Home » » Batulicin, Akhirnya Punya Pasar Batu Akik. Sekda Kab Tanbu Sayid Ahmad Resmikan

Batulicin, Akhirnya Punya Pasar Batu Akik. Sekda Kab Tanbu Sayid Ahmad Resmikan

Written By Fokus Batulicin on Jumat, 03 Juli 2015 | 09.06

‎Seperti yang di inginkan masyarakat pencinta batu akik di Batulicin Kabupaten Tanah Bumbu, sejak beberapa tahun lalu, akhirnya di pertengahan Tahun 2015 ini Kabupaten Bumi Bersujud memiliki Pasar Batu Akik seperti kota kota lainnya di Indonesia. Pasar Batu Akik yang baru saja di resmikan Oleh Bupati Tanah Bumbu Mardani H. Maming melalui Sekretaris Daerah Kab. Sayid Ahmad Assegaf, kemarin (1/7) terletak di Pusat Niaga Bersujud Pasar Minggu Kampung Baru Kecamatan Simpang Empat.

Pasar Batu yang dipelopori oleh sejumlah Komunitas Pencinta Batu Akik di Tanah Bumbu, Batulicin Gemstone Community mengajak sejumlah pengrajin dan pedagang batu akik yang selama ini tidak memiliki stand, toko maupun tempat pengrajinan batu akik permanen di pinggiran jalan, untuk bisa mengambil stand di pasar batu akik secara cuma cuma. Namun, hanya karena perlu mendapat renopasi eks pusat permainan anak anak pasar minggu itu untuk disulap menjadi kawasan sentra batu akik semi permanen tiap pedagang hanya dipungut uang pemasangab instalasi listrik, dan pembuatan dinding stand. 

"Alhamdulillah, kita akhirnya memiliki pasar batu akik seperti tempat lainnya. meskipun terlihat sederhana namun pasar ini kami sangat optimis bisa berkembang lebih maju lagi. Kami juga sangat berterimakasih kepada pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu, yang selama ini memberi perhatian lebih kepada kami hingga bisa memiliki tempat khusus untuk berjualan dan juga untuk membuat kerajinan batu akik langsung ditempat ini" Ujar Wawan  Andreas Leo‎, salah seorang pehoby batu akik yang juga salah seorang pengurus Batulicin Gemstone Community.

Sementara Erno Rudy Handoko Selaku Ketua Batulicin Gemstone Community mengatakan, dengan keberadaan pasar batu akik di Batulicin ini diharapkan dapat mewadahi para penggila batu akik untuk berburu batu akik baik mereka yang dari dari wilayah Tanah Bumbu dan sekitarnya juga dari daerah luar pulau kalimantan. Selain itu tentunya dengan memiliki tempat yang strategis seperti ini, para pengrajin batu akik di Batulicin dapat mengexploresi dan mengexpose bergam jenis batu akik andalan dari Tanah Bumbu menjadi salah satu khas cindera mata lainnya.

"selama ini kita banyak memiliki batu akik yang bagus bagus dari Tanah Bumbu namun masih belum banyak yang mengetahuinya. oleh karena itu kita berharap dengan memiliki pasar seperti ini tentunya beragam batu akik yang kita miliki dapat dikenal lebih luas lagi" ujar Erno.

Saat ini, untuk wilayah Tanah Bumbu ‎Batu Akik Jenis Fosil Kayu Ulin atau Black Borneo  masih menjadi batu paforit dan menjadi batu akik khas Bumi Bersujud, yang saat ini terus bersaing dengan Red Borneo yang berasal dari Riam Kanan. jika Red Borneo terkenal dengan warna merah muda manisnya, Black Borneo justru terkenal dengan keunikan motif, serat dan juga warna alaminya. Bahkan jika beruntung dengan mudah kita menemukan fosil kayu ulin yang sudah tembus hingga jika terkena paparan cahaya batu hitam itu akan berubah warna menjadi kemerah merahan.

Sesaat setelah meresmikan Pasar Batu Akik itu, Sekda Kab Tanah Bumbu Sayid Ahmad juga menyempatkan diri berkunjung ke sejumlah Stand sambil melihat sejumlah batu akik yang dijual ditempat itu. Sayid Ahmad juga berharap, kelak ditempat ini, di Pasar Batu Akik ini bisa diadakan kontes dan pameran batu akik level Ka‎bupaten bahkan Provensi Kalimantan Selatan. 

"kita berharap, dengan keberadaan pasar batu akik ini tentunya mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat kita ditengah melemahnya  ekonomi yang terjadi saat ini, yang terjadi bukan saja di Tanah Bumbu saja melainkan juga terjadi secara nasional. Sejumlah potensi andalan seperti komoditi ‎ekspor batu bara, karet dan juga kelapa sawit  sedang merosot, beruntungnya dengan mewabahnya demam batu akik ini, diharapkan mampu membuka peluang bisnis baru yang mampu mendongkrak perekonomian masyarakat menengah ke bawah. prospeknya bagus, karena batu akik ini banyak yang bisa ikut terlibat di dalamnya, dari jasa pengrajin, kemudian bahan baku, alat pembuat batu akik, serta batu akik jadi, semuanya memiliki pangsa pasar sendiri, sehingga ini membuka peluang usaha lainnya." papar Sekda Kab Tanbu itu. (Ley)

Share this article :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | PT. MEDIA FOKUS BATULICIN | TANAH BUMBU
Copyright © 2011. FOKUS BATULICIN - All Rights Reserved