Home » » Siswa SDN 6 Kampung Baru Tempati Los Pasar.

Siswa SDN 6 Kampung Baru Tempati Los Pasar.

Written By Fokus Batulicin on Kamis, 07 Agustus 2014 | 18.36

Tanah Bumbu -
Terbakarnya gedung SDN 6 Kampung Baru pada Minggu (03/08/14) malam, membuat semua siswanya terpaksa harus diungsikan belajar pada SDN lain di kecamatan Simpang Empat.

Menurut Kepala Sekolah SDN 6 Kampung Baru, Fakhruroji menyebut ada beberapa saran dari para orang tua agar anak mereka ditempatkan di eks lokasi kebakaran dengan mendirikan tenda, ada pula yang menyarankan agar ditempatkan di eks gudang playwood milik PT Kodeco, dan ada pula yang menyarankan agar menempati los Pasar Minggu yang tidak terpakai.
"Setelah kami berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan, akhirnya untuk sementara kegiatan belajarnya diungsikan dulu ke sekolah lain," jelas Fakhruroji.

Menyikapi dengan terbakarnya gedung sekolah tersebut, Wakil Bupati Tanbu, Difriadi Darjat menyarankan pada Sekdakab Tanbu agar segera membangun kembali sekolah yang baru.
"Bila memang ada aturannya, segera bangun kembali gedung sekolah yang baru," ujar Difriadi melalui telepon seluler dihadapan para media, Senin (04/08/14).

Kepala Dinas Pendidikan Tanah Bumbu, Ir Sartono ST saat ditemui menyebut, melalui ABT saat ini sudah dialokasikan dana sebesar Rp 400 juta untuk pembangunan pagar dan kantor sekolah.Sedangkan untuk ruang kelasnya direncanakan dibangun pada Anggaran 2015 mendatang.
"Secara normatif, kita sudah menganggarkan untuk pembangunan pagar dan kantor sekolah, sedangkan ruang kelasnya masih dalam proses pengajuan anggaran Tahun 2015 nanti," sebutnya.

Masih menurut Sartono, tidak menutup kemungkinan bila nantinya disetujui oleh Pemerintah Propinsi, maka pembangunan gedung sekolah yang baru bisa cepat terealisasi melalui Anggaran Tanggap Darurat, karena sifatnya urgen dan mendesak.
"Itu untuk normatif, sedangkan terobosan,kita bersama BPBD dan DPU lagi menyusun proposal untuk disampaikan pada Pemerintah Propinsi dan bagian keuangan daerah.Kita lihat nanti, ada tidak dana pencadangan bencana, bila ada, akan kita lihat bagaimana aturan penggunaannya," jelas Sartono.

Yang pasti, tambahnya,apa yang bisa kita kerjakan, akan kita kerjakan dulu, seterusnya kita masih menunggu.Namun yang pasti bangunan sekolah yang akan kita bangun nanti dibenahi dan ditambah, yakni sebanyak 18 ruang kelas dan ditambah lagi dengan 4 buah bangunan toilet.

"Sementara para siswa akan kita pindahkan dulu ke los Pasar Minggu yang tak terpakai, realisasinya dalam bulan ini juga.Sedangkan untuk pembangunan gedung sekolah yang baru, paling lambat Agustus 2015 nanti sudah bisa ditempati," pungkasnya.(MIZ)
Powered by Telkomsel BlackBerry®
Share this article :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | PT. MEDIA FOKUS BATULICIN | TANAH BUMBU
Copyright © 2011. FOKUS BATULICIN - All Rights Reserved