Home » » ADVERTORIAL : Pemkab Jamin Ketersediaan Daging Layak Konsumsi

ADVERTORIAL : Pemkab Jamin Ketersediaan Daging Layak Konsumsi

Written By Fokus Batulicin on Senin, 30 Juni 2014 | 14.07




BATULICIN – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu (Pemkab Tanbu) menjamin ketersediaan daging segar yang aman, sehat, dan utuh serta halal untuk dikonsumsi bagi masyarakat.

Penyediaan daging segar dilakukan melalui pembangunan Rumah Pemotongan Hewan (RPH) di kawasan Jalan Bina Bersama, Desa Gunung Besar, Kecamatan Simpang Empat sebagai salah satu sentral produksi daging segar yang aman untuk dikonsumsi sebelum di pasarkan.

"Adanya RPH ini untuk lebih mempermudah masyarakat mendapatkan daging segar berkualitas. Ini juga merupakan upaya Pemerintah Daerah dalam menghindari maraknya penjualan daging kedaluarsa alias busuk di pasaran selama Ramadhan," kata Bupati Tanbu Mardani H Maming menyusul diresmikanya RPH tersebut belum lama tadi.

Mardani pun menyambut baik atas terbangunya RPH tersebut. Melalui RPH itu diharapkan mampu menambah kepercayaan masyarakat terhadap proses pemotongan hewan yang dilakukan oleh tenaga ahli secara aman dan halal sebelum dikonsumsi.

Permintaan jumlah daging, jelas bupati kemungkinan besar terus meningkat seiring bertambahnya usaha kuliner yang ada di daerah khususnya selama Ramadhan.

Fenomena ini dianggap perlu mendapat perhatian khusus dari pemerintah daerah agar kualitas daging yang dikonsusmsi masyarakat tetap terjaga keamananya.

"Dengan adanya RPH akan lebih mepermudah para peternak memotong hewan sebelum dipasarkan. Sehingga masyarakat dan pedagang tidak perlu repot untuk mendapatkan daging segar dan halal untuk dikonsumsi," katanya.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Kabupaten Tanbu, Abdul Karim pada saat meresmikan RPH tersebut Kamis (26/6) lalu juga menegaskan tujuan dibangunya RPH tersebut adalah untuk menjamin ketersediaan pangan lokal khususnya daging di masyarakat yang layak konsumsi.

RPH dibangun diatas lahan seluas 70 meter x 30 meter atau sekitar 2.100 M2 dari hasil hibah masyakat atas nama H Murani beserta keluarganya.

Biaya pembangunan RPH bersumber dari APBD 2013 sebesar Rp. 814.555.000. RPH yang dibangun memiliki kapasitas pemotongan hewan sebanyak 50 ekor perhari.

Fungsi RPH sendiri, katanya, akan lebih ditekankan untuk proses pemotongan hewan secara benar sesuai dengan syariat agama.

Lebih dari pada itu keberadaan RPH juga  untuk tetap menjaga kebersihan daging hewan sebelum dipasarkan dan mencegah kemungkin menularnya penyakit hewan pada manusia.

"Dari segi kesehatan, proses pemotongan hewan sebenarnya berpotensi terjadinya penularan penyakit zoonotik seperti jenis flu unggas, antrax, dan penyakit kulit lainya yang membahayakan manusia. Penyakit ini bisa menyebar pada lingkungan di sekitarnya," tegas Abdul Karim.

Namun demikian, tambahnya, dengan diresmikanya hasil pembangunan RPH pada tahap pertama ini setidaknya akan mampu mengakomodir pemotongan hewan ternak para petani di wilayah Kecamatan Simpang Empat dan Batulicin secara aman dan higienis.

Tahap kedua pembangunan RPH akan kembali dilanjutkan dengan membuat pagar keliling, kandang penampungan, unit pengolahan limbah padat dan cair, pembuatan pos jaga, mushola, kamar mandi, dan WC umum.

Terkait akses jalan menuju lokasi RPH Abdul Karimpun mengaku sudah mengusulkan kepada pihak Dinas Pekerjaan Umum (PU) Tanbu supaya kondisinya dapat segera diperbaiki hingga proses pengaspalan.

Dengan adanya infrastruktur jalan yang memadai kedepanya diharapkan keberadaan RPH dapat menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor peternakan.

"Namun saat ini kami masih dalam proses pembuatan Raperda terkait program retribusinya," jelas Abdul Karim. 

Sekedar untuk diketahui, berdasarkan data 2013, populasi ternak sapi di Kabupaten Tanbu mencapai 19.131 ekor dengan jumlah pemotongan sebanyak 4.230 ekor.

Sementara lokasi RPH yang diresmikan saat ini juga masih diprioritaskan untuk melayani pemotongan hewan jenis sapi, kerbau, dan kambing sedangkan untuk pemotongan unggas belum bisa terlayani mengingat ketersedian tempat yang belum memadai.

"Namun kondisinya akan terus kami benahi. Tentunya pada tahap pembangunan yang kedua nanti," pungkas Abdul Karim.(Adv/relhum)

Keterangan :

Foto 1. Bupati Tanah BumbuMardani H Maming  pada saat menyerahkan hewan ternak kepada salah satu warga. Sektor peternakan mendapat perhatian dari pemerintah kabupaten tanah bumbu dalam upaya meningkatkan perekonomian warga khususnya para peternak.

Foto 2. RPH Batulicin diharapkan dapat menfasilitasi pemotongan hewan yang dilakukan para pemotong/pejagal diwilayah Kecamatan Simpang Empat dan Batulicin. Kapasitas pemotongan untuk RPH Batulicin sebanyak 50 ekor pemotongan perharinya.

Foto 3. Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan Tanbu, AbduL Karim pada peresmian RPH Batulicin, Kamis (26/6) di Desa Gunung Besar Kecamatan Simpang Empat.

Foto 4. Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan Tanbu, Abdul Karim pada saat meresmikan RPH Batulicin.


Share this article :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | PT. MEDIA FOKUS BATULICIN | TANAH BUMBU
Copyright © 2011. FOKUS BATULICIN - All Rights Reserved