Home » » ADVERTORIAL Penertiban PKL Secara Marathon

ADVERTORIAL Penertiban PKL Secara Marathon

Written By Fokus Batulicin on Senin, 03 November 2014 | 11.59

BATULICIN – Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu) melakukan penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) secara marathon.

Pasalnya giat penertiban PKL yang dilakukan jajaran Sat Pol PP mulai pagi hingga malam hari di sepanjang jalan protokol kawasan Pasar Minggu atau Pusat Niaga Bersujud hingga kawasan Simpang Empat, Kecamatan Simpang Empat tak diindahkan para PKL.

Para PKL masih banyak yang membandel dengan berjualan di sejumlah titik jalan protokol meski kerapkali di razia dan di ruas jalan terdapat pemberitahuan larangan berjualan.

"Kadang kita di buat geram oleh ulah PKL yang tidak mau ditertibkan. Siang harinya dirazia, tapi sore harinya atau menjelang malam hari mereka kembali berjualan di sejumlah ruas jalan yang selama ini kita larang," kata Sekretrasi Daerah (Sekda) Said Akhmad dihadapan peserta apel pagi jajaran Pemkab Tanbu, pekan lalu.

Karena Sekda meminta, sesuai arahan Bupati Mardani H. Maming agar jajaran Sat Pol PP Tanbu secara merathon dan rutin terus melakukan penertiban PKL, sampai akhirnya para PKL jera dan tak lagi melanggar aturan yang berlaku dengan menjual dagangan mereka di tempat-tempat yang jelas-jelas dilarang.

Dari hasil penertiban itu, Sat Pol PP berhasil mengamankan sejumlah gerobak tempat berjualan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan gerobak buah serta mobil pik up milik PKL. Aksi pengamanan ini diharapkan menjadi contoh bagi PKL yang lain agar mereka tidak lagi berjualan di sembarang tempat khususnya di badan jalan atau trotoar yang dapat mengganggu kepentingan umum.

"Upaya ini terpaksa harus kita lakukan, karena sejauh ini teguran kami tak diindahkan oleh para PKL. Terbukti masih ada diantaranya yang berjualan disejumlah titik trotoar maupun badan jalan," kata Kasat Pol PP, Herlambang yang memimpin aksi penertiban PKL tersebut.

Terpisah, Bupati Tanbu, Mardani H Maming mengharapkan seluruh lapisan masyarakat turut mendukung jalannya penertiban PKL demi meningkatkan kebersihan dan keindahan pusat Kabupaten Tanbu.

Dengan tidak adanya PKL yang berjualan di sembarang tempat, kondisi kota dipastikan tidak tampak semrawut akibat banyaknya PKL yang berjualan di badan jalan atau sepanjang trotoar.

Mardani menambahkan, keberadaan jalur  trotoar adalah untuk mempermudah lalulintas pejalan kaki. Trotoar tidak boleh digunakan sebagai tempat berjualan para PKL apalagi dimanfaatkan sebagai lahan parkir.
   
"Tidak selayaknya trotoar dijadikansebagai tempat berjualan oleh para PKL. Untuk itulah mereka harus ditertibkan demi lebih meningkatkan kebersihan dan keindahan kota yang kita cintai ini," katanya.

Sementara itu untuk diketahui, sudah lebih dua pekan terakhir jajaran Sat Pol PP melakukan penertiban PKL secara marathon.  Program penertiban ini akan terus dilakukan dengan menyisir jalan protokol dan jalur trotoar khususnya di kawasan Kecamatan Simpang Empat sampai benar-benar dipastikan tak ada lagi PKL yang berjualan di lokasi tersebut (Adv/relhum).

KETERANGAN :

FOTO 1 : Sekda Tanbu Said Akhmad saat menyampaikan arahan Bupati Tanbu Mardani H Maming pada saat apel pagi di Gunung Tinggi, meminta kepada Satpol PP bersama instansi terkait agar melakukan penertiban PKL secara  rutin agar kebersihan dan keindahan kota Kabupaten dapat terwujud.

FOTO 2 : Sat Pol PP saat mengamankan gerobak  milik PKL yang berjualan diatas trotoar yang mengganggu kepentingan umum khususnya pejalan kaki.

FOTO 3 : Satpol PP Tanbu saat melakukan razia penertiban PKL di sepanjang Jalan Protokol kawasan Pasar Minggu Kecamatan Simpang Empat. Penertiban PKL dilakukan oleh Satpol PP pada siang dan malam hari secara marathon setiap harinya.




Share this article :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | PT. MEDIA FOKUS BATULICIN | TANAH BUMBU
Copyright © 2011. FOKUS BATULICIN - All Rights Reserved