indonesia hanya ada 2 Hutan Adat yang diakui, yakni Hutan Adat Pasir Kaltim dan Hutan Adat Lampung Sumatera.

Dalam pertemuan di Aula Kantor DPRD Tanah Bumbu yang dihadiri oleh perwakilan Bupati, Polres dan Dandim 1022 Tanah Bumbu, serta Dinas Kehutanan dan Perkebunan Tanbu, Camat dan Kapolsek Mantewe, Tokoh dan Ketua Adat Dayak Batu Lasung, juga Tim Praktisi Universitas Lambung Mangkurat (UNLAM) Banjarmasin, beserta pihak terkait dan puluhan warga Adat Dayak Batu Lasung dengan dikawal oleh beberapa personel Polres Tanah Bumbu, memperoleh 3 kesimpulan.

Meskipun melalui perdebatan yang alot dan panjang, dari masalah Undang Undang Agraria dan Keputusan Menteri Kehutanan, hingga Undang Undang Otonomi Daerah Nomor 32 dan tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten (RTRWK), tetap saja klaim Warga Adat Dayak Batu Lasung atas penggusuran ribuan hektar Hutan Adat dan puluhan hektar lahan pertaniannya belum bisa diselesaikan ganti ruginya.

"Kami DPRD bukan sebagai Eksekutor, tapi hanya sebagai Fasilitator.Untuk itu akan kami cuma bisa terbitkan Surat Rekomendasi untuk pembentukan Tim Penelitian," sebut H Supiansyah saat ditemui diruangannya usai pertemuan, Jum'at (02/05/14).

Ditambahkan H Supiansyah, di Indonesia cuma ada 2 Hutan Adat yang diakui oleh Pemerintah, yakni Hutan Adat Pasir di Kaltim dan Hutan Adat Lampung di Sumatera.
"Jika Pemkab Tanbu menerapkan RTRWK, maka daerah Batu Lasung tidak ada yang namanya Hutan Adat.Paling pihak perusahaan cuma akan ganti rugi tanam tumbuhnya, bukan lahannya," pungkasnya.(MIZ)
Powered by Telkomsel BlackBerry®
Share this article :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | PT. MEDIA FOKUS BATULICIN | TANAH BUMBU
Copyright © 2011. FOKUS BATULICIN - All Rights Reserved