Home » » Pelsus Batubara Diduga Susutkan Tangkapan Warga Nelayan.

Pelsus Batubara Diduga Susutkan Tangkapan Warga Nelayan.

Written By Fokus Batulicin on Sabtu, 21 Juni 2014 | 07.28

Tanah Bumbu -
Banyaknya Pelabuhan Khusus Batubara dipesisir pantai, antara Kecamatan Satui Hingga Kecamatan Simpang Empat Tanah Bumbu berdampak pada hasil tangkap ikan warga nelayan.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Tanbu, Ir Bakhriansyah MM saat memberikan sambutan pada Acara Pembukaan Upgrading SKK 30-60 Mil menjadi Ankapin III Bagi Nelayan Kabupaten Tanah Bumbu Propinsi Kalimantan Selatan, di Gedung 7 Pebruari Pagatan Kusan Hilir, Jum'at (20/06/14).

Menurut Bakhriansyah, secara fakta dari hasil laporan warga nelayan menyebut, mereka mengeluhkan hasil tangkapan ikan yang tak lagi banyak.Dengan menyusutnya hasil tangkapan ikan karena adanya aktifitas industri seperti Pelsus Batubara, warga nelayan juga terkendala dengan sarana kapal tangkap yang berkapasitas kecil, yakni hanya 3 sampai 10 GT, yang menyebabkan mereka cuma bisa melaut didaerah pesisir saja.

Apa yang disampaikan oleh Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Tanbu tersebut, juga dibenarkan oleh salah seorang instruktur Balai Pelatihan dan Pendidikan Perikanan Banyuwangi, Madjunin."Secara otomatis, ekologi laut jelas akan berpengaruh bila ada kegiatan industri, dan itu berdampak pada hasil tangkapan ikan nelayan," sebut Madjunin.

Masih menurut Madjunin, berdasarkan pengakuan dari nelayan yang mengeluhkan zona tangkap diderah industri, bukan hanya nelayan sini saja, tapi nelayan didaerah lain yang berada didaerah zona industri pun akan mengalami dampak yang sama.
"Solusinya adalah, pemerintah daerah harus menetapkan zona konservasi yang merupakan daerah asuhan, agar bisa membuat perkembangbiakan biota laut diluar dari daerah zona industri," pungkasnya.(MIZ)

Powered by Telkomsel BlackBerry®
Share this article :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | PT. MEDIA FOKUS BATULICIN | TANAH BUMBU
Copyright © 2011. FOKUS BATULICIN - All Rights Reserved