Home » » Kodim dan Distanpanak Gelar Bimtek Petani

Kodim dan Distanpanak Gelar Bimtek Petani

Written By Fokus Batulicin on Selasa, 05 April 2016 | 07.17

BATULICIN - Masih kurangnya pengetahuan dan keterampilan para petani dalam pemanfaatan alat dan mesin pertanian masih dirasakan sebagai kendala yang banyak di temui dilapangan. Untuk itu, Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan Kabupaten Tanah Bumbu (Distanpanak Tanbu) bekerjasama dengan KODIM 1022 TNB melalui Koramil Satui menggelar Bimbingan Tekhnis (Bimtek) Penggunaan Mesin Tanam Padi Jajar Legowo serta pelatihan perawatan hand traktor.

Bimtek cara menggunakan alat mesin pertanian tersebut dibuka Kepala Distanpanak Tanbu, Abdul Karim, belum lama tadi  di Desa Sungai Danau Kecamatan Satui dan dihadiri pula Dandim 1022/TNB, Camat Satui, Muspika Kecamatan Satui, Kades Satu Timur dan Kades Sungai Danau, Mantri Tani Kecamatan Satui, Anngota Kelompok Tani, dan manajemen PT Usaha Baratama Jasindo Satui.

Kadistanpanak Tanbu, Abdul Karim, mengatakan alat mesin pertanian memiliki peran penting dalam upaya pencapaian swasembada pangan dikarenakan dengan penerapan alat mesin pertanian dalam kegiatan usaha tani dapat memberikan mutu hasil yang lebih baik dan dilakukan dengan lebih efesien dan efektif.

Selain itu, melalui pemanfaatan alat mesin pertanian akan mendukung upaya pemecahan masalah kelangkaan dan mahalnya upah tenaga kerja disektor pertanian yang banyak terjadi di daerah sehingga akan berdampak pada peningkatan produksi kuantitas maupun kualitas .

Pelatihan cara menggunakan mesin tanam jajar legowo dan perawatan hand traktor merupakan langkah lanjutan dari bantuan pemerintah daerah berupa alat mesin pertanian kepada kelompok tani, ujar Karim.

Bantuan alat mesin pertanian merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan produksi tanaman pangan dan kesejahteraanmasyarakat petani.
Dalam pelatihan tersebut, para anggota kelompok tani Kayuh Baimbah serta petani sekitar diberi kesempatan seluas-luasnya untuk mempelajari mekanisme dan perawatan alat mesin tanam padi jajar legowo serta hand traktor roda dua kepada praktisi berpengalaman dari Tim Balai Alsintan Provinsi Kalimantan Selatan yang dipimpin Miswanto. 
Selain itu dilakanakan pula praktek penanaman padi secara jajar legowo pola 2 2 serta penggunaan pupuk organic dan alami. Percontohan dilakukan pada lahan seluas 10 Ha dan diharapkan para petani Gapoktan Kayuh Baimbai dapat menerapkan pada lahan masing-masing dengan potensi lahan lebih dari 275 Ha. (relhum)

Share this article :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | PT. MEDIA FOKUS BATULICIN | TANAH BUMBU
Copyright © 2011. FOKUS BATULICIN - All Rights Reserved