Home » » Amuntai, Tanjung dan Paringin Berpeluang Saksikan Gerhana Total

Amuntai, Tanjung dan Paringin Berpeluang Saksikan Gerhana Total

Written By Fokus Batulicin on Sabtu, 05 Maret 2016 | 08.07

Gerhana Matahari 9 Maret 2016 di Kalimantan Selatan

Gerhana matahari adalah fenomena berubahnya bentuk matahari karena tertutupi oleh bulan baik sebagian ataupun seluruhnya. Dengan begitu matahari yang awalnya terlihat bulat sempurna akan berubah menjadi sabit pada gerhana matahari sebagian (GMS) ataupun hilang seluruhnya pada gerhana matahari total (GMT). Untuk mempermudah menyatakan seberapa besar matahari tergerhanai oleh bulan, maka digunakan pula patokan magnitudo gerhana.

Magnitudo gerhana adalah perbandingan antara diameter matahari yang tergerhanai oleh bulan dan diameter matahari secara keseluruhan saat puncak gerhana terjadi. Jika magnitudo gerhananya 1 atau lebih dari 1 maka matahari tergerhanai total. Namun jika magnitudonya kurang dari 1 maka matahari tergerhanai sebagian. Jadi semakin besar magnitudonya, semakin besar pula itensitas gerhana matahari yang bisa disaksikan.

Pada Rabu, 9 Maret 2016 beberapa wilayah di Indonesia akan dilintasi gerhana matahari total. Namun sayangnya gerhana matahari total tersebut hanya bisa disaksikan di beberapa wilayah saja. Di antaranya adalah Sumatera Barat, Bengkulu, Jambi, Sumatera Selatan, Bangka Belitung, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah, dan Maluku Utara.

Provinsi Kalimantan Selatan adalah salah satu provinsi yang dilintasi gerhana matahari total. Meskipun begitu hanya Kalimantan Selatan bagian utara yang akan dilintasi gerhana matahari total. Sedangkan Kalimantan Selatan bagian selatan tidak akan tidak dilintasi sehingga hanya bisa menyaksikan gerhana matahari sebagian. Jadi nanti di Kalimantan Selatan akan terbedakan menjadi 2 wilayah. Yaitu wilayah gerhana matahari total dan wilayah gerhana matahari sebagian.

Kota-kota di Kalimantan Selatan yang dilintasi gerhana matahari total adalah Amuntai, Tanjung, dan Paringin. Magnitudo gerhana matahari total di masing-masing kota adalah 1,005 di Amuntai, 1,013 di Tanjung, dan 1,008 di Paringin. Sedangkan durasi gerhana matahari total di Amuntai 1 menit 50 detik, Tanjung 2 menit 28 detik, dan Paringin 2 menit 8 detik. Karena memiliki magnitudo dan durasi gerhana matahari total terbesar maka Tanjung menjadi lokasi terbaik untuk mengamati gerhana matahari total 9 Maret 2016 di Kalimantan Selatan.

Gerhana matahari total di Kalimantan Selatan akan diawali dengan fase gerhana matahari sebagian. Secara umum gerhana matahari sebagian dimulai pada pagi hari pukul 07:24 WITA. Ketinggian matahari ketika awal gerhana matahari sebagian sekitar 14 derajat. Jadi Masyarakat di Kalimantan Selatan bisa menyaksikan awal mula Bulan "menggigit" Matahari hingga gerhana matahari berakhir seutuhnya.

Setelah fase gerhana matahari sebagian akan terlihat fase gerhana matahari total. Waktu terjadinya awal, puncak, dan akhir gerhana matahari total di Kalimantan Selatan berbeda-beda di tiap lokasinya. Ketinggian matahari ketika gerhana matahari total di Kalimantan Selatan sekitar 30 derajat. Sedangkan setelah gerhana matahari total berakhir maka kembali akan terlihat fase gerhana matahari sebagian.

Gerhana matahari sebagian di Kalimantan Selatan akan berakhir pukul 09:49 WITA. Ketinggian matahari ketika gerhana matahari sebagian berakhir sekitar 50 derajat. Dengan berakhirnya gerhana matahari sebagian ini maka berakhir pula rangkaian gerhana matahhari total di Kalimantan Selatan. Berikut ini adalah detail gerhana matahari total di Kalimantan Selatan:

Gerhana Matahari Total 9 Maret 2016 di Amuntai Magnitudo - 1,005
Awal GMS - 07:24:01 WITA
Awal GMT - 08:30:37 WITA
Puncak GMT - 08:31:33 WITA
Akhir GMT - 08:32:28 WITA
Akhir GMS - 09:49:14 WITA
Durasi GMT - 1 Menit 50 Detik
Durasi GMS - 2 Jam 25 Menit

Gerhana Matahari Total 9 Maret 2016 di Tanjung Magnitudo - 1,013
Awal GMS - 07:24:13 WITA
Awal GMT - 08:30:39 WITA
Puncak GMT - 08:31:53 WITA
Akhir GMT - 08:33:07 WITA
Akhir GMS - 09:49:45 WITA
Durasi GMT - 2 Menit 28 Detik
Durasi GMS - 2 Jam 25 Menit

Gerhana Matahari Total 9 Maret 2016 di Paringin Magnitudo - 1,008
Awal GMS - 07:24:10 WITA
Awal GMT - 08:30:46 WITA
Puncak GMT - 08:31:50 WITA
Akhir GMT - 08:32:54 WITA
Akhir GMS - 09:49:42 WITA
Durasi GMT - 2 Menit 8 Detik
Durasi GMS - 2 Jam 25 Menit

Di Kalimantan Selatan selain di wilayah yang dilintasi gerhana matahari total maka hanya akan menyaksikan gerhana matahari sebagian. Magnitudo gerhana matahari sebagian di Kalimantan Selatan terentang antara yang terbesar 0,999 di Barabai hingga yang terkecil 0,952 di selatan Pelaihari. Itu artinya semakin ke utara maka itensitas gerhana matahari sebagian yang bisa disaksikan pun akan semakin besar.

Secara umum gerhana matahari sebagian di Kalimantan Selatan dimulai pada pagi hari pukul 07:24 WITA. Ketinggian matahari ketika awal gerhana matahari sebagian sekitar 14 derajat. Jadi Masyarakat di Kalimantan Selatan bisa menyaksikan awal mula Bulan "menggigit" Matahari hingga gerhana matahari berakhir seutuhnya.

Di Kalimantan Selatan akan terlihat piringan bulan menutupi bagian selatan dari piringan matahari. Puncak gerhana matahari sebagian terjadi pukul 08:31 WITA dengan ketinggian matahari 30 derajat. Dan akhir gerhana matahari sebagian terjadi pukul 09:49 WITA dengan ketinggian matahari 50 derajat. Durasi gerhana matahari sebagian di Kalimantan Selatan sekitar 2 jam 28 menit.

(Sumber informasi ini dikutip dari Kalastro.xyz)

Foto : intensitas gerhana matahari di beberapa magnetudo. Kredit BMKG

Share this article :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | PT. MEDIA FOKUS BATULICIN | TANAH BUMBU
Copyright © 2011. FOKUS BATULICIN - All Rights Reserved