Home » » Cegah Berkembangnya Paham Radikalisme dan Terorisme

Cegah Berkembangnya Paham Radikalisme dan Terorisme

Written By Fokus Batulicin on Selasa, 03 November 2015 | 12.44

BATULICIN – Penjabat Bupati Tanah Bumbu Drs. H. Wahyuddin, M.AP dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Tanah Bumbu (Kesbangpol Kab. Tanbu) Darmiadi, menyambut baik dengan dilaksanakannya Sosialisasi Paham Radikalisme dan Terorisme Bagi Pelajar tingkat SLTA di Kab. Tanbu yang dilaksanakan oleh Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Provinsi Kalimantan Selatan bekerja sama dengan Pemkab Tanbu. 

Menurutnya, dengan dilaksanakannya sosialisasi tersebut, disamping dalam rangka meningkatkan wawasan dan pemahaman bagi para pelajar tentang paham dan aliran yang dapat membahayakan pertumbuhan generasi muda, juga sebagai langkah strategis dalam upaya  untuk menangkal dan membentengi diri pelajar dari faham radikalisme. 

Sehingga dengan sosialisasi ini diharapkan  generasi muda  di Kabupaten Tanah Bumbu akan lebih waspada terhadap ancaman dari luar dan juga sebagai modal  bagi pelajar memahami lingkungan sehingga tidak mudah terpengaruh dengan adanya aliran radikal.

"Ini penting mengingat pelajar khususnya dan generasi muda umumnya adalah target utama propaganda radikalisme," ujar Darmiadi pada saat membuka Sosialisasi Paham Radikalisme dan Terorisme Bagi Pelajar di Kab. Tanbu, belum lama tadi, di Aula Gedung Sekretariat TP PKK Tanbu, Kapet.

Darmiadi juga berpesan, kepada pelajar di Tanbu harus pro aktif bersama pemerintah untuk memberantas paham radikalisme  demi menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Apalagi di tengah maraknya kemajuan teknologi internet dan sosial media saat ini.

 

Disamping itu, peran orang tua agar senantiasa mendampingi dan memberikan pendidikan termasuk ilmu agama kepada anak-anaknya juga merupakan langkah positif yang harus dilakukan guna mencegah radikalisme dan terorisme.

 

Pengurus FKPT Provinsi Kalimantan Selatan, Drs. Aliansyah Mahadi, M.AP mengatakan Sosialisasi ini merupakan program kerja dari FKPT Kalimantan Selatan untuk membantu pencegahan terorisme di daerah serta mengantisipasi tumbuh kembangnya paham radikalisme.

Diakui, Aliansyah, untuk Kalimantan Selatan kondisinya sangat kondusif dan bukan menjadi sasaran terorisme. Namun kita juga harus waspada, meski bukan sasaran terorisme tapi Kalimantan Selatan bisa dijadikan tempat transit bagi teroris.

"Dilihat dari letak geografisnya, Kalimantan Selatan bisa dimasuki melalui jalur darat maupun laut. Selain itu juga, bisa dijadikan perekrutan bagi anggota baru terorisme. Ini  yang harus kita waspadai dan cegah," ujarnya.

Menurut Aliansyah, setiap orang bisa menjadi sasaran penyebarluasan paham terorisme. Namun biasanya yang rentan yaitu orang yang bingung, orang yang merasa tak berharga, orang yang tak kritis, orag yang tertutup atau pendiam diluar kelompoknya, orang yang tak toleran terhadap kelompok lain, serta orang yang mudah meledak-ledak.

Untuk membantu menangkal penyebaran paham terorisme dengan menyebarkan paham keterbukaan. Dengan keterbukaan bisa mencegah aksi terror.

"Dengan keterbukaan, pengenalan terhadap orang lain akan meningkat. Cara paling mudah, misalnya mengenal orang dilingkungan terdekat. Seperti tetangga, earga komplek, kantor, dll," ujar Aliansyah seraya mengatakan selain mempererat hubungan, hal tersebut sangat efektif mencegah pelaku terror bersembungi ditengah masyarakat. (relhum)

Share this article :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | PT. MEDIA FOKUS BATULICIN | TANAH BUMBU
Copyright © 2011. FOKUS BATULICIN - All Rights Reserved