Home » » ADVERTORIAL : Petani Dihimbau Dapat Gunakan Pupuk Organik

ADVERTORIAL : Petani Dihimbau Dapat Gunakan Pupuk Organik

Written By Fokus Batulicin on Kamis, 17 Juli 2014 | 11.12

BATULICIN - Petani di Bumi Bersujud Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu) dihimbau untuk dapat  menggunakan pupuk organik sebagai bentuk partisipasi turut menjaga keseimbangan lingkungan.

Salah satu upaya yang bisa dilakukan oleh masyarakat petani adalah dengan mengolah pupuk organik secara mandiri atau swadaya.

Namun begitu, untuk bisa membuat atau mengolah pupuk organik dibutuhkan kemampuan dan keterampilan dalam membuat pupuk organik sehingga pada gilirannya penggunaan pupuk organik secara luas di masyarakat.

Penggunaan pupuk organik sendiri diharapkan dapat mengurangi ketergantungan petani terhadap penggunaan pupuk kimia atau an-organik secara berlebihan.

"Cara ini sekaligus dapat mengurangi beban modal para petani. Sebab biaya pupuk organik akan jauh lebih murah dan lebih efisien dibandingkan pupuk an-organik," kata Mardani H. Maming beberapa waktu yang lalu.

Upaya pemberian pemahaman kepada masyarakat terkait manfaat pupuk organik diharapkan terus menerus disampaikan kepada petani.

Peran aktif tenaga penyuluh yang langsung terjun ke lapangan juga sangat dibutuhkan agar para petani lebih memiliki wawasan dan motifasi untuk membuat pupuk organik.

Kepala Badan Pelaksana Penyuluh Pertanian, Perikanan, dan Kehutanan (BP4K), Kabupaten Tanbu, Mustaing melalui Kepala Bidang Ketenagaan Diklat dan Supervisi Penyuluhan, Burhanuddin di Batulicin menyatakan pihaknya masih perlu bekerja keras melakukan pembinaan secara teknis kepada para petani.

Namun yang perlu dipahami secara umum sebutnya, masyarakat petani harus terlebih dahulu memahami benar bahwa penggunaan pupuk organik cenderung  lebih ramah lingkungan meski reaksi kesuburanya terhadap jenis tanaman relatif agak lama dibandingkan pupuk kimia.

Namun kualitas tanaman yang dihasilkan akan jauh lebih baik dibandingkan dengan tanaman yang ada pada umumnya.

Terkait upaya pembinaan yang dilakukan terhadap petani, pihaknya telah melakukan beragam langkah taktis seperti pelatihan dan penyuluhan terhadap kelompok tani secara langsung di lapangan.

Termasuk dengan mengikutsertakan kelompok tani untuk belajar membuat pupuk organik ke sebuah perguruan tinggi.

Tahun ini pemerintah daerah, katanya akan mengirim sebanyak 40 kelompok petani untuk mengikuti pelatihan pembuatan pupuk organik dan teknik budidaya tanaman ke Universitas Lambung Mangkurat (Unlam) Banjarmasin.

Pengiriman kelompok tani didasarkan atas kerjasama Pemerintah Daerah dengan pihak Unlam Banjarmasin dalam upaya meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) petani.

"Tahapan kerjasamanya masih dalam proses. Namun setidaknya sebelum akhir tahun ini bisa dilaksanakan," kata Burhanuddin seraya berharap pengetahuan para petani akan lebih berkembang pasca dilaksanakan kerjasama tersebut.

Penggunakan pupuk organik, katanya, bukanlah hal yang sulit untuk dilakukan petani. Kendati belum banyak petani yang berminat menggunakan pupuk organik, namun pihaknya optimistis kalau suatu saat nanti petani akan lebih memilih menggunakan pupuk organik mengingat cara pengolahan dan penyediaan bahan bakunya yang relatif mudah tanpa harus mengeluarkan biaya yang tinggi.

Secara umum petani diakui masih banyak tergantung menggunakan pupuk an-organik, seperti jenis urea, TSP/SP36, Za dan yang lainnya.

Fakta ini disebabkan masih terbatasnya pola pikir petani yang ingin mengaharapkan jumlah produksi melimpah dalam waktu relatif singkat tanpa mengantisipasi resiko yang ditimbulkan.

"Penggunaan pupuk an-organik yang terlalu berlebihan justru dapat mengurangi tingkat kesuburan tanah. Berbeda dengan pupuk organik, kesuburan tanah bertahan lama dan kwalitas panen yang dihasilkan akan semakin baik," katanya.(Adv/relhum)

Ket Foto:
F 1 : Bupati Tanah Bumbu, Mardani H Maming secara simbolis menyerahkan bantaun motor terhadap tenaga penyuluh. Motor ini diharapkan dapat lebih mempermudah operasional di lapangan dalam upaya meningkatkan wawasan petani terkait proses budidaya tanaman dan pembuatan pupuk organik di Bumi Bersujud.

F 2 : Kepala BP4K Kabupaten Tanbu, Mustaing memperlihatkan kualitas padi petani di Bumi Bersujud yang siap dipanen.



Powered by Telkomsel BlackBerry®
Share this article :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | PT. MEDIA FOKUS BATULICIN | TANAH BUMBU
Copyright © 2011. FOKUS BATULICIN - All Rights Reserved