Home » » Tanbu Bentuk Desa Mandiri Benih

Tanbu Bentuk Desa Mandiri Benih

Written By Fokus Batulicin on Rabu, 15 Juni 2016 | 12.53

BATULICIN – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu (Pemkab Tanbu)  membentuk Desa Mandiri Benih (DMB) untuk mendorong peningkatan program ketahanan pangan secara nasional sekaligus memenuhi kebutuhan bibit unggul bagi para petani.

"Unit Desa Mandiri Benih yang tahun ini akan dibentuk berlokasi di Desa Sungai Rukam Kecmatan Kusan Hulu dan kondisinya saat ini masih tahap persiapan," kata Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan (Distanpanak) Tanbu, Abdul Karim, Rabu (15/6) di Batulicin.

Sejumlah persiapan yang saat ini dilakukan pemerintah daerah untuk membentuk unit DMB di Desa Sungai Rukam antara lain menyediakan gudang penyimpanan benih, pembuatan lantai penjemuran benih, penyaluran saprodi dan sejumlah bantuan lain yang dibutuhkan oleh petani.

Pembentukan DMB tahun ini merupakan kelanjutan dari hasil pengembangan DMB tahun 2015 lalu, yang berlokasi di tiga kecamatan tepatnya di Desa Pakatelu dan Desa Pulau Tanjung Kecamatan Kusan Hilir, Desa Karang Mulya Kecamatan Kusan Hulu, dan Desa Sumber Baru Kecamatan Angsana.

Melalui program DMB, diharapkan bisa menjamin ketersediaan benih unggul khususnya di desa yang bersangkutan secara berkelanjutan. "Bahkan kalau bisa dapat tumbuh dan berkembang menjadi sebuah usaha perbenihan yang mapan baik secara fungsional dan kelembagaan," katanya. 

Bibit unggul yang dihasilkan kedepan juga diharapkan bersertifikat dari penangkar lokal. Sertifikat itu dimaksudkan untuk lebih menyakinkan petani bahwa kualitas bibit tersebut tidak kalah dengan bibit unggul yang secara umum banyak terjual dipasaran.

Abdul Karim menambahkan, dalam hal penangkaran benih Pemkab Tanbu tidak hanya fokus pada jenis komoditi padi saja. Namun komoditi lain dari sektor tanaman palawija seperti kedelai, juga sudah nsejak lama turut dikembangkan.

Tahun ini pemerintah daerah melalui Distanpanak juga kembali menyalurkan bantuan benih kedelai kepada kelompok tani yang tersebar di beberapa kecamatan seperti Kusan Hulu, Karang Bintang, Kusan Hilir, Kuranji, Angsana dan Satui sebanyak 25 Ton untuk luasan tanam sekitar  500 Ha.

Hal ini merupakan salah satu bentuk dari komitmen dan kerja keras pemerintah daerah untuk lebih meningkatkan ketersediaan kebutuhan pangan masyarakat di daerah.  

Bupati Tanah Bumbu, Mardani H Maming, mengatakan upaya peningkatan pengembangan sektor tanaman pangan seperti padi, jagung, dan kedele (Pajale) sudah menjadi fokus perhatian pemerintah dearah untuk menjamin ketersediaan pangan bagi masyarakat lokal, sekaligus mendukung program peningkatan ketahanan pangan nasional.

Sektor ketahanan pangan dianggap cukup penting untuk terus dikembangkan guna menambah jenis komoditi masyarakat lokal yang layak dipasarkan sehingga menjadi sumber penghasilan baru bagi para petani.

"Tanah Bumbu setiap tahun sudah swasembada padi. Selain mempertahankan swasembada komoditi tersebut, langkah kedepannya pemerintah daerah melalui Dinas tanaman pangan juga akan lebih fokus mengembangkan kedelai agar ketersediaan benih kedelai yang selama ini cukup sulit bisa terpenuhi secara mandiri dan berkelanjutan," tegas bupati. (adv/relhum)

Share this article :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | PT. MEDIA FOKUS BATULICIN | TANAH BUMBU
Copyright © 2011. FOKUS BATULICIN - All Rights Reserved