Home » » Pemerintahan Jokowi Bakal Salurkan Dana Desa 2,4M Pertahun

Pemerintahan Jokowi Bakal Salurkan Dana Desa 2,4M Pertahun

Written By Fokus Batulicin on Senin, 08 Februari 2016 | 20.36

fokusbatulicin.com,- Pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) makin agresif menyalurkan dana ke puluhan ribu desa di seluruh Indonesia. Targetnya pemerintah akan mencairkan dana desa hingga senilai Rp 111 triliun pada 2018 dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) demi kemajuan desa.

Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan, Luhut Binsar Pandjaitan mengungkapkan, pemerintah telah mengucurkan dana desa sebesar Rp 21 triliun pada tahun lalu. Sementara pagu anggaran dana desa dalam APBN 2015 senilai Rp 47 triliun.

"Di 2017, ditargetkan dana desa mencapai Rp 81 triliun dan Rp 111 triliun pada tahun berikutnya. Dengan demikian, puluhan ribu desa di seluruh Indonesia akan menikmatinya," kata Luhut saat Forum 2016: The Year of Investment, di Hotel Ritz Carlton Jakarta, Kamis lalu.

Dengan anggaran besar tersebut, diakui Luhut, Rp 1,1 miliar akan mengalir ke kas desa pada tahun ini. Sementara jatah di tahun depan sebesar Rp 1,7 miliar dan di tahun berikutnya meningkat lagi menjadi Rp 2,4 miliar per desa.

"Dana desa ini bisa dialokasikan untuk membangun infrastruktur, koperasi dan membiayai bisnis Usaha Kecil dan Menengah (UKM) sambil melihat potensi di daerah tersebut. Sehingga perekonomian desa dapat berkembang, menciptakan lapangan kerja dan mengurangi angka pengangguran serta kemiskinan," tegasnya.

Luhut optimistis, apabila dana desa ini dipergunakan untuk kegiatan produktif, maka itu akan menyumbang kontribusi terhadap perekonomian nasional. Bahkan melalui upaya itu, ia meyakini pertumbuhan ekonomi Indonesia akan mencapai 6 persen dari target 5,3 persen-5,6 persen.

"Pertumbuhan ekonomi sekitar 6 persen tahun ini bisa tercapai jika dana desa terserap dengan baik. Saya tidak ragu itu. Pokoknya semua investor tidak perlu khawatir, semua terkontrol dengan baik," ucap Luhut.**

Sebelumnya Menteri Desa, Pembangunan Desa Tertinggal (PDT) dan Transmigrasi Marwan Jafar menyatakan alokasi dana desa pada tahun ini meningkat menjadi Rp 47 triliun dari tahun sebelumnya Rp 20,7 triliun.

"Tahun lalu adalah tahun pertama dana desa diberikan sebagai stimulus. Semula Rp 20,7 triliun dan tahun ini meningkat dua kali lipatnya menjadi Rp 47 triliun," ungkap Marwan melakukan dialog interaktif dengan ratusan kepala desa di Kabupaten Tangerang.

Dengan anggaran sebesar itu,Marwan Jafar memprediksi setiap desa di Indonesia bisa menerima dana desa sebesar Rp 600 juta sampai Rp 800 juta. Hal itu tergantung dari tingkat kebutuhan dan juga keadaan geografis pedesaan itu sendiri.

Tidak hanya dari dana desa, setiap desa juga akan mendapat dana pendamping dari pemerintah daerah setempat yang disesuaikan dengan kemampuan anggaran pendapatan belanja daerah (APBD). Sehingga, lanjut Marwan Jafar,  tiap desa bisa mendapatkan anggaran sekitar Rp 1,5 miliar di tahun ini.

Untuk pencairannya, menteri asal Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu menjelaskan, tahun ini akan sangat berbeda dengan tahun sebelumnya. "Sebelumnya kan sampai tiga tahap, dengan komposisi 40-40-20 persen. Nantinya diusahakan dua tahapan dengan komposisi 50-50 persen," ungkapnya.

Dengan komposisi tersebut, Marwan Jafar mengusahakan untuk satu tahapan atau langsung. Dengan jumlah dana desa yang lebih besar lagi atau tiga kali lipat dari tahun ini. "Tahun 2017, saya usahakan itu," tegasnya.

Dengan adanya pembagian dana desa sebesar itu, pemerintah pusat berharap aparat desa bisa menggunakan dengan pembangunan infrastruktur padat karya. Maksudnya, pembangunan dilakukan dengan memanfaatkan kekayaan dan sumber daya manusia (SDM) yang ada di desa tersebut.

"Jangan dipihak ketigakan atau diserahkan ke kontraktor. Dan jangan bangun kantor desa dulu atau fasilitas lainnya, sebelum infrastruktur selesai," pungkasnya. (Fik/Zul//Pramita Tristiawati/Ndw)

--Sumber Berita dikutip dari liputan6.com--

Share this article :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | PT. MEDIA FOKUS BATULICIN | TANAH BUMBU
Copyright © 2011. FOKUS BATULICIN - All Rights Reserved