Home » » Team Naga : "Medan Extreme, Uji Kesabaran dan Kepiawaian"

Team Naga : "Medan Extreme, Uji Kesabaran dan Kepiawaian"

Written By Fokus Batulicin on Selasa, 16 Februari 2016 | 08.35

Big Boss Team Naga H Samsuddin atau yang lebih dikenal H Sam, Offroader berpengalaman yang berasal dari Batulicin Kalimantan Selatan ini, mengaku disetiap track memiliki nuansa dan tantangan yang berbeda. Disitulah menurutnya wadah uji nyali, uji kesabaran dan uji kepiawaian sang pengendali atau Driver. Selain Motor, fungsi Co Drive dan Mekanik secara tehnis memiliki posisi yang sama pentingnya. Diperlukan fungsi dan kerjasama yang baik dari semua komponen tersebut agar dapat melewati setiap tantangan.

Rois Sunandar H Maming yang merupakan Offroader BAT-69 Project bersma Pangeran Pippo, mengatakan meskipun di track Merapi sempat terjadi insiden tergulingnya mobil offeoad asal bandung sejauh lebih dari 20 meter ke bawah namun tidak menyurutkan langkah para offroader lainnya. Begitu juga saat melanjutkan perjalanan dari merapi menuju wonogiri, hujanpun sempat turun dan memperparah kondisi medan.

" pokoknya luar biasa" ujar Rois yang saat itu diamini Pangeran Pippo.

Pangeran Pippo menambahkan, dirinya berharap Team Naga bisa menyelesaikan setiap rute hingga finish di Bali nanti dengan selamat. " kami mohon doa dari kita semua, semoga Team Naga dibawah Pimpinan H Sam, bisa mengharumkan nama Kalimantan Selatan Khususnya Tanah Bumbu" tambahnya.

Sementara Event Director IOX Jogja-Bali 2016, Sri Hascaryo kepada wartawan dalam temu pers di PKKH UGM beberapa waktu lalu  mengatakan gelaran kelima IOX ini cukup spesial dibandingkan dengan empat event sebelumnya. Menurut dia, misi kebudayaan dan pariwisata lebih dikedepankan mengingat Yogyakarta dan Bali merupakan dua destinasi wisata unggulan Indonesia.

"Kami mendapatkan permintaan dari peserta dan jurnalis asing untuk secara khusus melewati Yogyakarta, dan menurut kami itu ide yang luar biasa. Maka itu tahun 2016 kami wujudkan dengan rute Yogya Bali karena dua kota ini merupakan ikon pariwisata Indonesia," ungkapnya.

Tak hanya dua kota ini saja yang akan diperkenalkan dalam ekspedisi offroad IOX kali ini, namun kota-kota yang disinggahi di 15 pos pun mendapatkan kesempatan untuk diekspos ke ranah internasional. Expedition leader, Syamsir Alam telah mempersiapkan tempat beristirahat para rider yang juga ikonik di masing-masing daerah.
"Kita akan lewati 15 pos yang sangat indah dan luar biasa, jadi kami bisa kenalkan pariwisata daerah-daerah yang dilewati. Borobudur, Merapi, Gajah Mungkur, Prigi, Sine, Malang hingga Kintamani nantinya akan kita lewati selama 16 hari perjalanan," terangnya pada wartawan.

Di Yogyakarta, para peserta akan disuguhkan pengalaman offroad ringan dengan mengedepankan wisata. "Hari pertama kedua nanti masih santai, kita bawa peserta berfoto di Merapi dan membuat camp di kaki gunung, mengapa karena kita ingin mereka menikmati dan menyebarkan virus positif pariwisata," lanjut offroader berpengalaman in (L3y)
Share this article :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | PT. MEDIA FOKUS BATULICIN | TANAH BUMBU
Copyright © 2011. FOKUS BATULICIN - All Rights Reserved