Home » » Cegah DBD, Mardani Ajak Warga Untuk Hidup Bersih dan Sehat

Cegah DBD, Mardani Ajak Warga Untuk Hidup Bersih dan Sehat

Written By Fokus Batulicin on Selasa, 10 Februari 2015 | 18.44

BATULICIN – Bupati Tanah Bumbu (Tanbu) Mardani H Maming mengajak agar masyarakat membudayakan perilaku hidup sehat dan bersih untuk mencegah terserangnya penyakit Demam Berdarah Dengue(DBD).

Memasuki perubahan musim kemarau ke musim penghujan seperti ini, kata Bupati kita harus mewaspadai penyakit DBD yang dibawa oleh nyamuk jenis Aedys Aegepty.

Untuk itu, kata Bupati, dihimbau kepada Kepala Desa agar bekerjasama dengan tokoh masyarakat untuk menggerakkan masyarakat menggiatkan gotong royong bersih-bersih dilingkungan masing-masing.

"bersih-bersih lingkungan sangat baik dilakukan guna mencegah dan memberantas sarang nyamuk Aedes Aegepty yang menyebarkan virus demam berdarah," ujar Bupati, Selasa (10/2) di Batulicin.

Bersih-bersih lingkungan yang dimaksud tersebut kata Bupati yaitu dengan membersihkan lingkungan sekitar dari genangan air penyebab sarang nyamuk.

Kemudian, kata Bupati, dirinya juga sudah mengintruksikan kepada Dinas Kesehatan (Dinkes) Tanbu untuk gencar melaksanakan sosialisasi di puskesmas-puskesmas dan bidan dengan sasaran sosialisasi ke masyarakat untuk menggalakkan kegiatan pemberantasan sarang nyamuk Aedys Aegepty.

"Selain sosialisasi juga harus dilakukan fogging dipemukiman masyarakat," ujar Bupati.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Tanbu HM. Damrah melalui Kepala Bidang Pengendalian Masalah Kesehatan Rakhmatullah mengatakan instruksi dari Bupati Tanah Bumbu Mardani H Maming terkait waspada penyebaran penyakit DBD dengan memberantas sarang nyamuk tersebut sudah dijalankan oleh Dinkes Tanbu melalui kegiatan sosialisasi pemberantasan sarang nyamuk serta melakukan fogging dipemukiman penduduk.

Kemudian sebagai antisipasi pencegahan sarang nyamuk, dikatakan Rakhmatullah, Dinkes juga telah membagikan Abate kepada warga yang dimaksudkan untuk mematikan jentik-jentik nyamuk.

Dalam hal pemberantasan sarang nyamuk penyebab DBD kata H. Rahmatullah yang terpenting adalah dukungan penuh dari masyarakat melalui 3 M yaitu Menguras artinya menguras tempat penampungan air seperti bak mandi, ember dan sebagainya. Kemudian Menutup yaitu menutup tempat penampungan air seperti drum, kendi, dll. Lalu Menimbun yaitu menimbun benda-benda yang bisa menjadi tempat sarang nyamuk seperti kaleng bekas dan sebagainya.

Terkait kasus DBD yang ada di Tanbu, Rakhmatullah mengatakan dari data yang ada pada Dinkes Tanbu tahun 2015 menunjukkan sebanyak 54 kasus DBD. Dari 54 kasus yang ada tidak sampai menimbulkan korban jiwa alias nol korban jiwa.

Namun demikian, kata Rakhmatullah masyarakat juga harus waspada dengan penyakit DBD ini. Dengan menerapkan pola hidup bersih dan sehat. (relhum)
Share this article :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | PT. MEDIA FOKUS BATULICIN | TANAH BUMBU
Copyright © 2011. FOKUS BATULICIN - All Rights Reserved