Home » » Implementasi Manajemen Illahiyah Tak Sekedar Simbolis

Implementasi Manajemen Illahiyah Tak Sekedar Simbolis

Written By Fokus Batulicin on Senin, 27 Juli 2015 | 09.03


BATULICIN – Jajaran Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu) terus berupaya mengimplementasikan nilai-nilai "Manajemen Illahiyah" secara konkrit ditengah masyarakat.
Nilai-nilai keagamaan yang terangkum dalam sistem "Manajemen Illahiyah" diharapkan tidak hanya sekedar menjadi selogan atau simbolis belaka dalam penerapannya.

"Nilai-nilai Manajemen Illahiyah hakekekatnya perlu kita pahami secara luas. Intinya adalah untuk meningkatkan kualitas moral yang lebih baik," kata Bupati Tanbu Mardani H Maming di Batulicin.

Bupati menambahkan, tidak sedikit program daerah khususnya dibidang keagamaan yang secara tidak langsung diproyeksikan untuk mendorong penerapan nilai-nilai Manajemen Illahiyah.

Sehingga program keagamaan yang awalnya dirintis Bupati pertama Tanbu, dr. HM. Zairullah Azhar tersebut, saat ini pelaksanaannya menjadi lebih konkrit sesuai kebutuhan riil dimasyarakat.

Program daerah tersebut, jelas Bupati, antara lain penyaluran beasiswa bagi para santri berprestasi untuk melanjutkan pendidikan ke Hadramaut, Yaman.

Kemudian pemberian jaminan kesehatan bagi para ulama se-Kabupaten Tanbu, peningkatan wawasan keagamaan masyarakat melalui program ziarah, penyaluran dana hibah untuk membangun masjid, dan sejumlah program keagamaan rutin lainnya yang sudah berlangsung setiap tahun.

Semua itu bertujuan untuk membangun bangsa yang lebih baik melalui pendekatan agama yang terangkum dalam sistem Manajemen Illahiyah. Bukan berarti Manajemen tersebut saat ini hilang, tapi mungkin pelaksanaannya yang saat ini agak berbeda", tegas Mardani.

Secara terpisah, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Tanbu, HM. Fadly Muis juga mengakui tidak sedikit manfaat program daerah khususnya dibidang ke agamaan yang saat ini dirasakan oleh masyarakat.

Sejumlah tempat ibadah yang awalnya terkesan kurang layak untuk ditempati, saat ini berdiri kokoh berkat adanya bantuan hibah dari pemerintah daerah.

Program jaminan kesehatan terhadap para ulama juga turut menambah semangat mereka dalam upaya menyampaikan syiar agama kepada masyarakat.

Semangat ini ditambah dengan adanya program beasiswa bagi para santri ke Hadramaut dengan harapan mereka yang lulus dari sana bisa belajar dan mengamalkan syiar-syiar agama kepada masyarakat didaerah.

Tentunya, tidak sedikit anggaran yang digelontorkan oleh pemerintah daerah membantu pembangunan sarana peribadatan yang ada di setiap pelosok pedesaan, ratusan juta bahkan milyaran rupiah baik untuk pembangunan mesjid, langgar atau mishalla, pondok pesantren, majlis ta lim, maupun bantuan dalam bentuk lainnya yang sangat terasa manfaatnya.

"Ini semua bagian dari Implementasi sistem Manajemen Illahiyah. Melalui dukungan pemerintah semoga kedepannya berjalan dengan baik dan lebih memberikan nilai positif terhadap peningkatan kualitas moral dimasyarakat," Katanya. (Relhum)   

Keterangan :
FOTO 1. Kegiatan keagamaan yang dilaksanakan di kediaman Bupati Tanah Bumbu Mardani H Maming.

FOTO 2. Kegiatan Majelis Taklim yang dilaksanakan di Kabupaten Tanah Bumbu.

FOTO 3. Bupati Tanbu Mardani H maming saat kegiatan keagamaan.

FOTO 4 dan 5. Bupati Tanbu Mardani H Maming saat menyalurkan dana hibah untuk peningkatan pembangunan bidang keagamaan di Tanah Bumbu.




Share this article :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | PT. MEDIA FOKUS BATULICIN | TANAH BUMBU
Copyright © 2011. FOKUS BATULICIN - All Rights Reserved