Home » » Pedagang Dilarang Berjualan Diatas Trotoar -Satpol PP Gelar Penertiban PKL

Pedagang Dilarang Berjualan Diatas Trotoar -Satpol PP Gelar Penertiban PKL

Written By Fokus Batulicin on Kamis, 30 Oktober 2014 | 14.00

BATULICIN – Para pedagang khususnya Pedagang Kaki Lima (PKL) dihimbau untuk tidak menjadikan trotoar sebagai tempat berjualan. Himbauan tersebut seiring dengan upaya Pemerintah KabupatenTanah Bumbu (Pemkab Tanbu) untuk mewujudkan tatanan kota agar terlihat rapi dan bersih.

Hal tersebut seiring pula dengan keinginan Pemkab Tanbu untuk menjadikan kota Batulicin terlihat indah dan menjadi kota yang nyaman bagi penduduknya.

Demikian dikatakan oleh Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemkab Tanah Bumbu, Drs.H. M. Idj'rai, M.Pd pada saat melakukan penertiban sekaligus sosialisasi kepada para PKL dan pengguna jalan, Rabu (29/10) didampingi Kasatpol PP dan Linmas Tanbu, Drs. Herlambang.

Menurut H.M. Idj'rai, trotoar dibangun agar dapat memudahkan para pejalan kaki. Bukan digunakan untuk menjadi tempat berjualan bagi PKL bahkan dijadikan sebagai tempat parkir.
Lebih lanjut, dikatakan H.M. Idj'rai pemerintah daerah sedang giat-giatnya melaksanakan pembangun infrastruktur.

Seperti pelebaran jalan, penataan perkotaan, pembangunan drainase serta trotoar.

Untuk itu, diminta kepada semua pihak agar dapat secara bersama-sama menjaga bangunan tersebut sehingga dapat bertahan dan berfungsi dengan lama.

"Sangat disesalkankan jika trotoar yang baru saja selesai pengerjaannya tersebut rusak dan tidak bertahan dengan lama karena diatasnya dijadikan tempat berjualan bagi PKL dan tempat parkir," Ujar H.M. Idj'rai.

Sementara itu, Kasi Ops dan Penindakan pada Satpol PP dan Linmas Kabupaten Tanah Bumbu, Sarmidi,S.Sos selaku Ketua Rombongan pelaksanaan penertiban PKL mengatakan kegiatan yang dilakukan oleh tim gabungan tersebut dalam rangka melakukan penertiban terhadap para pedagang yang berjualan diatas trotoar dan melebihi badan jalan.

Hal tersebut seiring dengan upaya pemerintah daerah untuk menata wilayah perkotaan agar terlihat rapi dan tidak terkesan kumuh.

Terkait pelaku pelanggaran, dikatakan Sarmidi pihaknya akan memberikan teguran kepada para pedagang untuk tidak berjualan diatas trotoar dan bahu jalan. Jika teguran tersebut tetap dilanggar maka akan dilakukan tindakan yang lebih berat seperti penyitaan barang dagangan.

Adapun kegiatan penertiban PKL tersebut dilaksanakan oleh Tim Gabungan terdiri dari Dinas Tata Kota dan Bangunan (Distabanan), Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi (Dishubkominfo), Dinas Pasar dan Kebersihan (Dispashan), Kantor Satuan Polisi Pamong Praja dan Perlindungan Masyarakat (Satpol PP dan Linmas), serta Kecamatan Simpang Empat. Sedangkan tempat yang menjadi kawasan penertiban PKL yaitu disepanjang Jalan Raya Batulicin, Pusat Niaga Bersujud, Jalan Raya Tungkaran Pangeran Pasar Sabtu, dan Jalan Transmigrasi Plajau Kecamatan Simpang Empat.

Terkait pelaksanaan razia PKL, tim gabungan dibagi menjadi dua tim untuk melakukan pengawasan dan tindakan disejumlah jalur yang telah ditentukan sebelumnya. Penertiban PKL tersebut dimulai sejak jam 09.00 wita sampai 13.00 wita. Kemudian dilanjutkan kembali pada jam 14.00 wita sampai dengan jam 17.00 wita.

Himbauan jangan berjualan diatas trotoar jalan harus segera dilakukan. Hal tersebut seiring dengan gencarnya pemerintah daerah melakukan pembangunan infrastruktur disegala bidang. Jika tidak diatur dari sekarang, maka kedepannya akan susah untuk ditertibkan dan akan menimbulkan masalah baru kedepannya nanti. (relhum)
Share this article :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | PT. MEDIA FOKUS BATULICIN | TANAH BUMBU
Copyright © 2011. FOKUS BATULICIN - All Rights Reserved