Home » , » Jembatan Penghubung Pulau Kalimantan Diharapkan Dorong Kemajuan Daerah

Jembatan Penghubung Pulau Kalimantan Diharapkan Dorong Kemajuan Daerah

Written By Fokus Batulicin on Kamis, 09 Juli 2015 | 14.46

BATULICIN – Realisasi pembangunan jembatan penghubung antara Pulau Kalimantan tepatnya diwilayah Kecamatan Batulicin, Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu) dengan Pulau Laut, Kabupaten Kotabaru diharapkan dapat mendorong kemajuan pembangunan di kedua wilayah tersebut.
Hal itu disampaikan oleh Bupati Tanbu, Mardani H Maming dalam acara Ground Breaking jembatan penghubung antara Pulau Kalimantan dengan Pulau Laut yang dihadiri oleh Wakil Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel), H Rudy Resnawan bersama jajaranya di Batulicin belum lama tadi.
"Kita jangan melihat besarnya biaya untuk membangun jembatan.Namun kita mesti berpikir betapa besarnya manfaat dan dampak positif pertumbuhan pembangunan yang turut berkembang dengan adanya jembatan itu," tegas bupati.
Setidaknya jembatan tersebut, tambah bupati, nantinya dapat memberikan daya tarik tersendiri bagi para wisatawan. Inipun jadi peluang besar bagi pemerintah daerah untuk terus membangun dan mengembangkan postensi wisata lain sehingga berdampak postif terhadap meningkatnya kesejahteraan masyarakat di daerah.
"Usaha perhotelan bisa jadi turut meningkat. Termasuk usaha industri nantinya bisa lebih berkembang seiring mudahnya sarana transportasi jalan dan jembatan serta obyek wisata yang akan terbangun," katanya.
Pada kesempatan itu, Rudy Resnawan, mengatakan, dengan dimulainya "Ground Breaking" (penghamparan tanah) jalan menuju lokasi rencana pembangunan jembatan penghubung Pulau Kalimantan dengan Pulau Laut, Kotabaru, di wilayah Batulicin adalah pertanda impian masyarakat untuk memiliki sarana jembatan tersebut akan segera terwujud.   

Jajaran pemerintah baik di pusat maupun daerah saat ini sudah sama-sama berkomitmen untuk dapat segera merealisaikan pembangunan jembatan tersebut.
Biaya pembangunan jembatan dipastikan mencapai Rp.3,6 triliun. Panjang jembatan mencapai  6, 475 km, yang jauh lebih panjang dibandingkan Jembatan Suramadu yang hanya mencapai sekitar 5, 438 km.
"Jembatan ini akan menjadi jembatan terpanjang di Indonesia. Pembangunanya dipastikan selesai tahun 2019," kata Rudy Resnawan. (relhum).

Share this article :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | PT. MEDIA FOKUS BATULICIN | TANAH BUMBU
Copyright © 2011. FOKUS BATULICIN - All Rights Reserved