Home » » Riduan, Takut Bertemu dengan Tamu yang datang menjenguk

Riduan, Takut Bertemu dengan Tamu yang datang menjenguk

Written By Fokus Batulicin on Selasa, 21 Juni 2016 | 03.38

*Wabup Perintahkan Dinkes Segera Tangani hingga Tuntas*

BATULICIN- Usai Melaksanakan Shalat Tarawih, Wakil Bupati Tanah Bumbu H Susian Noor bersama Petugas Dinas Kesehatan H. Rahman, dan Staff Khusus Bidang Kesehatan H. Ardiansyah serta sejumlah petugas medis lainnya, pada Senin (20/6) malam berkunjung kerumah pasien penderita Tumor Kepala, Riduan (6) putra tunggal dari Abdul Gafur warga deaa Bersujud Gg Mangga II, Rt 14 Kecamatan Simpang Empat Tanah Bumbu.

Kunjungan tersebut dilakukan setelah mendapat informasi dari media sosial, tentang adanya pasien Tumor yang dinilai perlu mendapat perhatian dan penanganan serius secara medis. Mengingat jenis penyakit yang diderita Riduan sudah merupakan penyakit sejak lahir dan harus ditangani dengan jalan satu satunya yakni harus menjalani operasi.

Menurut penuturan Abdul Gafur, sang ayah. Bahwa pada usianya 6 bulan, ruduan sempat mendapatkan penanganan medis dari Puskesmas, Rumah  Sakit Tanah Bumbu hingga ditangani pra operasi di Banjarmasin. Namun lantaran kesibukan orang tuanya untuk mencari nafkah, serta minimnya biaya diluar operasi saat itu, mengharuskan orang tuanya menunda pelaksanaan operasi. Selain itu, faktor lain kondisi Riduan yang sangat lemah dan mengidap sakit batuk yang cukup lama, maka oleh dokrer di RSUD Ulin menyarankan untuk dibawa pulang.

"Alasan dokter ada dua saat itu, yakni pertama Riduan sedang sakit batuk, dan kedua kartu Jamkesda kami mati alias masa berlakunya habis, maka tidak bisa dilakukan operasi. Alasan dari kami pihak keluarga, kasian melihat Riduan yang selama 1 bulan berada di pembaringan tidak ditangani langsung oleh dokter dengan alasan berbagai diagnosa saat itu. Selama satu bulan, setiap meliat dokter atau tamu yang datang ia selalu menangis trauma. Belum lagi kami saat itu tidak memiliki uang yang cukup untuk bertahan hidup di banjarmasin selama menjaga Riduan di rumah sakit, meskipun segala pengobatan ditanggung Jamkesda" ujar gafur.

H Sudian Noor Selaku Wakil Bupati di Hadapan Tim Kesehatan yang mendampinginya malam itu, meminta untuk lebih memperhatikan penanganan pasien seperti ini, dan meminta agar kejadian seperti itu tidak terulang lagi. Kalau soal uang pendamping dan tempat tinggalnya selama mendampingi pasien harusnya Dinas Kesehatan juga turut mengupayakannya. Agar semua kegiatan perawatan operasi maupun pengobatan lainnya tidak terhambat.

"Tolong tangani ini dengan benar, saya minta laporan penanganannya setiap smwaktu Update" pinta Wakil Bupati Tanah Bumbu ini kepada H Rahman selaku orang Dinas Kesehatan yang dipercaya menyelesaikan permasalahan ini. Baik penanganan  fisiknya maupun urusan administrasi pasien.

Menurut H Rahman, kejadian waktu itu bisa saja tidak terjadi jika orang tua pasien terus berkoordinasi dengan pihak dinas kesehatan Tanah Bumbu, terkait segala bentuk permasalagan yang dihadapi pasien selama di Rumah sakit Banjarmasin.

"Untuk tempat tinggal pendamping pasien dipersiapkan mess, yang sangat dekat dengan Rumah Sakit ulin saat berada di Banjarmasin, begitu juga untuk uang makan dipersiapkan dari Dinas Kesehatan" ujar H Rahman.

Selain mengunjungi Riduan, Wakil Bupati dan Rombongan juga mengunjungi tempat tinggal Nanang(45) yang merupakan paman dari Riduan sendiri, yang juga memiliki nasib yang tidak jauh berbeda.

Nanang, bertempat tinggal disamping rumah Gafur, sudah dua bulan terakhir ini tidak bisa melakukan aktifitas seperti biasanya, hanya tergeletak dipembaringannya lantaran penyakit paru komplikasi yang ia derita tak kunjung membaik, hingga menggerogoti tubuhnya yang terus menurun.

Usai memberikan santunan, Wabub kembali meminta agar Dinas Kesehatan dan Rumah Sakit di Tanah Bumbu menangani kasus ini dengan baik, hingga keduanya benar benar sehat. (L3Y)

Share this article :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | PT. MEDIA FOKUS BATULICIN | TANAH BUMBU
Copyright © 2011. FOKUS BATULICIN - All Rights Reserved