Home » » Jelang Ramadhan Beberapa Pusat Perbelanjaan Mendapat Pengawasan

Jelang Ramadhan Beberapa Pusat Perbelanjaan Mendapat Pengawasan

Written By Fokus Batulicin on Rabu, 10 Juni 2015 | 17.37


BATULICIN-Untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat   menyusul tingginya tingkat konsumsi masyarakat saat memasuki bulan ramadhan.  Bagian Ekonomi Sekretariat Daerah Tanah Bumbu (Tanbu)melakukan upaya pengeawasan ke beberapa pusat perbelanjaan di wilayah setempat.

Sidak yang akan dilakukan menjelang bulan suci ramadan ini bertujuan untuk mengantisipasi  beredarnya makanan dan minuman  yang sudah kadaluarsa atau tidak layak konsumsi, sehingga tidak sempat terlindungi atau dikonsumsi masyarakat.

Kepala Bagian Ekonomi Setda Tanbu, Suhartoyo dalam keterangannya Selasa (09/6) di ruang kerjanya mengatakan. Pelaksanaan sidak terbentuk dalam satu tim. Yakni. Bagian Ekonomi, Dinas Kesehatan, Dinas Perdaganagan dan Prindustrian, Kantor  Ketahanan Pangan  serta dibantu oleh pihak Satpol PP setempat.

"Kita akan melakukan pemeriksaan  terhadap semua makanan dan minuman yang dijual dipusat perbelanjaan itu.  Bila ditemuan ada yang telah kadaluarsa atau tidak layak konsumsi, pihaknya akan segera mengamankannya."ungkap dia.

Bahkan tidak hanya mengamankan makanan dan minuman bermasalah tersebut. Pihaknya juga akan memberikan peringatan kepada pengelola pusat perbelanjaan tersebut akan tidak menjual barang yang serupa.

Dalam pelaksanaan sidak dilaksanakan selama tiga hari.  dimulai di kecamatan simpang empat, Kecamatan Kusan Hiir hingga Kecamatan Satui. Walhasil dalam pantauan dilapangan telah ditemukan salah satu barang yang kadaluarsa, namun pihak tim tetap memberikan peringatan untuk tidak mengulanginya lagi.  
Suhartoyo  melanjutkan.

Pelaksanaan sidak tidak sampai pada pusat perbelanjaan. sasaran juga dilakukan pemilik gudang serta toko sembako.‎ Dalam pengawasan terhadap pemilk gudang, dimaksudkan guna mengetahui sejauhmana stok barang serta menghindari penumpukan barang. 

"Yang perlu diantisipasi barang ditimbun maka akan berpengaruh oknum yang akan memainkan harga barang,  sementara dalam aturan masa penyimpanan maksimal 3 bulan kalau lebih berarti penimbunan yang akan bersentuhan dengan pelanggaran hukum konsumen."imbuhnya.

Untuk toko sembako juga menjadi pengawasan. Tim akan mengawasi ketersediaan barang,  serta mengetahui data sejauhmana peningkatan permintaan masyarakat terhadap barang. " dengan monitoring tersebut,  lonjakan harga  barang yang merugikan masyarakat  dapat diminimalisir."pungkasnya.(relhum)  
 
    


Share this article :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | PT. MEDIA FOKUS BATULICIN | TANAH BUMBU
Copyright © 2011. FOKUS BATULICIN - All Rights Reserved