Home » » Basmi Tikus Sawah, Distanpanak Gandeng Babinsa

Basmi Tikus Sawah, Distanpanak Gandeng Babinsa

Written By Fokus Batulicin on Sabtu, 02 Januari 2016 | 16.32

BATULICIN Penjabat Bupati Tanah Bumbu (Tanbu) Drs. H. Wahyuddin, M.Ap menginginkan agar sektor pertanian di Tanbu terus ditingkatkan untuk mencapai target swasembada pangan yang menjadi program nasional dari Pemerintah Pusat.

Untuk itu, ujar Penjabat Bupati Tanbu, Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan Tanbu bersama dengan instansi terkait untuk terus menjalin kerjasama dan komunikasi yang harmonis sehingga pencapaian swasembada pangan dapat terwujud.

Sementara itu, Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan (Distanpanak) Tanbu, Abdul Karim, di Batulicin, Rabu (30/12) kemarin, mengatakan tikus sawah merupakan hama dan musuh utama bagi petani sawah di Kabupaten Tanah Bumbu (Kab. Tanbu).

Menurutnya, hampir semua lahan persawahan di Tanbu hama pengganggunya yaitu tikus sawah. Jika tidak dikendalikan dan dibasmi tentunya dapat menurunkan produkstifitas padi di Bumi Bersujud.

Dengan demikian dikatakan Abdul Karim, Distanpanak Tanbu bersama dengan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait dan dibantu oleh Kodim 1022 Tanbu dan Babinsa melakukan gerakan pengendalian hama tikus disejumlah areal persawahan di Tanbu melalui metode pengasapan.

"Belum lama tadi, di Lahan Persawahan Desa Sungai Rukam Kecamatan Kusan Hulu dan Desa Satu Timur Kecamatan Satui , Distanpanak Tanbu bersama dengan Kelompok Tani, Koramil, Babinsa, Balai Agensi Hayati, Badan Pelakana Penyuluh Pertanian Perikanan dan Kehutanan (BP4K) Tanbu, Petugas Hama Penyakit, Petugas Penyuluh Lapangan, dan Mantri Tani melaksanakan kegiatan pengendalian hama tikus," kata Abdul Karim.

Pengendalian hama tikus ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk mencapai target swasembada pangan dan juga mendukung program tanam serentak yang sudah di mulai pada bulan November lalu.

Diharapkan melalui pengendalian hama tikus, untuk program tanam bulan Oktober Maret (Okmar) dapat berhasil dengan baik.

Adapun metode pengendalian hama tikus melalui pengasapan dari bubuk belerang. Bubuk belerang dibungkus dengan jerami padi kering lalu dibakar. Dan asap dari pembakaran tersebut dimasukan kedalam lubang sarang tikus. Setelah pengasapan kedalam sarang tikus kemudian ditutup dengan tanah. Dalam beberapa menit, tikus yang terkurung didalam sarangnya akan mati.

Dikatakan Abdul Karim, agar lebih efektif, maka pengendalian hama tikus sawah dilakukan pada saat tahap olah lahan dan awal tanam. (relhum)

Share this article :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | PT. MEDIA FOKUS BATULICIN | TANAH BUMBU
Copyright © 2011. FOKUS BATULICIN - All Rights Reserved